Agar perjalanan skripsimu lancar, wajib hukumnya menghindari kesalahan-kesalahan berikut ini

Skripsi Sumber Foto : Photobucket.com

Mampu tidaknya kamu mendapat gelar sarjana ditentukan lewat yang namanya skripsi. Skripsi seakan menjadi momok penentuan terakhir mahasiswa.

Sebelum melangkah lebih jauh menerjuni dunia skripsi ada baiknya mulai sekarang kamu membaca ulasan berikut ini, agar tidak salah dalam melangkah. Kesalahan-kesalahan ini lah yang nantinya membuat skripsi kamu ngadat :

Malas Mengumpulkan Draft Skripsi.

Namanya juga mahasiswa, pasti ada aja lika-liku hidupnya. Apalagi waktu momen skripsi. Akan ada banyak kejadian yang bikin frustasi. Salah satunya kamu malas mengumpulkan draft skripsi.

Hei, sehari saja kamu tunda karena malas atau lupa, itu sama halnya dengan sehari kamu menunda kelulusan dan jauh dari pernikahan. Eeeee …

Bayangkan jika hal ini terjadi padamu!

Hargai diri kamu yang sudah bekerja keras merevisi draft skripsi lalu kumpulkan segera.

Lupa Janjian Sama Dosen Pembimbing.

Hal ini sering kali di lakukan oleh mahasiswa.

Kamu sibuk main sampai-sampai lupa untuk janjian sama dosen. – Cepet gih, ajak ketemuan! –

Yang lebih parah lagi, ketika kamu berhasil untuk janjian kamu justru melupakan hari konsul bersamanya.

Hasilnya dosen kamu bakalan malas ngeladeni skripsi kamu. Duh, gimana mau lulus? Dosen memang bukan Tuhan yang menentukan susah sulitnya jalan hidup seseorang, tapi dosen akan mempermudah jalan skripsimu jika kamu juga belajar untuk bertanggung jawab.

Menunda revisi Skripsi pasca Sidang.

Skripsi kamu bakalan ngadat kalo kamu nggak segera merevisi skripsi kamu setelah sidang.

Adalah hal wajar, setelah sidang sempro atau kompre kamu merasa lega sekaligus sedikit bersantai karena kamu telah melalui satu ujian.

Tapi jangan terlena dengan itu, karena kalo nggak segera kamu revisi sama aja bohong.

Perbaiki revisi kamu sekarang, jangan bekerja setengah-setengah itu bikin kamu makin molor ke depannya.

Laptop rusak karena virus.

Mengakulah betapa mahajengkelnya ketika hal ini terjadi.

Sebenarnya hal seperti ini bukan salah kamu karena ini terjadi di luar kendalimu. Tapi akan beda kasusnya kalo leptop kamu rusak karena di dalem leptop kamu berisi hal-hal yang tidak sepatutnya ada di situ. Wovger tau kan yang dimaksud. Download-an yang berbau ehem-ehem yang kerap mewarnai laptopmu.

Saking asiknya kamu nggak sadar kalo lagi ternak virus dan mereka bikin kerajaan di sana, bikin koloni, jadi penguasa laptop!

Apa jadinya kalau si virus yang sudah bener-bener menjadi penguasa laptopmu itu sampai menghilangkan seluruh folder skripsi kamu yang susah-susah kamu bikin. Iya kalo udah di copy kalo enggak? Salah siapa hayo?

Data yang kurang komplit.

Beberapa dari kamu pasti mengalami hal ini. Jangan terburu-buru untuk menyelesaikan penelitian kalo memang datanya kurang. Karena dosen akan tau mana mahasiswa yang kerjanya serius dan mana yang pingin cepet-cepet lulus tapi isi skripsinya nol.

Sikap terburu-buru kamu ini patutnya dikurangi karena ketika data penelitian kamu kurang akan berdampak dengan hasil dari skripsi itu sendiri. Skripsi kamu jadi nggak valid. Ujung-ujungnya kamu akan balik lagi untuk mencari data tambahan atau justru suruh ngulang penelitian.

Fatal banget kan??!?!?… banget!

Kurang Teliti.

Kesalahan ini juga kerap dilakukan sebagian mahasiswa. Kurang teliti ini bisa banyak hal, mulai dari hal sepele seperti typo dalam penulisan, tidak mencantumkan sumber di halaman skripsi kamu. Apalagi kalo kamu udah lupa nyantumin daftar pustaka. Udah dipastikan kelulusan kamu tertunda.

Beberapa dosen yang super teliti, super perfeksionis, jelas akan meminta kamu untuk bertanggung jawab.

Jangan malas untuk membaca ulang skripsi kamu. Lakukan secara perlahan tapi pasti ya.

Melakukan plagiasi.

Kamu udah dikasih tau kalo plagiasi adalah perilaku yang tidak sepatutnya kamu teladani.

Ketika kamu melakukan ini sama saja bikin masalah tambah rumit.

Kamu bisa saja di Drop Out karena kamu melakukan plagiasi atau menjiplak.

Kalo kamu nggak percaya, sekarang ada software untuk mengecek ulang apakah tulisan kamu masuk plagiat atau bukan.

Hati hati ya Wovger, karena kamu nggak suka ngerjain bukan berarti bikin kamu putus asa dan bertindak ceroboh.

Salah Print Lembar Revisi.

Lupa save

Foto : 9Gag.com

Jangan sampai lakukan ini ya. Salah print lembar revisi bikin kamu nyesek. Apalagi kalo lembaran itu ketuker sama yang belum kamu revisi padahal aslinya kamu udah ngerjain revisi itu.

Bisa jadi akan ada salah paham antara kamu sama dosen. Kamu dikira nggak niat ngumpulin draft. Perkara salah paham, bisa bisa skripsi kamu molor lagi deh..

Lupa melengkapi syarat SAH skripsi.

Isi dari skripsi bukan melulu soal Bab 1 sampai Bab 5 tapi kamu perlu menambahkan hal-hal yang menjadi syarat SAH nya skripsi. Seperti lembar pengesahan, lembar orisinilitas dan lembar-lembar lain yang membutuhkan tanda tangan dosen.

Ketika kamu lupa untuk mencantumkan hal tersebut skripsi kamu dianggap tidak SAH.

Ibaratnya, pernikahan nggak akan SAH kalo nggak ada saksi, ya sama kalo skripsi kamu nggak ada saksi yang menandatangani lembar pengesahan kamu.

Lupa input skripsi waktu KRS Online.

Wah,,,kalo ini udah parah tingkat dewa ya Wovger. Akibat kebanyakan leha-leha, pas waktunya KRS online kamu lupa input skripsi. Alhasil kamu harus urusan sama pihak akademik buat minta KRS ulang secara manual. Harus cari-cari dan minta tanda tangan dosen pembimbing akademik untuk yang kedua kali.

Lebih parah lagi kalo endingnya kamu disuruh KRS ulang di semester berikutnya.

Ups…jangan sampai hal ini terjadi ya…

Nah, buat Wovger yang ingin skripsinya lancar jaya, hindari kesalahan-kesalahan di atas ya.

Selamat mengerjakan skripsi!