Jangan jadi jomblo biasa! Jadilah high quality jomblo dengan tips berikut ini!

Andrew Darwis Sumber Foto : Panduanblog.co

Selain meroketnya harga dollar yang sedang menghantam negeri ini, isu mengenai status jomblo seseorang juga membuat masyarakat Indonesia menjadi resah. Apalagi jumlah penduduk semakin bertambah.

Pertumbuhan penduduk berbanding lurus dengan pertumbuhan kaum jomblo.

Mengapa kaum jomblo dianggap meresahkan? Karena keberadaannya mengkhawatirkan kaum yang sudah memiliki pasangan. Bagi mereka, kaum jomblo merupakan tikungan yang harus diwaspadai. Karena mereka sewaktu-waktu bisa menyerobot salah satu pasangan yang sedang menjalin asmara.

Jomblo sering menjadi tanda tanya di mata masyarakat. Seseorang itu memang jomblo karena memilih, atau jomblo karena emang nggak ada pilihan alias nggak laku?

Wahai Wovger tercinta yang masih jomblo, kalian pasti nggak pengen pandangan-pandangan di atas melekat pada diri kalian kan? Nah, sekarang saatnya berubah! Emangnya cuma Power Ranger aja yang punya kalimat “Saatnya Berubah!” – Jomblo boleh punya juga dong. Tunjukkan bahwa kamu merupakan jomblo berkualitas yang layak untuk menjadi pendamping hidup. Bagaimana caranya? Ikuti petunjuk di bawah ini, agar kamu tidak tersesat dalam lautan luka dalam.

Berhubung kamu nggak punya pasangan, alihkan perasaan cinta ke diri sendiri. Kenali dan cintai dirimu.

Seberapa besar kamu mengenali diri sendiri? Seberapa dekat kamu dengan dia? Tidak semua orang mampu menjawab pertanyaan barusan loh. Nampaknya, kita sangat mengenal diri sendiri namun kenyatannya bisa jadi sama sekali tidak. Buktinya? Kita sering membuang waktu untuk kegiatan yang nggak perlu. Padahal, diri kita aslinya nggak butuh kegiatan tersebut.

Misalnya, persediaan uang tinggal Rp 100.000 di kantong untuk makan satu bulan. Niatnya sih cuma nemenin temen cari baju, eh nggak taunya malah beli baju yang harganya Rp 110.000.

Kebutuhannya apa, keinginannya apa.

Akhirnya, mau nggak mau kamu harus ngutang demi menyambung hidup. Atau kalau kepepet nggak ada yang dihutangi, akhirnya kamu memburu resepsi-resepsi pernikahan dan pengajian di sekitar tempat kamu tinggal.

Wovger pasti pernah gitu kan? Udah, ngaku aja.

Hindari semua bentuk negativisme: hindari pola pikir negatif, perasaan negatif, dan perilaku negatif.

berpikir positif

Foto : cnn.com

Apa itu negativisme? Negativisme adalah segala bentuk pola pikir, perasaan, dan perbuatan yang mengarah pada hal-hal negatif. Pola pikir negatif misalnya, cenderung mengkhawatirkan sesuatu yang padahal kekhawatiran itu belum terjadi. Hanya reka-rekaan yang diciptakan oleh imajinasi sendiri.

Perasaan negatif itu bisa berupa perasaan iri, buruk sangka, dengki, sombong, dsb. Perbuatan negative, misalnya kayak tawuran, nge-drugs dan men-sliding tekel nenek-nenek yang lagi jalan pakai tongkat.

Pelajari bagaimana memiliki body language yang baik.

Radityadika

Foto : Facebook

Ciri-ciri orang yang berkualitas bisa dilihat dari bahasa tubuhnya. Bahasa tubuh yang baik akan mempermudah kamu menambah teman baru.

Memiliki bahasa tubuh yang baik membuatmu terlihat keren dibanding yang lainnya.

Sayangnya, sekolah tidak memberikan pelajaran tentang bahasa tubuh, yang harus Wovger lakukan adalah belajar sendiri dan cari tahu informasi yang banyak tentang bahasa tubuh.

Be cool.

maudy ayunda

Foto : YouTube

Cool itu apa sih? Bukan dingin loh ya. Cool itu nggak terlalu sering update di sosial media. Sering update boleh, kalau ‘terlalu’ itu yang kurang baik. Lebih baik lagi kalau sering update, dan tiap yang di update adalah share karya atau prestasi biar menginspirasi.

Cool itu nggak terlalu sering upload foto selfie. Cool itu nggak banyak bicara, tapi sering melakukan aksi nyata. Cool itu nggak mudah tersinggung kalau dibecandain. Cool itu pokoknya yang baik-baik deh.

Salah satu keuntungan jomblo, kamu memiliki banyak waktu untuk menjalin relasi dan menambah pengetahuan. Caranya, aktiflah di berbagai kegiatan yang bermanfaat.

mahasiswa volunteer

Foto : uny.ac.id

Daripada membuang-buang waktu untuk kegiatan yang nggak bermanfaat, lebih baik isi dengan mengikuti kegiatan yang bermanfaat. Ikut berbagai komunitas atau jadi volunteer di panti asuhan bisa jadi pilihan yang tepat. Luangkan waktu untuk mengembangkan hobi dan bakatmu juga.

Perbaiki tampilan visual, temukan style yang cocok untuk diri kamu.

isyana sarasvati

Foto : jombloo.co

“Jangan menilai buku dari sampulnya. Jangan menilai seseorang dari tampilan luarnya.”

Begitu kata pepatah. Ada benarnya, memang. Tapi kenyataannya, kita nggak bisa mengontrol pikiran orang untuk memberikan persepsi positif, saat kita berpenampilan berantakan loh.

Rapi itu nggak harus mahal kok.

Paling nggak, baju dan celana kamu seterika. Kalau ada, pakai parfum. Oh ya, jangan lupa juga untuk pakai deodoran, karena ini adalah bukti bahwa selain mencintai saluran pernapasanmu, juga bentuk dari mencintai saluran pernapasan teman-teman kamu,

Jadi gimana solusinya? Ya usahakan untuk berpenampilan rapi, karena ini penting untuk membangun citra visual bagi diri kita.

High quality jomblo itu jomblo yang banyak baca buku.

Banyak baca buku itu nggak ada ruginya sama sekali. Justru malah untung karena pengetahuanmu jadi bertambah luas. Kamu akan tampak keren di mata orang lain. Usahakan buku-buku yang kamu baca nggak cuma buku fiksi aja.

Banyak baca buku bisa menjadi langkah awal kamu untuk mendapat pasangan yang pintar.

Ingin dapat pasangan yang pintar, cerdas, dan berwawasan luas?

Awali dari diri sendiri dengan membaca buku. Bukan pacaran dengan guru.

 

Ingat sekali lagi mblo, kamu memiliki tugas yang berat di bumi ini untuk mengubah pandangan masyarakat. Jadilah duta jomblo yang baik di bumi ini. Siapa tahu kamu belum memiliki pasangan karena memang belum siap. Jika saatnya sudah tiba, hadiah yang terbaik pasti akan diberikan untukmu.

Sumpah, artikel ini bukan curhatan penulis (-___-)!