Trik handal membangun jaringan bisnis di LinkedIn

LinkedIn

Membangun sebuah bisnis yang besar adalah dambaan bagi semua orang.

Untuk mencapai itu semua, dibutuhkan sebuah kerja keras dan trik untuk mencapainya.

Termasuk juga dalam hal pemasaran dan penambahan jaringan, yang sangat berperan penting agar bisnis kita bisa dikenal banyak orang.

Di zaman yang serba digital, pemasaran melalui media digital adalah hal yang bagus dan sangat strategis untuk memasarkan bisnis kita. Salah satunya melalui media sosial. Ada banyak media sosial besar yang tepat untuk pemasaran, namun kali ini Wovgo hanya akan membahas LinkedIn.

Kenapa?

Karena sosial media ini cukup berbeda dari sosial media yang lain. LinkedIn diciptakan sejak awal tahun 2000-an sebagai sosial media para profesional seperti pekerja, pebisnis, hingga para pemilik perusahaan. Mari kita simak.

Foto dan Isi Profil.

profil linkedin

Foto : LinkedIn

Jika Wovger sudah pada punya akun LinkedIn dan mulai menggunakannya, maka hal pertama yang disuguhkan adalah pertanyaan:

‘Siapa kamu?’

Tolong jangan diisi:

‘Aku adalah Jin, dari Timur Tengah’.

Tapi isilah nama kamu yang sebenarnya. Karena saat kita mulai mencari teman/jaringan di sosial media ini, maka hal yang pertama dilihat adalah foto profil dan isi profil anda.

Maka dari itu kamu harus menggunakan foto profil yang rapi dan profesional. Selain itu, isi profil juga harus bagus, menarik dibaca, jelas dan rapi.

Jangan sampai kamu menggunakan foto dan isi profil seperti di sosial media lain, yang seringkali cenderung palsu atau bahkan tanpa menampilkan identitas sama sekali.

Kok gitu?

Iya, karena LinkedIn adalah jaringan profesional yang mengutamakan kejelasan agar tidak salah memilih klien nantinya, atau penipuan bisnis.

Sering Update Status.

Layaknya sosial media lain, di LinkedIn juga ada fitur semacam update status kalau di Facebook dan ngetweet kalau di Twitter.

Untuk bikin status di LinkedIn, sebaiknya diisi dengan status yang penting dan sifatnya promosi.

Misalnya kayak kamu baru aja ngadain acara amal bareng rekan-rekan bisnis, atau acara ulang tahun perusahaan, dan kegiatan penting lainnya. Itu semua membentuk persepsi teman-teman kamu di LinkedIn, bahwa kamu adalah orang yang aktif dan terpercaya, sehingga bikin mereka nggak ragu kalau mau ngajakin kerjasama.

Jangan sampai kamu update status bermuatan galau, kayak:

“Hatiku teriris, saat melihat kau dengannya. Aku mau mati aja!”

Apalagi sampai nulisnya dengan huruf kombinasi seperti ini:

“h4t1kU t3r1Riz, 5a4t m3l1hAt k4U d3n6aNnYa. 4kU m4u m4ti aJ4!”

Ingat, isi dengan konten-konten yang profesional dan pastikan kamu emang benar-benar profesional. Jangan sekali-kali berbohong. Selain dosa, juga karena ini era terbuka. Kalau emang Wovger adalah orang yang berkualitas, pasti orang-orang yang merasakannya nggak akan segan-segan nyebarin ke yang lain dong. Begitu pula sebaliknya.

Penguasaan Materi yang Baik

Sebelum mengadakan berpromosi, hal pertama yang harus dipahami adalah: kamu ingin mempromosikan apa di LinkedIn? Jadi kamu harus menyusun dan menguasai materi bidang bisnismu, tentang perusahaan, dan sebagainya.

Jangan sampai materi yang kamu bagikan di LinkedIn kurang jelas, atau panjang tapi nggak mengena.

Tentu hal seperti ini akan bikin klien/calon klien ngerasa kalau kamu kurang professional dong.

Selain itu juga terlihat kurang menguasai bisnis yang Wovger jalankan, atau perusahaan tempat kamu bekerja. Kalau demikian, pasti klien jadi kurang percaya untuk menjalin kerjasama.

Sering-sering baca ebook, atau menonton video yang berkaitan dengan marketing atau bisnis. Atau jika berminat, ada sebuah seminar online yang diadakan oleh beberapa orang terkenal dan sukses yang memiliki akun LinkedIn.

Untuk itu, kamu harus berteman dengan mereka dulu sehingga bisa berkomunikasi dan share tentang bisnis dengan mereka.

Membangun Sebuah Jaringan

Membangun sebuah jaringan atau koneksi adalah hal mutlak dalam sebuah bisnis. Jika kamu punya bisnis atau usaha, baik produk ataupun jasa, dan ternyata nggak ada konsumen ya sama aja bohong.

Karena itu, penting banget sebuah pemasaran dan penambahan koneksi, biar bisnis kamu berjalan baik dan bahkan meningkat.

Di LinkedIn, cara pemasarannya adalah dengan menambah banyak teman di LinkedIn, atau mungkin mengikuti sebuah grup di sana.

Ada juga fitur baru bernama seminar online, jadi kamu bisa share bisnis di sana. Jadinya, kamu bakal punya banyak channel untuk promosi yang tentunya akan berdampak pada perkembangan bisnis.

Sering Online (Menjadi anggota LinkedIn yang aktif).

pengguna aktif linkedin

Harus sering online. Karena dengan online, maka keempat kegiatan di atas bisa Wovger lakukan biar bisa meningkatkan bisnis. Ya kali, bisa update LinkedIn dengan cara offline. Dengan sering online, mungkin bakal ada klien yang tertarik untuk bekerjasama atau menggunakan jasa kamu.

Nah, itu tadi trik biar kamu bisa memanfaatkan LinkedIn untuk mengembangkan bisnis atau perusahaan.

Selamat mencoba dan semoga sukses.