Buat Cowok. Pahami tanda-tanda ini, biar kamu peka tentang kapan harus berhenti deketin si dia

ditolak

Kalau bicara soal cinta emang nggak ada habisnya. Apalagi membahas fase-fase krusial seperti pedekate.

Pedekate itu apa sih? Yang jelas nggak ada di kamus bahasa Indonesia atau jurnal international sekalipun.

Hmmm…Wovgo jelasin secara singkat. Pe-de-ka-te, tulisannya sih PDKT merupakan kependekan dari Pendekatan. Pendekatan dalam hal apa? Dalam hal hubungan yang mendalam, menuju pacaran. Cieee…nggak perlu dijelasin udah paham kok. Anak muda jaman sekarang kan lebih pinter.

Cuma yang perlu ditekankan adalah kebanyakan dari kamu nggak paham kapan harus berhenti ketika si Dia udah nggak doyan di-PDKT sama kamu. Akhirnya kamu memaksakan kehendak dan membuat si dia tambah ilfil sama kamu.

Sebelum ini terjadi pastikan kamu memahami tanda-tanda kapan kamu harus berhenti buat deketin si dia.

Chat kamu di read sampai 3 kali padahal kamu bukan online shop.

Udah jadi hal yang normal, ketika kamu sebagai online shop, ..eh bukan,.. ketika kamu sebagai cowok mendekati cewek dengan memulai hubungan melalui chat. Sekedar ngobrol-ngobrol singkat nggak ada salahnya. Dengan harapan, kamu bisa lebih dekat sama si Dia.

Tapi pernah nggak kamu merasakan atau kamu punya pengalaman, kalau cewek inceran kamu justru cuma mantengin chat kamu tanpa bermaksud membalas. Padahal jelas-jelas kamu lagi menanyakan sesuatu. Misalnya tanya kabar atau  kegiatan kamu.

di read doang

Foto : YouTube

Mungkin awalnya kamu nggak sadar dan kamu masih mau mencoba di lain hari. Nah, kalau udah sampai hari ke tiga dan responnya sama maka bisa dipastikan kamu udahan aja ngejar si dia dan jangan berharap buat dibales. Karena si Dia udah nggak mau sama kamu. Ingat ya,.. “NGGAK MAU.”

Dia hemat kata.

Ini sih sama parahnya dari poin yang pertama. Ketika kamunya yang bersemangat banget buat chat panjang-panjang dan cerita macem-macem, terus cuma dibales satu kata doang.

Antara ‘Ya’ dan ‘Tidak’ – masih mending sih, dari pada “Y” dan “G.”

Atau gimana kalau balesnya cuma ‘Haha’ atau ‘Hehe’. Mati gaya kan. Udah, dari pada nyeseknya berkelanjutan mending kamu cari gebetan baru yang lebih welcome.

Obrolan kamu berlangsung 1 arah.

Pada dasarnya, dalam proses komunikasi yang baik dan benar itu harus mengalami efek timbal balik alias saling merespon.

Begitu juga saat pedekate. Kalau kamu aja yang bertanya-tanya tapi respon dia males-malesan, itu masih bisa dibilang merespon sih tapi respon yang bertujuan untuk mengakhiri percakapan.

Kamu udah gencar-gencaranya ngasih perhatian dengan tanya kabar, sedang apa dan dimana, sama siapa? Eh..si Dia nggak pernah tanya balik soal kondisi kamu.

Coba tanya ke hati kecil kamu deh, apa kamu nggak capek tanya-tanya dia mulu, tapi si Dia NGGAK PERNAH nanyain kamu balik?

Diajak telponan tapi dia selalu minta udahan duluan.

“Halo,… Yusuf..,.. Halo,… eh suara kamu putus putus Suf,… halo,.. udah ya” .. tuttt tuttt utttttttttt.

Tanda ini merupakan tanda yang sudah jelas bahwa si Dia nggak mau dideketin. Awalnya si Dia masih toleransi untuk sekedar balesin chat kamu.

Tapi kamunya masih nekat untuk minta telpon, okelah nggak apa-apa 5 menit 10 menit.

Ketika kamu mulai keterusan, ingat pesen Wovgo, kalau tiba-tiba dia minta udahan di tengah-tengah asiknya obrolan. Itu pertanda kamu harus mundur perlahan dan segera hengkang dari hidupnya.

Itu sih masih mending mau diangkat, ada kok yang ditelpon tapi nggak mau diangkat. Atau malah ganti nomor HP. Pasti ada yang kayak gitu. Sabar ya…

Diajak ketemuan nggak pernah mau, sekalinya mau dia malah ngajak temennya satu kosan.

Bad newsnya adalah ketika kamu berniat ngajak ketemuan eh si dia selalu banyak alasan. Ditambah lagi, dia mau ketemuan kalau bareng teman-temannya. Mana teman yang diajak satu kosan lagi.

Itu adalah tanda lampu merah dan kamu nggak diijinkan memasuki kehidupannya lebih jauh lagi.

Tenang cewek nggak cuma satu kok masih banyak diluar sana yang mau kamu ajakin jalan.

Dengan gamblang si dia ngaku punya cowok.

“Kok baru bales chat? Kamu habis dari mana?”

“Maaf, aku tadi dari nonton konsernya Rhoma Irama, sama pacar aku.”

Plis…kalau udah kayak gini jangan dikejar lagi ya. Kasihan hati kamu, nggak sepatutnya kamu berjuang sama cewek yang udah punya tambatan hati lain.

Entah si dia berbohong sama kamu atau emang dia udah jujur kalau udah punya cowok, yang pasti udah kelihatan banget kalau si dia nggak mau dideketin lebih jauh.

Pura-pura nggak lihat kamu dan milih genit sama cowok lain.

Ada loh cewek yang kayak gini. Dia udah tau kalau kamu suka sama dia, tapi dia lebih memilih untuk menghindari kamu. Dia lebih memilih menjauh dengan cara yang nggak elegan.

Contohnya pura-pura nggak lihat, padahal kamu lagi duduk manis di depannya. Sambil curi curi pandang ke kamu, dia lagi berharap tuh buat nggak kamu sapa.

Terkadang cewek tipe kayak gini suka genit sama temen cowok lain di hadapan kamu dan caper caper nggak jelas supaya kamu nggak deketin dia lagi.

Dia datang ke kamu pas butuh aja.

Wovgo saranin deh buat jauh-jauh dari cewek yang kayak gini.

Dia yang kamu suka dan kamu idam-idamkan sering ilang-ilangan, muncul kalau butuh aja sama kamu. Bikin emosi deh…

Masih mau deketin cewek yang model begini?

Kalau kamu masih ngejar dia dan nggak sadar-sadar, Wovgo kasih tau kalau tipe cewek kayak gini itu ilmu rayuannya udah tingkat dewa. Bukan nggak mau dideketin tapi emang ability-nya itu suka main tarik ulur hati kamu. Bakalan deket kalau emang ada perlunya, ketika keperluannya udah selesai dia nggak segan-segan untuk ninggalin kamu.

Stop sampai di sini aja, jangan mau di suruh-suruh lagi atau dimanfaatin. Bikin hati capek..

***

Nah, buat kamu yang lagi serius baca tulisan ini, kalau punya unek-unek jangan cuma dipendem tapi coba ungkapkan di kolom komentar ya…