Udah lama buka bisnis clothing tapi masih gitu-gitu aja? Cobain tips ini deh biar berkembang

bisnis clothing

Wovger sedang menggeluti bisnis clothing? Bisnis ini emang lagi trend banget dikerjain oleh anak-anak muda. Selain karena dunia fashion clothing deket dengan anak, bisnis ini juga bisa dikerjakan dengan modal awal tidak terlalu besar.

Tapi ternyata mengerjakan bisnis clothing tidak semudah yang dibayangkan. Jika Wovger tidak bisa melakukan manajemen yang baik dan mempunyai strategi yang tepat bisnisnya pasti gak bakal kemana-mana. Namanya bisnis tentu saja nyari untung kan ya, makanya Wovger dalam menjalankan bisnis ini harus tau strategi-strategi yang bisa digunakan untuk bisa mengembangkan bisnis ini.

Nah, dikesempatan ini Wovgo akan memberikan beberapa tips supaya bisnis clothing yang sedang Wovger kerjakan bisa berkembang.

Jika bisnis clothing yang sedang dijalankan belum memiliki tema khusus, mulai buat Tema tertentu yang unik.

kaos bandung

Foto : 2persen.wordpress.com

Bisnis clothing sangat dekat dengan anak muda yang begitu concern dengan identitas diri mereka, yang bisa ditunjukan dari apa yang mereka pakai. Jadi bisa dibilang para konsumen menuntut keunikan tema dan konsep.

Nah jika Wovger dulu belum membuat sebuah konsep atau tema tertentu dari bisnis ini, sudah saatnya Wovger menentukan konsep atau tema tertentu atas bisnis clothing ini. Ada banyak tema yang bisa diangkat mulai dari etnik, nasionalis, cartoon, advedture dll.

Sesuaikan tema ini dengan target pasar yang Wovger akan sasar.

Mulai tentukan target pasar yang jelas. Pelajari karakter konsumen dan apa yang mereka ingini.

target pasar bisnis clothing

Foto : www.cosmicclothes.net

Wovger yang menggeluti bisnis ini harus punya sasaran pasar yang jelas. Fokus disalah satu segment tertentu. Ingat ya, karakter konsumen bisnis clothing itu menuntut keunikan yang bisa menunjukan identitas pribadi mereka. Jadi Wovger bisa menyasar segmen-segmen tertentu dan memenuhi keinginan konsumen ini.

Target konsumen yang lebih segmented akan lebih mudah dalam proses pemasarannya karena Wovger sudah tau kesiapa akan menjual produk. Wovger tinggal berusaha memenuhi apa keinginan konsumen ini. Berikan produk yang menjadi keinginan mereka, maka mereka akan dengan senang hati membeli produk kita. Konsumen yang tersegmented ini akan sangat rela mengeluarkan uang untuk membeli produk Wovger, karena mereka merasa produk yang mereka kenakan ini sesuai dengan identitas diri mereka.

Contohnya jika Wovger memiliki target pasar para pendaki, pelajari apa yang kira-kira para pencinta pendakian ini mau. Mulai dari desain mengenai gunung, desain quotes-quotes tentang alam dan pendakian, dan juga bahan kaos yang nyaman digunakan untuk mendaki.

Desain menjadi salah satu hal yang krusial. Buat sekeren dan secatchy mungkin.

desain bisnis clothing

Foto : orderjaketkaos.blogspot.com

Desain memang sangat krusial dalam bisnis ini. Wovger harus pintar-pintar membuat desain yang cool dan catchy supaya menarik orang untuk mau membeli dan merasa bangga memakainya.

Jangan membuat desain yang terlalu kampungan dengan memasukan banyak unsur. Kadang desain yang simple tapi bermakna malah bisa menarik para konsumen ini.

Untuk desain tentu saja harus mengikuti target pasar yang sudah Wovger buat. Misalnya ke para jomblo, pendaki, mahasiswa, gadget addict dll. Buat desain yang menggambarkan hidup mereka.

Contohnya desain tentang berjuang untuk menyelesaikan skripsi buat para mahasiswa atau yang lainnya.

Tentukan harga yang sesuai dengan kualitas produk yang Wovger punya.

desain bisnis clothing

Foto : howtostartaclothingcompany.com

Konsumen yang tersegmented biasanya akan lebih menghargai produk. Mereka tidak akan segan-segan mengeluarkan uang sedikit lebih banyak jika memang sesuai dengan kualitas yang produk yang Wovger angkat.

Tapi jika target konsumen yang Wovger sasar adalah mahasiswa yang rata-rata memiliki kantong pas-pasan, ya memang harus sebisa mungkin membuat produk yang agak sedikit lebih murah.
Tapi usahakan dalam penentuan harga ini Wovger bisa menentukannya dengan sebijak mungkin. Gunakan harga yang memang sesuai dengan kualitas produk yang Wovger tawarkan. Jangan terlalu mahal sehingga membebani konsumen, tapi jangan terlalu murah juga sehingga menurunkan pasar di bisnis ini. Semuanya butuh penyesuaian.

Gunakan cara pemasaran yang tepat untuk meningkatkan penjualan.

memasarkan produk clothing

Foto : remaja.suaramerdeka.com

Nah ini memang berkaitan dengan target pasar tadi. Jika segmen pasarnya sudah jelas, Wovger tinggal melakukan penawaran produk langsung ke para konsumen ini. Entah ditawarkan secara langsung atu melalui bantuan social media dll.

Gunakan sistem pemasaran yang elegan dan tidak kampungan dengan terkesan memaksa atau menjatuhkan produk lain. Biarkan konsumen menilai produk Wovger dan biarkan mereka yang memilih.

Treat konsumen sedemikian rupa supaya mereka mau membeli produk yang Wovger tawarkan bukan karena terpaksa, tapi karena memang tertarik untuk membelinya.

Dekati konsumen dan jalin hubungan yang baik dengan mereka. Hal ini akan membuat konsumen merasa nyaman berbelanja dengan Wovger.

Mudahkan proses pembelian produk yang Wovger jual. Bangun web sendiri sebagai toko online jika perlu. Selain itu fungsikan juga contact person yang selalu tanggap jika ada konsumen yang ingin bertanya mengenai produk yang Wovger jual.

Lakukan branding pada produk yang Wovger buat. Biarkan brand ini yang akan menjadi identitas produk yang Wovger bawa.

damn i love indonesia

Foto : retaildesignblog.net

Baranding sangat penting dalam bisnis ini. Branding inilah yang menjadi identitas produk yang Wovger miliki. Branding inilah yang nantinya akan dikenal oleh konsumen. Jika brand produk ini sudah mulai dikenal, maka brand ini yang akan menjual produk yang Wovger miliki dengan sendirinya.

Lihat saja banyak brand yang akhirnya dikenal banyak orang dan konsumen yang akhirnya mencari produknya sendiri. Contohnya seperti Damn I Love Indonesia milik Daniel Mananta, Peter Says Denim, Kid Rock dll. Brand ini sudah dicari oleh konsumen-konsumennya sendiri. Inilah kekuatan merk atau brand yang nantinya akan mengembangkan bisnis ini menjadi semakin lebar.

Lakukan kegiatan Promosi yang intens. Mulai dari promosi di media sosial hingga melakukan endorsment.

endorse artis buat bisnis clothing

Foto : Kaskus

Jangan malas-malas berpromosi. Lakukan secara rutin. Tapi tetap berpromosilah dengan elegan. Jangan melakukan spam dengan komen di instagram artis misalnya.

Lakukan update mengenai setiap produk yang Wovger punya dengan official akun brand produk tersebut. Jalin hubungan dengan konsumen melalui media ini. Treat para konsumen yang bertannya mengenai produk, jika memang belum mau membeli Wovger harus tetap treat dengan baik. Biarkan mereka merasa nyaman dan saat mereka sudah punya uang, mereka pasti akan kembali untuk membeli.

Lakukan endorsmen keorang-orang yang dirasa punya dampak. Tidak perlu artis nasional. Bisa juga melakukan endorse ke para pekarya indie. Misalnya ke para pelaku stand up comedy di komunitas, para pemain band indie, dll. Biasanya dari endorsmen inilah orang-orang akan tertarik membeli. Karena melihat orang-orang berpengaruh ini memakainya, biasnaya orang-orang ini juga ingin ikut memakainya.

***

Bagaimana apakah Wovger sudah mulai bersemangat lagi untuk memperjuangkan bisnis clothing ini? Gunakan strategi yang tepat supaya bisnis yang Wovger jalani ini tetep jalan dan semakin berkembang ya. Semangat membangun bisnis ini karena bisnis ini cukup menjanjikan sebagai sumber penghasilan utama kok.