Kurang lengkap disebut kutu buku, kalau kamu belum baca buku-buku ini

buku

Buku nggak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Sebagai cakrawala dunia, peran buku nggak bisa digantikan oleh internet.

Kesamaan buku dengan internet adalah keduanya terdiri dari berbagai macam jenis dan judul. Sekali kita mengakses internet, ada ribuan artikel yang menanti sentuhan mouse kita untuk dibaca.

Sama seperti buku. Sekali kita pergi ke toko buku atau perpustakaan, ada banyak buku yang menanti sentuhan tangan kita. Kalau nggak hati-hati memilih, bisa salah baca buku. Malah baca buku tulis, misalnya. Apanya yang mau dibaca, kosong gitu.

Nah, biar nggak membuang-buang waktu karena salah baca buku, Wovgo pengen ngasih rekomendasi beberapa judul yang layak baca nih. Yuk cek daftarnya.

1. Rich Dad Poor Dad karya Robert Kiyosaki. Buku ini akan membantu kamu memahami mengapa pola pikir pegawai dan pebisnis itu beda 180 derajat.

Rich Dad Poor Dad

Foto : jatimprov.go.id

Buku bergenre motivasi bisnis ini ditulis oleh Robert Kiyosaki. Meskipun isinya tentang bisnis, namun cara penyampaiannya gampang banget dicerna. Nggak ada istilah-istilah bisnis yang rumit dan sukar dipahami.

Sinopsis dari buku ini bercerita tentang bagaimana seharusnya pola pikir seseorang dan mengapa ia wajib berbisnis. Dia dibesarkan oleh dua orang ayah. Ayah kandungnya berpendidikan tapi miskin. Ayah angkatnya tidak berpendidikan tapi kaya raya.

Ayah berpendidikan selalu menyuruhnya sekolah yang rajin, dapet nilai bagus, dan dapet pekerjaan yang bagus biar upahnya tinggi.

Demikian juga dengan ayah kaya. Ia menyuruhnya untuk sekolah yang rajin dan dapetin nilai bagus. Gunakan pendidikan yang ada untuk membangun bisnisnya sendiri, demi mendapatkan uang dengan jumlah yang tak terbatas.

Tumbuh di lingkungan dua ayah yang berbeda membuat dia berada di tengah kehidupan antara pegawai dan pemilik bisnis. Lingkungan yang sangat jarang didapatkan oleh orang manapun, termasuk Indonesia. Meskipun berada di dua lingkungan yang berbeda, ternyata Robert Kiyosaki lebih memilih mengikuti saran ayah angkatnya.

Membaca buku ini akan bikin Wovger mampu menemukan impian besar yang selama ini hilang, atau bahkan belum terbayangkan sama sekali. Dari buku ini, Wovger juga akan memahami mengapa orang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.

2. Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Novel sejarah yang wajib dibaca semua bangsa Indonesia.

Bumi Manusia

Foto : kiranams.wordpress.com

Sebagai bangsa Indonesia yang memiliki jiwa nasionalisme cukup tinggi, kamu harus membaca karya Pram (begitu ia biasa disebut) yang satu ini. Pram merupakan penulis sastra klasik yang legendaris dan merupakan satu-satunya orang Indoensia yang namanya masuk dalam nominasi peraih penghargaan Nobel.

Karyanya yang paling fenomenal adalah Tetralogi Pulau Buru. Bumi Manusia adalah buku pertama dari tetralogi tersebut. Mengapa dinamakan Tetralogi Pulau Buru? Karena buku ini ditulis ketika ia mendekam di penjara Pulau Buru sebagai tahanan politik.

Bumi Manusia menceritakan tentang kisah cinta pribumi bernama Minke dengan gadis berdarah campuran pribumi-Belanda bernama Annelies.

Kisah cerita mereka sangat rumit karena keduanya berbeda ras dan budaya. Terutama keluarga Annelies yang cukup rumit. Annelies dilahirkan dari ibu pribumi bernama Nyai Ontosoroh dan ayah Belanda bernama Robert Surhorf.

Robert Surhorf tidak menyukai Minke yang pribumi. Baginya, pribumi memiliki derajat yang lebih rendah di bawahnya. Tapi anehnya, Robert juga menikahi seorang pribumi. Hmm… begitulah cinta, dari dulu begitu-begitu aja kasusnya.

Melalui Bumi Manusia, Pram menggambarkan dengan sebaik-baiknya tentang gimana keadaan Indonesia ketika sebelum Indonesia merdeka. Khususnya di tahun 1898-1918, dimana kemerdekaan masih sangat jauh dari kenyataan.

Kalau kamu tidak suka sejarah yang ditulis di buku-buku pelajaran yang membosankan, kamu bisa membaca buku ini. Ada beberapa kosa kata Belanda yang akan kamu temui.

3. Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Kenali Indonesiamu dengan membaca buku ini.

Laskar Pelangi

Foto : nyanyianbahasa.wordpress.com

Siapa sih yang nggak kenal Andrea Hirata? Aduh kebangeten deh. Kemana aja kamu? Nggak lagi bertapa nunggu wangsit kan?

Wovgo sebenarnya merekomendasikan semua karya Andrea Hirata untuk dibaca. Iya, semua. Tapi kalau Wovger nggak punya banyak waktu, cukup baca Laskar Pelangi.

Laskar Pelangi adalah buku pertama dari Tetralogi Laskar Pelangi. Berbeda dengan Bumi Manusia yang bercerita tentang ketidakadilan yang terjadi sebelum Indonesia merdeka, buku ini bercerita tentang ketidakadilan yang terjadi setelah Indonesia merdeka.

Setelah berpuluh-puluh tahun mengalami kemerdekaan, ternyata masih ada daerah yang tertinggal di luar Pulau Jawa. Laskar Pelangi mengambil latar di sebuah desa terpencil di Belitung.

Gaya penuturan Andrea Hirata berhasil menaikturunkan emosi pembaca. Di beberapa paragraf, kamu akan dibuat tertawa terbahak-bahak. Beberapa paragraf berikutnya, kamu akan dibuat meneteskan air mata.

Laskar Pelangi bercerita tentang 10 orang siswa, 1 orang guru, dan 1 orang kepala sekolah yang berusaha menghidupkan pendidikan di desa tersebut. Mereka sebenarnya anak-anak yang cerdas. Hanya saja, akses pendidikan bisa dikatakan nggak ada di sana.

Nggak jauh dari desa tersebut, ada sebuah komplek perusahaan PN Timah yang kaya raya dan nggak tersentuh. Lokasi mereka bak kerajaan tersendiri.

Berkebalikan dari sekolah mati-tak-mau-hidup-segan itu, PN Timah seolah memiliki segalanya. Mereka memiliki sekolah dengan sistem pendidikan yang baik, guru-guru berkualitas, kehidupan yang layak, dan ekonomi yang sejahtera.

For Your Information, Laskar Pelangi udah terjual jutaan kopi di seluruh dunia dan bahkan diterjemahkan ke dalam 20-an bahasa. Masa iya Wovger kalah sama orang luar negeri?

4. 30 Paspor di Kelas Sang Profesor karya Rhenald Kasali. Buku ini membantu kamu berpikir out of the box bahkan without the box.

30 Paspor di Kelas Sang Profesor

Foto : selalumwmencobahal2baru.blogspot.co.id

Rhenald Kasali sering kita jumpai tulisan-tulisan renyahnya di Kompas. Selain menulis di Kompas, beliau juga menerbitkan beberapa buku. Salah satunya yang berjudul ’30 Paspor di Kelas Sang Profesor’.

Rhenald Kasali memiliki kesibukan sebagai pengajar, pengusaha, dan penulis. Sebagai pengajar, beliau telah meraih gelar guru besar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

30 Paspor di Kelas Sang Profesor terbagi menjadi dua buku. Buku tersebut menceritakan cara pengajaran beliau yang benar-benar out of the box.

Di UI, Rhenald Kasali mengajar mata kuliah Pemasaran Internasional. Alih-alih mengacu pada buku dan memberikan pelajaran yang biasa-biasa aja di kelas, beliau memberikan materi yang nggak biasa kepada mahasiswanya. Pengajaran di luar kelas. Bahkan di luar negeri!

Kalau dipikir-pikir benar juga ya, Pemasaran Internasional kok belajarnya cuma lewat textbook. Sama seperti belajar renang dari Youtube tanpa pernah praktik. Nonsense.

5. Think and Grow Rich karya Napoleon Hill. Jadilah manusia yang super positif lewat buku ini.

Think and Grow Rich

Foto : fortune.com

Napoleon Hill loh ya. Bukan Napoleon Bonaparte. Meskipun namanya cukup asing di telinga orang Indonesia, buku ini sangat fenomenal dan direkomendasikan banyak pengusaha dunia.

Napoleon Hill (1883-1970) lahir di Virginia dan berprofesi sebagai konsultan bisnis, penulis, dan dosen. Edisi pertamanya diterbitkan tahun 1937. Meskipun sudah bepuluh-puluh tahun lalu, buku ini masih sangat layak untuk dibaca.

Think and Grow Rich akan membantumu menjadi manusia yang nggak hanya lebih baik, tapi juga bisa menjadikan kamu manusia dengan kepribadian super positif kalau benar-benar dipraktikkan.

Seru deh, memahami apa yang dipikirkan orang di belahan dunia lain di saat Indonesia belum merdeka.

Tahun 1937 Indonesia lagi berjuang meraih kemerdekaan, sedangkan nun jauh di Amerika, penduduknya udah mikir gimana caranya mendirikan bisnis yang berkelanjutan.

6. Men Are From Mars, Women Are From Venus karya John Gray. Mengapa kamu dan pasanganmu berbeda? Temukan jawabannya di sini.

Men Are From Mars

Foto : evesalexandria.typepad.com

Kita sering bertanya-tanya, kenapa sih pola pikir antara wanita dan pria berbeda 180 derajat kayak budaya Timur dan Barat?

Ya karena keduanya emang berbeda. John Gray mengibaratkan perbedaan tersebut seperti Mars dan Venus.

Pria dianggap sebagai alien yang berasal dari Mars yang memiliki cara hidup sendiri. Sementara wanita dianggap sebagai alien dari Venus yang juga memiliki cara hidup sendiri.

Lewat buku ini kita akan sangat terbantu untuk memahami pasangan masing-masing. Dia bahkan memberikan contoh nyata dan detail beserta percakapan yang sering terjadi antara pria dan wanita.

Secara hormonal, keduanya memang diciptakan Tuhan dengan berbeda. Secara psikis apalagi. Sangat berbeda.

Misalnya, di buku tersebut diulas perbedaan yang sangat mencolok. Pria dianggap tidak peka karena tidak bisa membaca isi hati wanita. Di sisi lain, sang pria menunggu wanita tentang apa yang harus dilakukannya.

Baik pria atau wanita sangat disarankan untuk membaca buku ini. Kenali pasanganmu secara mendalam dan praktikkan apa yang disarankan. Hubungan kalian bisa berjalan lebih harmonis.

***

Itulah beberapa buku yang Wovgo rekomendasikan untuk Wovger baca – diluar buku sekolah atau kampus ya. Isi waktu luangmu dengan hal-hal bermanfaat. Kurangi nonton tivi dan perbanyak baca buku deh.

Oh iya, kalau ada rekomendasi buku lainnya, share di komentar ya.