Bosan makan di restoran? Coba makan di tempat-tempat ini, yang pastinya akan memberi pengalaman berbeda

warung angkringan

Saat ini, restoran udah bukan lagi pilihan tempat makan yang wajib Wovger kunjungi. Kenapa?

Selain tempatnya yang mahal, kamu diajak berformal-formal ria kalau di restoran. Suguhan fasilitas yang mewah bikin kamu lebih ribet untuk menjaga attitude dan penampilan kamu.

Apalagi, restoran mana itu, yang tiap kita milih makanan apapun, pelayannya bakal jawab:

“Pilihan Anda tepat sekali!”

Pas pilih minuman, pelayannya juga akan menjawab:

“Pilihan Anda tepat sekali!”

Coba, kamu ajak 100 orang dan tiap orang pesen seenggaknya 3 menu. Beuh, mau berapa kali si pelayan bakal jawab gitu. Mungkin ketika sampai pesanan ke 55 dia bakal terengah-engah sambil jawab:

“Pi… hah… li… hah… han… hah… An… hah… da… hah… te… hah… pat… hah… se… hah… ka… hah… li… hah…”

Oke, kali ini Wovgo pengen ngasih pilihan jenis tempat makan seperti apa yang bisa membuatmu tampak lebih bebas berekspresi, bahkan sampai merakyat.

1. Jalan-jalan ke mall? Sekalian makan di Foodcourt aja!

Foodcourt

Foto : teropongbisnis.com

Tempat makan yang satu ini memang nggak asing ditelinga kamu, foodcourt.

Menurut Wikipedia, food court atau food hall biasa disebut pujasera. Yakni sebuah tempat makan yang terdiri dari gerai-gerai (counters) makanan yang menawarkan aneka menu masakan yang variatif.

Pujasera merupakan area makan yang terbuka dan sifatnya informal. Biasanya berada di mall, pusat perbelanjaan, perkantoran, universitas ataupun sekolah modern.

Ada dua konsep yang dianut sebuah foodcourt ini, yaitu makanan cepat saji dan pesan di meja makan. Konsep makanan cepat saji ini merupakan konsep yang mengarahkan pengunjung untuk memesan di gerai-gerai makanan yang sudah di siapkan.

Cara pembayarannya juga langsung ditempat setelah pemesanan. Kemudian, pelanggan dibuat menunggu sekitar 10 sampai 15 menit di meja makan.

Setelah itu kamu bisa menikmati hidangan setelah pelayan mengantarkan pesanan.

Kalau konsep pesan di meja makan, layaknya di rumah makan pada umumnya, maka akan ada pelayan yang menghampiri dan mencatat pesanan dari kamu, dan pembayaran pun dilakukan setelah selesai makan.

Harga yang relatif murah membuat pelanggan memilih foodcourt sebagai tempat mengenyangkan perut sekaligus cuci mata melihat deretan baju dan sepatu di mall.

2. Cobalah tempat yang lebih merakyat, Angkringan.

angkringan jogja

Foto : blogrudiwijaya.wordpress.com

Warung Angkringan ini cocok buat Wovger yang udah bosen sama kemewahan dan beralih sama konsep kesederhanaan.

Tempat kuliner jenis ini, jika dilihat dari bentuknya minimalis banget. Dia ini sering berada di pinggir jalan, terutama di daerah Jawa.

Menggunakan tutup kain terpal plastik dengan warna yang khas, biru atau orange yang nyala kalau dipandang.

Memiliki bantuan penerangan tradisional dengan lampu minyak dibantu terangnya lampu jalan dan sinar rembulan.

Kursinya yang terbatas sekitar 8 orang membuat angkringan ini menjamur di sepanjang jalan.

Menu yang ditawarkan juga nggak kalah lezat. Seperti nasi bungkus, kopi, teh, gorengan dan makanan khas daerah tersebut. Merakyat adalah motto hidup si Angkringan.

Meski angkringan ini dianggap sebagai warung kelas bawah, kenyataannya konsumen mengandalkan tempat ini sebagai tongkrongan dan acara bersosialisasi dengan banyak kalangan. Mulai dari tukang becak, mahasiswa hingga pegawai kantoran, semua membaur menjadi satu.

Emang sih, tempat ini nggak cocok buat anak yang bergengsi tinggi. Tapi nggak ada salahnya kamu coba ajakin temanmu menikmati nuansa baru khas pinggir jalan, jadi lebih merakyat gitu. Kadang, antara merakyat dan lagi fakir emang beda tipis.

3. Mau yang bisa leha-leha, mampir tempat makan lesehan.

Tempat Makan Lesehan copy

Foto : doyangemil.com

Tempat makan jenis ini udah terkenal dari masa ke masa. Pasalnya, selain mudah di temukan, tempat kuliner ini sering menjadi destinasi keluarga untuk makan sekaligus beristirahat.

Jadi, lesehan ini awalnya adalah sebuah budaya dalam memperjualbelikan makanan atau barang sembari duduk di tikar atau lantai sehingga lebih santai.

Di Indonesia, makan sambil lesehan ini udah melekat sebagai aktivitas yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun asing.

Sisi keakraban dan kekeluargaan lebih terasa dekat ketika makan di warung lesehan, karena kamu akan disuguhi pemandangan yang nggak terkesan individual seperti di restoran.

4. Tempat makan jenis Food Truck bisa jadi pilihan.

Food Truck Indonesia

Foto : trythismenu.blogspot.com

Bingung mau cari tempat kuliner? Food Truck bisa jadi pilihan loh.

Konsep berjualan makanan dan minuman dari dalam mobil ini mulai berkembang pesat sejak tahun 2013.

Di Indonesia sendiri sudah tersebar sekitar 70 Food Truck dengan berbagai macam jenis.

Wovger bisa menikmati makanan dan minuman melalui sudut pandang yang berbeda.

Melihat koki memasak dari dalam mobil yang desainnya unik. Penyajian makanan juga nggak kalah menarik sama tempat makan pada umumnya.

Tapi taukah kamu, bagi Food Truckers (sebutan untuk pelaku bisnis Food Truck), menjalankan konsep Food Truck bukan perkara mudah. Butuh modal minimal 800 juta untuk melancarkan usaha ini.

Modal utama dari bisnis food truck sendiri adalah desain mobil yang menarik dan isi mobil yang dibuat secara khusus untuk acara memasak.

Kamu bisa bayangkan sebuah mobil yang di sulap jadi dapur mini. Isinya bermacam-macam, nggak hanya bahan baku masak doang. Karena selain itu juga ada warmer, freezer, exhauster (alat untuk mengeluarkan asap supaya nggak mengepul di dalam mobil), penggorengan, tangki air bersih yang diletakkan di atap mobil dan masih banyak lagi.

Nggak heran kalau bisnis food truck mahalnya luar biasa.

5. Kantin Kampus.

kantin kampus

Foto : homesweethome87.wordpress.com

Kantin atau Canteen adalah tempat makan yang biasanya ada di sekolah, kampus atau perkantoran. Tempat ini memang diperuntukkan bagi orang-orang yang berberhubungan sama institusi terkait.

Menu makan siang jadi andalan, karena kebanyakan orang akan mengantri di kantin kalau jam makan siang berlangsung. Menu makanan kantin juga tergolong menu makanan berat. Tapi kamu jangan pernah tanya: ‘Beratnya berapa kilogram?’ Karena maksud berat yang Wovgo tulis di sini adalah yang bisa bikin perut jadi cepet kenyang.

Terkadang, kantin sering dijadikan tempat meeting atau belajar kelompok juga loh. Harga yang relatif murah jadi jaminan pelanggan untuk sering datang ke sini. Apalagi kalau ada wifinya! Hmm… makin rame deh kantin. Apalagi kalau ada banyak colokannya! Hmm… kantin pasti membludak. Apalagi kalau ada hari libur! Hmm… kantin pasti sepi. Ya, kan, hari libur.

6. Warung Prasmanan.

warung prasmanan

Foto : hirangputihhabang.wordpress.com

Kalau Wovger sering makan di restoran, dan ngerasa porsinya selalu kurang, coba makan di warung prasmanan deh.

Sistem prasmanan ini membuat hobi makan kamu terpuaskan. Gimana enggak? Soalnya, semua serba ambil sendiri. Rasanya kayak lagi ada di rumah. Cuma bedanya, kalau ini bayar! Hiks.

Makanan yang udah disediakan terdapat banyak pilihan. Mulai dari nasi, sayur asem, ikan lele, tempe goreng, ayam bumbu, olahan daging dan kamu tinggal ambil sendiri sesuai porsi makan kamu.

Kamu harus merasakan sensasi makan suka-suka di warung prasmanan deh. Mau ambil sesukanya? Boleh. Asal jangan kaget aja ya, pas waktunya bayar.