Fisik itu takdir. Mencintai itu fitrah. Dan menjaga agar hubungan langgeng? Itu pilihan!

Chelsea Olivia dan Glenn

Setelah punya pasangan, tentu aja hidup jadi lebih enak dijalani dong. Soalnya udah ada orang yang ikhlas mau berbagi cerita tentang kehidupanmu, membagi keluh-kesah, bahagia dan susah bareng kapan aja.

Eit, tapi jangan seneng dulu. Karena hubungan romantis pun bisa tiba-tiba kandas di tengah jalan cuma gara-gara masalah sepele loh. Nah biar hal itu nggak terjadi, nih simak tipsnya ya:

1. Inti dari menjalin sebuah hubungan adalah komunikasi, maka jagalah itu. Jangan sampai berantakan.

Tiap hubungan harus didukung dengan komunikasi yang baik, ini berlaku bagi keduanya. Bicarakan hal yang paling membuat doi nyaman ketika kamu nggak bisa bertemu secara langsung. Seringkali, komunikasi yang buruk bisa membuat hubungan jadi memberatkan.

Untuk mengatasi hal ini, Wovger bisa memilih komunikasi yang paling menyenangkan. Entah lewat SMS, lewat Whatsapp, maupun lewat telepon. Asal jangan lewat jalan tol. Kan, lagi komunikasi, bukan naik kendaraan.

2. Sinyal boleh ilang-ilangan. Tapi kamu? Jangaaaaan. Jelaskan jadwal kegiatan kamu, atau kalau emang berhalangan, sebaiknya berkabar sebelumnya.

Ada banyak hal yang bikin hubungan jadi kacau. Salah satunya adalah jarang mengabari atau ilang-ilangan. Jadi, selalu-lah memberitahu pasangan, kapan Wovger bisa atau nggak bisa dihubungi. Dengan begitu, doi pasti nggak akan khawatir dan nunggu- nunggu ketika Wovger nggak ada kabar.

3. Jangan egois juga sih ya. Jadi, pahamilah saat doi nggak bisa menghubungimu.

Ketika pasangan nggak menghubungi, cobalah untuk mengerti dan tentunya berpikiran positif. Toh, kamu juga udah tahu kan, apa yang ia kerjakan? Jangan egois untuk menuntutnya selalu ada buat kamu. Dia juga manusia, yang tentunya nggak bisa lepas dari kesalahan. Atau, bisa jadi doi lagi pengen sendiri. Dengan cara ‘memahami’ seperti ini, tentu akan membuat Wovger lebih bisa menerima situasi dan jadi orang yang fleksibel.

4. Jangan diem aja! Terbukalah ketika ada hal yang nggak kamu suka.

Jujurlah saat ada hal dalam dirinya yang nggak kamu sukai. Seperti kebiasaannya yang dandan lama atau sering ngaret pas diajak pergi. Percaya deh, jangan pernah memendam masalah. Sebab masalah malah akan menumpuk dan bisa meledak kapan saja. Bersikap terbuka, sama dengan menghindari potensi terjadinya penumpukan masalah dalam pikiran. So, terbukalah!

5. Jangan bohong, jujurlah tentang hal apapun.

Kalau Wovger pengen punya hubungan yang sehat dan baik-baik aja, kejujuran adalah kunci utama yang harus dipegang. Jangan pernah sekalipun berbohong dan menutupi hal-hal kecil dari pasangan. Bila doi memang benar-benar sayang, pasti nggak akan keberatan menerima kenyataan apapun dong. Kayak nggak sengaja ketemu mantan, misalnya.

Sejauh ini sih yang sering bohong mungkin cowok. Tapi bukan berarti cewek nggak pernah bohong loh. Cuma, kalau cewek lebih rapi aja caranya. Ini yang senyam-senyum pasti lagi ngangguk-angguk sambil bilang:

“Iya… iya… bener… bener…”

Begini, untuk kasus yang sama, antara cewek dan cowok itu susah loh, biar bisa dapet tanggapan sama. Contoh: ketemu mantan, misalnya.

Ketika cewek cerita:

“Aku tadi nggak sengaja ketemu mantan aku loh.”

Kebanyakan cowok bakal jawab:

“Oh…”

Kemudian biasa aja. Girls, cowok itu begitu, karena mereka percaya kalau sekarang kamu bersamanya dan hatimu hanya untuknya. Bagi cowok, ketemu mantan itu nggak apa-apa banget. Maksudnya, kalau ketemunya nggak sengaja loh. Jadi itu nggak akan mengganggu pikiran mereka.

Coba, kalau kasusnya dibalik. Cowok cerita:

“Aku tadi nggak sengaja ketemu mantan aku loh.”

Tebak, apa jawaban yang akan muncul dari mulut kebanyakan cewek?

Kira-kira diawali:

“OH, JADI KAMU …”

“OH, BAGUS YA! SEKARANG KAMU …”

Dan beragam jawaban lainnya yang tentunya pakai caps lock.

Itu semua, mau nggak mau melatih cowok kalau di lain waktu mereka mendapati hal yang berpotensi memicu keributan, padahal itu jelas-jelas nggak salah dan nggak selingkuh, atau bahkan itu hal baik sekalipun, maka kebanyakan cowok akan lebih memilih untuk memendamnya. Atau kalau ternyata kamu bertanya, maka jangan heran jika jawabannya bohong.

So, girls, please, bantu para cowok biar nggak kebanyakan dosa.

6. Bangunlah kepercayaan sejak awal.

Walau doi adalah pujaan hati, kalian nggak mungkin terus-terusan bareng kan? Masa iya, kemana-mana bareng. Berangkat kuliah, bareng. Nongkrong sama temen-temen, bareng. Buang hajat mau bareng juga?

Karena Wovger nggak punya mata berlebih untuk mengawasi segala kegiatannya, maka cara paling yo’i yang bisa Wovgo rekomendasikan ialah membangun kepercayaan sejak awal. Tumbuhkan rasa percaya di benak kamu dan pasangan, bahwa meski lagi nggak bersama, kalian akan tetap menjaga hal-hal yang telah disepakati sebelumnya.

Percaya dan positive thinking!

7. Jika bertengkar, jangan pernah kelewat batas!

Banting pintu, banting gelas atau banting piring itu bukan cara yang keren untuk menyelesaikan masalah.

Kalau banting tulang malah nggak apa-apa.

Marah itu manusiawi. Hal yang nggak bisa ditolak kehadirannya. Sama seperti bahagia, menangis, terharu, tertawa, sedih, dan lain sebagainya. Tuhan telah menginstal semuanya sepaket dalam diri manusia.

Jadi sebaiknya, apapun yang sedang Wovger rasakan, terutama marah, jangan sampai kelewat batas. Jangan berlebihan. Bukankah apapun yang berlebihan itu endingnya bakal nggak baik?

8. Jangan pernah saling membentak dan berteriak.

Percaya deh, bertengkar dengan teriakan itu nggak akan pernah menyelesaikan masalah. Yang ada malah justru makin memperburuk suasana. Saat saling lempar argumen dengan emosi, justru hal-hal yang sebenarnya sepele bisa jadi besar. Atur diri sendiri untuk jangan sampai membentak pasangan. Tapi bila doi yang membentak, tetaplah bicara dengan nada normal. Percayalah, lambat laun ia akan sadar bahwa membentak bukan cara yang baik untuk menyelesaikan masalah. Jadilah orang yang lebih dulu meneladankan.

9. Masalah yang sudah berlalu jangan diungkit lagi.

Buatlah janji dengan pasangan untuk melupakan masalah yang sudah berlalu. Usahakan jangan sampai mengungkit pertengkaran atau kesalahan yang justru bisa memicu peperangan. Lupakan dan saling memaafkan. Anggap pertengkaran yang sudah berlalu itu sebagai bentuk pembelajaran di masa mendatang.

Ingat, setiap orang memiliki masa lalu. Masamu dengannya ialah masa kini, yakni masa yang siap membaikkan diri mulai dari hari ini, untuk menyongsong hari esok yang baik dan semakin baik lagi.

10. Jangan memposting hal-hal yang tak perlu di media sosial tentang hubungan kalian.

Pasangan yang selalu memposting masalah ke media sosial cenderung merasa tidak mampu dalam menyelesaikan masalah itu secara individu. Saran Wovgo, hindari itu! Selesaikanlah masalah secara dewasa. Kamu nggak lagi berantem sama akun media sosial loh, atau kalau di twitter istilahnya: twitwar.

Paling nggak enak itu kalau kamu marah-marah di media sosial, tapi doi sama sekali nggak ngecek TL kamu. Wah, satu arah dong jadinya. Paling nggak enak lagi, udah doi nggak ngecek, ditambah ada yang bales. Itu pun akun bot:

“Hey Kak @Wovger jangan lupa follow akun @Baju_Keren dong. Ada baju-baju lucuk loh.”

Duh, nasib… nasib…

Daripada gitu, kan mending duduk bareng dan menyelesaikan masalahnya dengan kepala dingin.

Jadi gimana, siap mempraktekkan cara-cara di atas biar hubungan kamu dengan doi makin langgeng?

Selamat mencoba ya!