Jika kelakuan ini sudah ada dalam diri, maka kamu layak disukai siapapun!

anak muda

Manusia adalah makhluk sosial, kamu nggak akan bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Itu kenapa kita harus pandai untuk begaul. Diberikan mata untuk melihat kondisi sekitar.

Diberikan telinga untuk menangkap setiap omongan orang, mana yang bisa didengar dan mana yang perlu diabaikan.

Serta diberikan mulut untuk mengemukakan pendapat tentang kebenaran bukan sebagai pengkritik semata.

Terlihat mudah memang, tapi lagi-lagi yang namanya manusia nggak luput dari kesalahan. Sering kali berperilaku tidak sesuai yang berdampak pada respon jelek dari orang lain terhadap diri sendiri.

Jika ini sudah terjadi maka kembalikan pada dirimu apa yang perlu dibenahi agar teman-teman nggak mudah menjauh bahkan bisa menarik teman baru lebih banyak.

1. Perhatikan penampilan kamu.

Diberi mata, untuk melihat sekitar sampai lupa memperhatikan penampilan. Ups..ini juga hal yang nggak sinkron untuk kamu.

Agar menjadi pusat perhatian, setidaknya poles sedikit penampilan kamu agar terlihat lebih mentereng. Perubahan penampilan nggak harus berlebihan, kamu cukup berganti gaya dari yang sebelumnya.

Kemudian lihatlah respon orang-orang sekitarmu, orang akan cenderung respect pada orang lain ketika penampilan mereka makin rapi.

2. Keep calm and smile

Wovger, jadilah pribadi yang tenang dan ramah lingkungan agar menjadi orang yang disukai.

Tebar senyum dimana-mana, itu bisa jadi magnet yang besar dalam pergaulan. Hindari adegan ‘asal njeplak’ saat berbicara. Itu bikin orang-orang sekitarmu merasa risih.

Jika ada unek-unek yang ingin disampaikan, sampaikan secara kalem dikondisi yang menyenangkan. Agar sama-sama berkepala dingin.

Tetap tenang dan filter setiap ucapan dengan baik. Jika itu tidak perlu disampaikan maka kamu cukup diam dan mendengarkan. Bukankah diam adalah emas?

Dengan tetap tenang dan tersenyum ramah, kamu berhasil memberikan contoh yang baik bagi banyak orang.

3. Orang akan mendekat jika kamu menjadi orang yang sabar diimbuhi humoris.

Lihat deh, tanpa perlu penjelasan kamu udah bisa memilih, antara orang yang suka emosian sama orang yang suka guyonan. Kamu sendiripun lebih mau memilih berteman dengan orang yang suka guyonan kan? Berkaca dari hal itu, kamu bisa meniru dengan menjadi orang yang sabar.

Kebanyakan orang akan memilih mendekat dengan orang-orang yang sabar dan punya sense humor yang tinggi tapi bukan berarti orang itu nggak bisa diajak serius.

Pada dasarnya orang yang sabar itu pengamat yang baik, Dia menyimpan segudang solusi untuk masalahnya tapi dia juga menyerahkan masalah kepada waktu.

4. Jadilah sosok yang open minded untuk semua kalangan.

Jadi orang yang open minded bukan perkara mudah, karena kamu dituntut untuk selalu update setiap saat dan berfikir positif ditengah-tengah hal yang nggak kamu sukai.

Tapi bukan berarti kamu nggak bisa terbuka untuk segala perubahan. Kamu cukup mikir yang positif-positif aja, hal ini berlaku juga untuk lingkungan sosial kamu.

Open minded artinya kamu dilarang untuk melakukan diskriminasi, belajar untuk menghargai perbedaan dan kesenjangan. Belajar untuk tak membedakan kasta sosial dan bersahabat dengan berbagai kalangan.

Manfaat menjadi orang yang berpikiran terbuka adalah punya seabrek teman dari berbagai latar belakang yang bisa nambah pengalaman dan relasi.

5. Ajak teman untuk melakukan kebaikan.

Meski kamu pernah melewati masa suram yang nggak karuan dalam kehidupan. Sekaranglah saatnya kamu merubah keadaan.

Kata Pak Mario Teguh, jadilah pribadi yang baik hatinya, cerdas pikirannnya dan sehat raganya.

Walaupun nggak instan tapi kamu udah ada niatan untuk merubah perilakumu.

Berikan contoh kebaikan untuk teman-teman kamu, ajak mereka untuk berbuat yang positif juga. Niscaya teman yang pernah menjauhimu akan tersentuh hatinya dan  dekat kembali padamu.

6. Pendengar yang baik banyak di cari orang.

Nggak sewajarnya dalam hidupmu minta didengar terus, orang lain juga perlu merasakan hal yang sama.

Orang akan menyukaimu ketika kamu menjadi pendengar yang baik. Menjadi sampah bagi yang suka curhat.

Manfaatkan peluang menjadi tong sampah. Memang akan membosankan, mendengar keluh kesah orang, tapi itu bisa jadi pengalaman berharga untuk mengambil hikmah dari setiap kisah yang terlontar dari mulut si tukang curhat.

7. Belajar untuk tidak bermulut ember.

Kepercayaan orang lain jangan suka dipatahkan. Hanya karena kamu nggak ada bahan obrolan, kamu dengan udah kayak ember bocor ngomongin aib orang kesana kemari.

Emangnya nggak ada obrolan lain selain menggosip?

Gimana mau dapat teman banyak kalo kamu nggak pandai jaga rahasia.

Wovger-kan udah pada gede, untuk menambah kesan dewasanya itu jagalah mulut, karena mulut adalah harimaumu. Bisa berdampak kamu akan dijauhi loh.

****

Nah, jika kelakuan ini sudah ada dalam diri, maka kamu layak disukai siapapun!