Hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk menjadi pahlawan tanpa harus terjun ke medan perang

marvel

Hai Wovger!

Sudah berpuluh-puluh tahun Indonesia merdeka tapi negara ini seolah tak ada habisnya dari berbagai persoalan. Persoalan tersebut mendarah mendaging di semua lini. Ekonomi iya, sosial iya, moral pun iya.

Wovgo tahu kadang Wovger merasa frustasi sama ke-carut-marut-an negeri ini. Wovger ingin banget melakukan sesuatu tapi nggak tahu caranya atau merasa terlalu kecil untuk Indonesia yang besar. Sadarkah kalau Wovger bisa menjadi pahlawan untuk Indonesia?

Iya, Wovgo nggak bercanda, jadilah pahlawan untuk Indonesia. Untuk menjadi pahlawan, nggak perlu menunggu masa perang tiba. Untuk menjadi pahlawan, nggak harus punya profesi mentereng seperti tentara dan pemadam kebakaran.

Dengarkan nasihat ini lalu praktikkan.

1. Jadilah pahlawan dengan rutin donor darah.

Donor Darah

Foto : intisari-online.com

Seberapa seringkah Wovger donor darah? Cukup sering? Jarang-jarang? Atau belum pernah sama sekali? Wah rugi kalau belum pernah.

Dengan rutin donor darah, Wovger bisa menjadi pahlawan bagi orang lain secara langsung. Beberapa tetes darah dari tubuh bisa menyelamatkan nyawa manusia. Dan itu artinya Wovger berhasil menyelamatkan kehidupan seseorang.

Ada lagi efek samping donor darah. Dapat jajan gratis dari PMI dan tubuh semakin sehat.

2. Jadilah pahlawan dengan menyayangi binatang, sebisa mungkin tidak membunuhnya.

Tidak Membunuh Binatang

Foto : lethow.com

Meskipun memiliki sikap berani terhadap apapun, pahlawan tidak lantas berani terhadap binatang. Mereka menyayangi binatang sama seperti makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu, kita bisa juga menjadi pahlawan dengan cara tidak membunuh binatang.

Eh aku nggak mbunuh binatang kok.

Ah yakin? Siapa bilang?

Kadang-kadang kita tidak sadar telah membunuh makhluk-makhluk kecil tidak bersalah seperti serangga. Semut, nyamuk, kutu, dan serangga-serangga lainnya yang sering menjadi korban kita.

Oh iya ya, eh tapi bolehlah mematikan mereka. Mereka ganggu banget sih.

Sebenarnya mereka nggak mengganggu. Manusianyalah yang merasa terganggu. Jika merasa sangat terganggu, Wovger bisa menjauh dari mereka. Bukan lantas mematikannya. Kalau sama yang kecil saja nggak peka terus gimana mau ngurusin hal yang besar?

3. Jadilah pahlawan dengan memberikan tempat duduk pada orang yang lebih tua, ibu hamil, atau anak-anak.

Memberi Tempat Duduk

Foto : hello-pet.com

Memberikan tempat duduk bagi mereka yang membutuhkan ketika sedang di tempat umum atau di dalam bus termasuk sikap pahlawan. Wovger telah berhasil keluar dari zona nyaman untuk menyelematkan orang lain. Ciptakan kesempatan untuk selalu membantu orang lain dimanapun tempatnya.

4. Jadilah pahlawan dengan tidak ikut-ikutan menyebar berita fitnah di media sosial.

Tidak Menyebar Fitnah di Sosial Media

Foto : news.softpedia.com

Kecanggihan teknologi memberikan akses yang tak terbatas pada informasi. Seluk-beluk pemerintahan bisa dipantau dengan jelas. Kabar baik dan kabar buruk bisa secepat kilat tersebar di seluruh nusantara.

Sisi negatifnya, siapapun bisa menciptakan informasi. Perbedaan kabar benar dan kabar tidak benar semakin menipis. Sebagai generasi muda, kita hendaknya menyikapi hal ini dengan sikap seorang pahlawan.

Pahlawan tidak bertindak grusa-grusu. Perjuangan dan perlawanannya dilakukan dengan cermat. Informasi dikumpulkan sebanyak mungkin agar tidak terjadi kesalahan. Mereka meneliti informasi yang ada dengan cermat.

Nah, kalau kamu terbiasa membagikan informasi secara sembarangan di jejaring sosial, tandanya kamu belum memiliki sikap sebagai pahlawan.

5. Jadilah pahlawan dengan menggunakan produk-produk lokal untuk meneladani rasa nasionalisme mereka.

Kreatif

Foto : bandung.bisnis.com

Pahlawan memiliki rasa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi. Apalagi jika membahas perjuangan pahlawan di masa kemerdekaan. Mereka bersedia mengorbankan apapun yang dimiliki untuk merebut kemerdekaan Indonesia.

Untuk meneruskan perjuangan pahlawan, kamu bisa meneladani jiwa nasionalisme mereka. Caranya gunakanlah produk-produk Indonesia. Menggunakan produk-produk lokal berarti kamu telah meneruskan perjuangan para pahlawan.

6. Ingat! Pahlawan hanya membantu dalam hal kebaikan.

Membantu Dalam Hal Kebaikan

Foto : ifummi.wordpress.com

Meski ringan tangan, pahlawan nggak lantas membantu semua orang. Ia khusus membantu pada hal-hal yang membawa kebaikan saja. Sekiranya yang dibantu berujung pada keburukan, mereka tidak akan membantunya.

Tapi ingat!!!! Meski membantu,. memberi contekan pada teman ketika ujian itu sama sekali bukan tindakan pahlawan.

***

Indonesia memang sudah merdeka, tapi belum 100% “merdeka” dari banyak segi. Perjuangan para pahlawan masih belum selesai. Generasi kitalah yang sekarang memegang estafet untuk membuat Indonesia lebih merdeka. Indonesia masih membutuhkan banyak pahlawan hukum, ekonomi, politik, agama, dan pahlawan di bidang-bidang lain. Kalau bukan kita, siapa lagi? Mari, meneruskan perjuangan para pahlawan!