Hal yang akan kamu peroleh dengan menulis setiap hari

menulis

Banyak dari kita yang sudah diajari menulis sejak duduk di bangku SMA lewat tugas-tugas yang diberikan guru bahasa Indonesia, guru bahasa Inggris, atau guru Bahasa lainnya. Di masa itu, kita sudah diajari bagaimana menulis cerpen, menyampaikan opini, membuat artikel reportase, dan masih banyak lagi.

Tidak berhenti sampai di situ, ternyata ketika duduk di bangku kuliah kita dipaksa, mau tidak mau harus bisa menulis. Levelnya malah lebih berat karena hampir semua tulisan merupakan sesuatu yang ilmiah. Mulai dari esai 1-2 halaman, jawaban UTS dan UAS yang mengharuskan opini pribadi, makalah, dan SKRIPSI.

Selagi muda, nggak ada salahnya Wovger menanamkan kebiasaan menulis. Nggak usah banyak-banyak. Cukup 1 hari 1 halaman.

Kenapa?

Baca ini dulu deh biar Wovger semakin terdorong: keuntungan-keuntungan yang akan kamu dapatkan dengan rutin menulis.

Secara otomatis, kamu jadi banyak membaca. Itu artinya, pengetahuanmu juga bertambah.

membaca

Foto : blog.8share.com

Diawali dari manakah untuk bisa menulis? Langkah yang tepat untuk mengawali menulis adalah dengan banyak membaca. Kita tidak bisa menulis kalau tidak banyak membaca karena tidak banyak pengetahuan yang direkam di otak.

Seorang penulis bisa menulis karena ia banyak membaca. Membaca nggak harus melulu dari tulisan. Wovger bisa juga membaca lingkungan atau membaca peluang. Membaca lingkungan maksudnya mengamati lingkungan sekitar.

Sederhananya, untuk menulis tentang pohon, paling tidak harus tahu dulu seperti apa bentuk pohon. Daunnya yang hijau, batangnya yang coklat, buahnya yang banyak atau tidak berbuah sama sekali. Ada jomblo yang lagi berteduh di bawahnya atau tidak. Dan masih banyak lagi.

Tanpa bekal pengetahuan, menulis hanyalah angan-angan belaka.

Nggak perlu diragukan lagi, kosakatamu terus, terus, dan terus bertambah.

kosakata bertambah

Foto : youtube-trends.blogspot.com

Karena banyak membaca, kosakata yang dimiliki semakin semakin bertambah. Kembali lagi ke soal pohon, mungkin dulu Wovger belum pernah mendengar istilah monokotil dan dikotil. Taunya cuma tunas, daun, batang, tunas, daun, batang.

Eh ngomong-ngomong dikotil sama monokotil itu apa sih?

Tanyakan ke diri sendiri sudah berapa banyak hal yang Wovger baca. Kalau Wovger masih kesulitan menemukan ide tulisan tandanya Wovger harus lebih banyak membaca.

Pernah mengalami writer’s block? Dengan sering-sering menulis, writer block kamu akan hilang dengan sendirinya.

writer's block

Foto : www.whyimcray.com

Bacaan sudah siap, ide sudah ketemu, tulisan sudah setengah jalan, tapi kok tiba-tiba stuck di tengah-tengah ya. Duh gimana nih… Apa ganti ide tulisan aja ya. Tapi tanggung banget!

Pernah mengalami kejadian di atas? Selamat! Wovger sedang mengalami writer’s block. Itu tandanya proses Wovger untuk menjadi seorang penulis sedang berkembang. Mereka yang nggak menulis tidak akan pernah menghadapi writer’s block.

Writer’s block adalah keadaan di mana penulis tidak bisa menuangkan idenya menjadi tulisan, otak terasa berhenti berpikir dan hilanglah semua ide. Bagaimana cara mengatasinya? Ya dengan sering-sering menulis. Lama-kelamaan, nanti writer’s block ilang-ilang sendiri. Percaya deh.

Secara tidak langsung, menulis juga melatih kemampuanmu dalam berbicara.

berbicara

Foto : sehat.hasilakhir.com

Wovgo lagi suka banget sama pohon. Balik lagi ke contoh pohon di atas ya. Kosakata yang bertambah sebagian terekam dengan kuat di memori otak. Wovger jadi bisa cerita ke adik-adik tentang macam-macam pohon dan lebih nyambung kalau ngobrol tentang pohon sama orang lain.

Selain itu, kelancaran Wovger dalam berkomunikasi juga bertambah lho. Kalau writer’s block aja bisa hilang, pasti huruf e..e..e.. yang sering keluar ketika berkomunikasi dengan orang lain juga pasti bisa hilang.

Kecepatan kamu menulis semakin lama semakin bertambah.

Young funny man in glasses writing on typewriter

Foto : www.skipprichard.com

Tulis saja apa yang Wovger bisa, 1 halaman saja. Catat waktu yang Wovger perlukan ketika pertama kali menulis. Mungkin di awal-awal, membutuhkan waktu lebih dari 5 jam untuk menulis 1 halaman dengan segala macam distraksinya.

Kalau sudah berjalan beberapa lama misalnya 3 bulan, perhatikan waktu yang Wovger butuhkan untuk menulis sepanjang 1 halaman. Dulu bisa sampai menghabiskan 5 jam untuk menulis 1 halaman. Kalau sekarang mungkin hanya butuh waktu 30 menit untuk bisa memenuhi 1 halaman yang kosong.

Tuh kan banyak banget untungnya.

Pengetahuan nambah, kosakata nambah, writer’s block ilang, kemampuan bicara juga nambah, kecepatan menulis wus wus nya kayak badai.

Tanpa terasa perubahan-perubahan di atas akan Wovger alami. Tanpa disadari Wovger sudah menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya.

Wovgo menjamin semua keuntungan di atas akan Wovger dapatkan kalau rutin menulis setiap hari. Menulis terbukti nggak hanya melatih hard skill kamu tapi juga soft skill kamu. Sekali mendayung, 2-3 pulau terlampaui.