8 Ciri orang bermental kuat

bermental kuat Sumber Foto : Lifehack

Kekuatan sering diidentikkan dengan fisik manusia. Padahal nggak cuma fisik aja yang kuat. Mental juga bisa dijadikan ajang adu kuat.

Ciri-ciri orang yang fisiknya kuat terlihat dengan jelas. Ototnya gede, dadanya bidang, kepalannya tajam, hobinya olahraga. Sukanya ngangkatin orang yang lagi ngangkat barbel. Wah!

Nah kalau ciri-ciri orang yang mentalnya kuat? Bisakah Wovger menebaknya? Sebentar sebentar. Sebelum lanjut membaca, apa sih pengertian mental yang kuat?

Intinya, orang dengan mental yang kuat adalah orang yang tidak mudah tumbang ketika dihantam badai besar dalam kehidupannya. Berikut ini ciri-ciri orang bermental kuat.

1. Memiliki pendirian yang kuat. Mereka tidak mudah terpengaruh omongan orang lain.

Orang-orang bermental kuat memiliki prinsip yang tidak tergoyahkan. Mereka memegang teguh prinsip tersebut dan meyakininya. Tidak mudah membuat mereka keluar dari prinsipnya. Sebagai manusia bermental kuat, sudahkah Wovger menaati prinsip sendiri?

Prinsip sendiri pun tidak harus ribet. Wovger bisa memiliki prinsip sederhana seperti berkomitmen untuk tidak membuang sampah sembarangan.

2. Tidak iri pada kesuksesan orang lain.

Sifat iri yang dipendam dalam hati nggak baik untuk kesehatan jiwa loh. Bukan sikap yang baik menyikapi kesuksesan orang lain dengan iri hati. Sebaliknya, berbahagialah jika ada orang lain yang sukses. Karena itu artinya akan semakin banyak orang sukses yang berada di sekelilingmu.

Sebagai orang bermental sehat, Wovger pasti sadar dong bahwa kesuksesan adalah buah dari kerja keras. Alih-alih iri pada orang lain, mending memperbaiki diri aja sih. Bukankah setiap kita akan tiba masanya?

Masa kecil, masa dewasa, masa tua, masa berusaha, masa merasakan buah dari usaha dan masa-masa lainnya. Setiap manusia pasti akan kebagian. Ketimbang bertanya “Kapan aku akan sukses?” mending dari sekarang merintis sesuatu yang bisa bikin Wovger sukses di masa yang akan datang.

3. Mereka tidak banyak mengeluh.

Kamu tidak akan mendengar mereka stres karena beban kerja yang cukup berat. Malahan, kamu akan mendengar mereka cukup menikmati dengan beban kerja yang mereka miliki. Yuk hadap cermin. Sudah berapa keluhan kah hari ini yang terucap dari mulut kita?

Orang bermental kuat tak pernah meminta untuk diringankan bebannya. Tetapi, mereka justru meminta agar dikuatkan punggungnya, biar bisa nahan beban.

4. Mereka bisa menerima diri mereka apa adanya.

Kita sering banget bilang ke pasangan ‘aku mencintaimu apa adanya’. Tapi sudahkah kita mencintai diri sendiri apa adanya?

Sayangnya belum semua mencintai dan menerima diri mereka sendiri apa adanya. Ironisnya, kita tidak mungkin menerima orang lain apa adanya kalau kita saja tidak menerima diri sendiri apa adanya. Kan gitu?

Mau bukti kalau kita sendiri kadang nggak bisa menerima apa adanya kita? Tidak bisa berdamai dengan masa lalu, tidak bisa memaafkan kesalahan diri sendiri, tidak mengakui kelemahan diri sendiri adalah beberapa di antaranya.

5. Mereka tahu mereka tidak bisa menyenangkan semua orang.

Sebaik apapun yang kita lakukan, sebenar apapun yang kita berbuat, kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Ada saja yang nggak suka dengan tingkah laku kita.

Tanggapan kita sebagai orang yang bermental kuat, sebaiknya sih nggak usah diladenin. Menghabiskan waktu untuk diri sendiri lebih penting daripada ngurusin pendapat orang lain.

6. Mereka mengerti bahwa kadang hidup tidak selalu adil.

Ini penting banget untuk dipahami semua orang! Dunia sengaja diciptakan penuh ketidakadilan. Fungsinya agar manusia belajar. Dari kecil kita sudah biasa menyaksikan ketidakdilan. Mungkin ketidakadilan itu sendiri sedang terjadi pada kita.

Cara terbaik berdamai dengan ketidakdilan ialah memahami bahwa hidup tidak selalu adil. Layaknya senang-susah, gelap-terang, sedih-bahagia, berani-takut, ketidakadilan hadir sebagai penyeimbang keadilan.

Ketidakadilan hadir untuk memberi warna bagi kehidupan manusia. Jika dunia ini adil 100%, lalu darimana kita belajar tentang kebijaksanaan hidup?

7. Mereka fokus pada masa sekarang dan masa depan.

Cie yang masih keinget masa lalu. Si mantan aja udah nikah dan punya anak. Kamu masih aja mikirin dia.

Nggak ada gunanya membawa beban masa lalu. Ia tidak akan terjadi lagi. Masa lalu diciptakan untuk dijadikan pelajaran. Masa depan diciptakan agar kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Kalau Wovger merasa pernah disakiti oleh seseorang di masa lalu, segera maafkan dan lupakan. Bisa saja orang yang menyakiti Wovger malah nggak sadar sama sekali.

8. Mereka terus-terusan berpikir positif.

Prasangka negatif termasuk salah satu penyakit hati. Jika penyakit ini masih bercokol dalam hati seseorang, berdasarkan diagnosis dokter, berarti orang tersebut belum memiliki mental yang sehat.

Wovgo harap semua ciri-ciri di atas ada pada diri Wovger. Proses menuju mental yang sehat bukanlah hal yang mudah. Jalan satu-satunya dengan banyak berlatih. Kendalikan emosi, kendalikan perasaan, dan kendalikan pikiran. Semuanya harus berjalan bersamaan agar menjadi manusia yang sehat seutuhnya.

Wovger punya trik lain agar bisa menjadi pribadi yang bermental kuat? Share di kolom komentar dong.