Proses mencari kerja butuh masa tunggu yang nggak singkat. Isi waktu dengan melakukan hal-hal ini yuk, biar waktunya bermanfaat

Wisuda emang momen yang selalu ditunggu-tunggu, namun itu bukanlah akhir.

Setelah hubungan berakhir, — hubungan antara kampus dan mahasiswa maksudnya— bukan berarti berhenti untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi dong.

Justru ini saatnya untuk memasuki ‘the real jungle’, kalau kata orang-orang. Yakni meniti karir untuk memperbaiki kualitas hidup dan mengembangkan potensi.

Nggak semua yang habis lulus itu langsung dapat kerja. Pasti ada banyak lulusan-lulusan di luar sana yang udah berkali-kali memasukkan lamaran dan ditolak. Termasuk lamaran ke calon mertua. Pedih!

Saat proses mencari kerja, memasukkan lamaran, menunggu panggilan dan proses-proses lainnya, tentu ada waktu di mana kamu nganggur banget dong. Belum punya pekerjaan itu boleh, tapi kalau nggak punya kesibukan? Jangaaaaan.

Nah, makanya biar nggak ada yang ngeledekin:

“Udah nganggur, jomblo pula!”

Cobain kegiatan-kegiatan di bawah ini deh:

Bangun pagi. Lalu tanpa banyak alasan, olahragalah. Minimal seminggu tiga kali

foto: chadhowsefitness.com

foto: chadhowsefitness.com

Mumpung ada waktu luang alias sebagai pengangguran, maka manfaatkan waktu sebaik mungkin. Salah satunya, pandai-pandai menjaga kesehatan.

Olahraga minimal tiga kali seminggu bisa jadi solusi yang pas untuk menjaga kondisi tubuh sebelum kamu dilanda kesibukan dalam bekerja. Selain itu juga supaya kamu bisa lebih siap dalam menghadapi tes kesehatan dari perusahaan yang kamu lamar.

Kebiasaan buruk yang kamu habiskan selama masa kuliah seperti pola makan yang nggak teratur, begadang, nggak pernah olahraga dan lain-lain, segera dimusnahkan deh. Mumpung sekarang kamu masih di rumah, kos, kontrakan, rumah mantan, di manapun. Mulai kebiasaan baik dan menyehatkan dari sekarang ya. Sekarang banget pokoknya!

Coba jelajahi kota asalmu sebagai sarana hiburan agar pikiran lebih fresh

foto: alangalangku.wordpress.com

foto: alangalangku.wordpress.com

Mahasiswa perantau, saat pulang kampung, biasanya dia nggak tahu apa-apa soal perkembangan kotanya. Atau kalau tahu, pasti juga cuma sedikit-sedikit. Sejauh kabar yang ia dengar dan baca aja.

Menjelajahi kota asal bisa jadi sarana hiburan untuk mengisi kekosongan loh. Biar pikiran fresh. Kosongnya hati aja ada yang mengisi, masa kosongnya waktu enggak.

Habiskan waktu bersama orang-orang rumah

foto: www.abnehmen.net

foto: www.abnehmen.net

Ketika masih kuliah, pasti selain disibukkan dengan beragam kegiatan, kamu juga disibukkan dengan kegiatan organisasi. Kalau ikut!

Nah, kumpul bareng keluarga merupakan solusi yang oke loh. Bisa nonton film bareng secara marathon di rumah, atau jalan-jalan kemana gitu. Wovgo sengaja pilih kata ‘Keluarga’, bukan ‘Pasangan’ karena Wovgo tahu kamu jomblo. Jadi kalau ada yang ngeledekin:

“Udah nganggur, jomblo pula!”

Kamu bisa bales:

“Nggak apa-apa, yang penting sayang keluarga.”

Kadang, ngumpul bareng keluarga juga bisa jadi ajang sharing tentang apapun loh. Entah itu mengenai pekerjaan, jodoh, hingga nasib harga batu akik di tahun 2045 mendatang.

Walau kamu sekarang bergelar sarjana, bahkan ber-IPK 4,00 sekalipun, tetap tingkatkan skill pada bidang-bidang yang kamu minati

foto: www.adu.ac.ae

foto: www.adu.ac.ae

Ingat, yang dibutuhkan perusahaan itu bukan cuma nilai A di semua mata kuliah. Tapi skill non-akademis juga jadi bahan pertimbangan.

Ada banyak kemampuan yang bisa kamu upgrade selama masa pengangguran seperti belajar nyetir mobil, les bahasa inggris, belajar corel draw, photo shop, bahasa mandarin, coding, public speaking, fotografi, menulis dan lain-lain. Siapa tahu itu akan jadi nilai plus dari perusahaan, yang memungkinkan kamu untuk dipilih.

*dipilih-dipilih*

Sembari menunggu panggilan interview, kenapa nggak coba bikin bisnis sendiri?

foto: entrepreneurmuslim.com

foto: entrepreneurmuslim.com

Rejeki asalnya bisa dari mana aja. Bisa bekerja di perusahaan, berwirausaha, bahkan menunggu panggilan interview pun bisa jadi rejeki. Bukan. Maksudnya bukan kamu jadi penjual stopmap di depan calon-calon karyawan yang lagi mau interview.

Maksud Wovgo adalah, sembari menunggu kabar interview dari perusahaan, kamu bisa buka usaha apapun. Baik secara online maupun offline.

Bergabung dengan banyak komunitas bisa menambah link untuk mendapatkan pekerjaan

foto: healthykidshealthycommunities.org

foto: healthykidshealthycommunities.org

Gunakan waktu luangmu yang terlalu banyak itu untuk bergabung ke berbagai komunitas yang Wovger minati.

Hal itu bisa sejalan dengan hobimu kok. Misalnya, Wovger suka stand up comedy. Nah, bisa banget itu, gabung dengan komunitas-komunitas stand up comedy di sekitar tempat kamu. Suka bikin video? Coba gabung dengan komunitas youtuber atau video maker.

Bergabung dengan gerakan sosial juga bisa menambah pengalaman loh. Intinya, perluas relasi. Berkaryalah sesuai dengan hobimu. Karena kita nggak pernah tahu, rejeki akan datang lewat jalan yang mana.

Tahap awal, tambah pengalaman dengan bekerja part time tanpa melihat gaji

foto: middleearthnj.wordpress.com

foto: middleearthnj.wordpress.com

Wovgo paham, betapa pikiran idealis sedang bergulat dalam hati dan kepalamu. Kamu ingin bekerja di perusahaan besar dengan gaji yang pantas. Mengingat kuliah selama 4 tahun itu nggak murah, dan perjuangan untuk keluar juga susah.

Tapi sekali lagi coba pikirkan baik-baik, jangan pernah kamu menjadi orang yang pilih-pilih dalam pekerjaan.

Menjadi orang sukses harus dimulai dari hal-hal kecil dan semua itu butuh kumpulan pengalaman yang nantinya akan menjadi besar.

Jadi mulai sekarang, lakukan beberapa tahapan untuk menjadi orang sukes. Jangan permasalahkan bekerja sebagai freelancer atau outsourcing sekalipun. Yakinlah, pasti dibalik itu semua akan ada pengalaman yang tak terlupakan. Pengalaman yang nggak kamu sangka-sangka, dan ternyata terpakai di masa depan.