Sebelum meyakinkan investor, patuhi aturan ini demi mencapai kesepakatan!

Hal yang cukup membuat orang-orang bingung dalam membangun sebuah Start Up adalah DANA. Banyak orang yang akhirnya terhenti memulai mimpi membangun Start Up hanya gara-gara terkendala Modal. Apakah Wovger ada yang mengalami hal serupa?

Tapi sebenarnya masalah ini bisa diatasi jika Wovger benar-benar memiliki konsep Start Up yang baik, perencanaan matang, dan tentu saja kemampuan untuk menjalankan bisnis Start Up itu nantinya. Jika Wovger tidak memiliki cukup dana untuk membangun itu, carilah investor yang siap membantu pendanaan tersebut.

Dalam proses mencari investor ini, Wovger sudah harus memiliki perencanaan keuangan yang tepat. Selain itu juga harus paham betul berapa banyak modal yang diperlukan untuk membangun perusahaan Start Up tersebut dan bagaimana mengoperasikan bisnis ini dengan uang yang tersisa. Berkaitan dengan hal inilah Wovger harus memiliki rencana bisnis yang kuat.

Nah, di sini Wovgo akan memberikan beberapa tips yang bisa Wovger ikuti untuk bisa membuat kesepakatan dengan investor.

Tunjukan kepercayaan pada investor. Selain itu, tunjukan pula seberapa bergairahnya Wovger untuk bisa menjalankan bisnis ini

foto: linkedin.com

foto: linkedin.com

Ketika Wovger ingin meminta pendanaan kepada Investor, jangan pernah menunjukkan kelemahan atau tanda-tanda keputusasaan. Investor ingin mempercayakan uang mereka kepada seseorang yang terlihat mampu menjalankan bisnis dengan baik, karena mereka berharap akan mendapatkan keuntungan dari apa yang diinvestasikan. Jika Wovger sebagai pelaku usahanya saja sudah putus asa, bagaimana mungkin Investor mau mempercayakan uang mereka?

Tunjukan juga seberapa besar passion yang Wovger miliki untuk membangun bisnis ini. Investor sangat menyukai orang-orang yang memiliki gairah, karena dari situlah tercermin bahwa orang yang mereka percayakan akan bertanggung jawab atas uang yang diinvestasikan.

Selain itu, hal yang sangatlah wajib, Wovger harus benar-benar bisa menunjukan kepercayaan investor ini dan menjaga kepercayaan itu. Sejak di pertemuan awal, jangan buai para investor ini dengan janji. Tunjukan semuanya dengan data dan sistem yang jelas.

Bawa dokumen investasi saat melakukan pertemuan dengan investor. Tunjukkan seberapa berkomitmennya Wovger dalam menjalin kerjasama ini

foto: fortresslearning.com.au

foto: fortresslearning.com.au

Para investor sangat ingin mengetahui bisnis yang Wovger rancang ini dari kulit sampai isi. Para investor tidak ingin mempercayakan uang mereka kepada sebuah perusahaan fiktif. Di sinilah Wovger harus mempersiapkan semuanya dalam sebuah dokumen yang bisa dimengerti oleh investor. Data yang mungkin terlihat klise, sangat dibutuhkan dalam hal ini. Karena investor ingin melihat seberapa serius dan berkomitmennya Wovger dalam menjalin kerjasama. Investor tidak ingin berinvestasi pada sebuah perusahaan yang menutup-nutupi sesuatu.

Tunjukkan bahwa Wovger memang benar-benar ingin menjalin kerjasama yang baik dengan investor. Dan yakinkan bahwa investor ini mempercayakan uang mereka kepada orang yang tepat, yakni orang-orang yang memang tahu cara menjalankan bisnis.

Dalam menjalankan bisnis ini, usahakan kalian tetap memegang saham pengendali. Memiliki saham minoritas sangat riskan untuk dihapus dari kepemilikan usaha

foto: atconcordia.areavoices.com

foto: atconcordia.areavoices.com

Jika tidak memiliki kepemilikan mayoritas, maka Wovger adalah pemegang saham minoritas. Itu berarti rentan untuk dihapus dari perusahaan yang Wovger bangun sendiri. Tentu jika para pemilik saham mayoritas memberikan suara untuk itu. Selain itu, setiap keputusan atau saran yang Wovger buat dapat dibatalkan atau diabaikan.

Meskipun menjadi mitra dengan investor, tentu saja Wovger tidak ingin menjadi bawahan mereka. Maka dari itu, penting sekali untuk tetap memegang saham pengendali.

Bangun jaringan yang baik. Jangan remehkan hubungan baik yang kalian bangun dengan orang lain

foto: forbes.com

foto: forbes.com

Ketika menjalankan Start Up, mungkin Wovger akan lebih banyak mengalokasikan seluruh waktu dan tenaga untuk memikirkan bisnis. Kadang membangun network malah jadi prioritas ke sekian. Tapi jangan salah, jaringan yang baik sangat membantu dalam membangun bisnis loh. Wovger harus bisa mengalokasikan waktu untuk pergi ke ajang startup dan bertemu orang banyak. Di sinilah Wovger bisa bertemu sesama pengusaha lain dan calon investor.

Jangan ragu dan malu untuk berkenalan serta membangun jaringan. Jaringan yang baik akan membawa Wovger bisa lebih mudah dalam mencapai kesepakatan dengan investor. Para investor, sebelum melakukan kesepakatan, tentu saja akan melihat riwayat Wovger. Bagaimana nama baik Wovger dikalangan kumpulan pengusaha lain, dan riwayat-riwayat lainnya. Jika Wovger memiliki jaringan yang baik, tentu saja para investor ini akan dengan mudah mempercayakan uang mereka, bukan?

Bangun team eksekutif yang berkompeten. Yakinkan para investor bahwa bisnis tempat dia berinvestasi dikerjakan oleh orang yang benar-benar mampu

foto: talentedladiesclub.com

foto: talentedladiesclub.com

Investor tentu saja tidak mau menginvestasikan dana mereka pada orang yang tidak berkompeten. Memiliki tim yang kuat akan memuluskan bisnis Start Up ini kepada investor. Karena biasanya investor ini, sebelum berinvestasi, mereka akan mengevaluasi perusahaan dan akan melihat tim yang dibangun. Jika Wovger mempekerjakan eksekutif yang terbukti kompeten, para investor ini akan lebih setuju untuk berinvestasi.

***

Inilah beberapa hal yang bisa Wovger ikuti untuk bisa mencapai kesepakatan bisnis dengan para investor. Terus semangat mengerjakan passion Wovger dalam berbisnis ya. Jangan biarkan ada halangan yang membuat kalian kemudian berhenti mengerjar mimpi, apalagi hal itu cuma karena dana. Tenang saja, semua pasti ada jalan keluarnya. Kalau belum ada jalan keluarnya, cobalah bikin pintu.

Wovger punya tips lain dalam menggaet investor? Syukur-syukur berdasarkan pengalaman nyata di lapangan. Share di kolom komentar dong.