Meski hanya menggunakan smartphone, tapi trik fotografi ini bisa bikin hasil foto kamu makin ciamik

ambil foto via smartphone Sumber Foto : www.devstrend.com

Pertumbuhan social media di Indonesia termasuk yang paling cepat. Setiap orang paling tidak memiliki 3-4 akun social media. Kecenderungan mereka dalam berbagi juga mulai berubah. Para penggunanya kini nggak cuma berbagi tulisan, mereka juga berbagi foto dan video.

Di artikel ini Wovgo nggak menyinggung tentang video. Wovgo mau membahas tentang bagaimana menghasilkan foto yang bagus. Siapa bilang smartphone yang kita gunakan tidak bisa menghasilkan gambar sekelas gambar fotografer? Wovger harus kuasai tips-tips ini kalau mau foto hasil jepretanmu lebih ciamik!

1. Sebelum mulai menjepret gambar, kenali terlebih dahulu fitur-fitur kameramu.

Pengaturan kamera yang ada di handphone umumnya sudah berada pada mode Auto. Mode Auto maksudnya kamera secara otomatis dapat membaca objek yang difoto. Setelah itu semua pengaturannya juga terjadi secara otomatis.

Yuk keluar dari zona nyaman a.k.a keluar dari mode Auto. Kenali berbagai macam efek dan fitur yang terdapat di kameramu. Misalnya ISO, resolusi, burst, dan lain sebagainya. Sambil sesekali utak-utik seperti apa hasil jepretan dari masing-masing fitur.

2. Jangan pernah gunakan ‘zoom’ ketika mengambil gambar.

Semua kamera memang dilengkapi dengan fitur zoom. Tapi fitur ini sebaiknya tidak digunakan. Zoom dari kamera handphone memiliki hasil yang kurang memuaskan. Alternatifnya, kamu bisa mengambil gambar tanpa zoom setelah itu lakukan crop pada gambar tersebut.

3. Mini tripod untuk smartphone bisa jadi alat pendukung untuk mengambil gambar.

Gambar yang dihasilkan smartphone blur karena kamera yang tidak stabil saat menjepret. Fokus kamera jadi hilang jika kita tidak seimbang saat memegangnya. Untuk mengurangi kejadian seperti ini, Wovger bisa menggunakan mini tripod supaya kamera lebih stabil.

4. Percantik dengan aplikasi kamera pihak ketiga.

Kurang puas sama aplikasi kamera bawaan dari smartphone? Wovger bisa mengunduh aplikasi kamera di Playstore yang disediakan oleh pihak ketiga. Kamera bawaan smartphone biasanya memiliki fitur yang terbatas. Sebaliknya, kamera dari pihak ketiga punya fitur lebih banyak. Ada baiknya sebelum mengunduh, kamu sudah tahu review-nya jadi nggak asal unduh.

5. Selalu ambil foto di tempat yang cukup cahaya.

Salah satu masalah terbesar ketika mengambil gambar adalah ketersediaan cahaya. Biasanya ruangan indoor memiliki cahaya lebih sedikit dibanding outdoor. Tips sederhana untuk mengambil foto di ruang tertutup adalah dengan mendekatkan objek di dekat sumber cahaya, jendela atau pintu misalnya.

Kenali juga dari mana datangnya cahaya dan posisi yang bagaimana yang tidak membelakangi cahaya hingga tidak menimbulkan bayangan.

6. Kamera smartphone lebih cocok untuk fotografi makro.

Meski bisa menghasilkan gambar bak kamera DSLR, kamera smartphone tetap mempunyai batasan. Misalnya, menghasilkan efek blur pada background. Tips yang bisa kamu coba adalah dengan mengambil gambar layaknya seorang fotografer makro.

Fotografi makro adalag fotografi untuk mengambil objek berupa benda-benda kecil. Nggak perlu lensa yang bagus untuk mengambil gambar dari smarthponemu. Cukup dekatkan kamera pada objek dan voila, jadi deh.

7. Sebisa mungkin gunakan cahaya alami dan hindari cahaya flash. Kamu bisa memainkan resolusi dan ISO sebagai gantinya.

Jangan gunakan flash apapun keadannya kecuali kalo kepepet banget. Cahaya yang ditimbulkan dari flash di kamera sifatnya terlalu kasar, jarang banget bikin gambar lebih cantik. Alternatifnya, kamu bisa mengatur ISO dan resolusi di level maksimal sehingga menghasilkan cahaya yang lebih cerah. Ngomong-ngomong, resolusi sama ISO itu apa sih? Giliran kamu yang cari tahu! Pastinya bukan ISO daging sapi!

8. Tetap jaga kebersihan lensa.

Lensa adalah jendela kamera. Kamu mengambil gambar melalui lensa kamera. Tanpa lensa, nggak mungkin objek yang ingin kamu abadikan bisa terekam sendiri ke dalam handphone. Oleh karena itu kebersihannya harus selalu dijaga. Bersihkan lensa dari debu dan bekas sidik jari dengan mengusapkan-usapkan tisu dengan lembut.

9. Kenali aturan Rule of Thirds.

Aturan ini sangat terkenal di dunia pengambilan gambar. Gambar yang kita ambil biasanya berbentuk segiempat atau persegi panjang. Bayangkan gambar tersebut terbagi menjadi 9 kotak yang dibagi oleh 2 garis vertikal dan 2 garis horizontal. Tempatkan objek di titik dimana garis-garis tersebut saling memotong.

Untuk bisa menerapkan Rule of Thirds, kamu bisa membayangkannya atau menggunakan bantuan fitur ‘grid’ yang ada di smartphone-mu.

***

Yak, sudah cukup teorinya. Sekarang saatnya kamu praktik di lapangan untuk mengabadikan gambar-gambar yang berada di sekitarmu. Boleh dong Wovgo lihat hasil jepretanmu. Upload di kolom komentar ya supaya Wovgo bisa lihat.