Jangan takut kulit gosong setelah mendaki. Tips perawatan kulit ini akan membantu banget!

mendaki Sumber Foto : www.jalanpendaki.com

Mendaki gunung sudah menjadi salah satu tren traveling di kalangan anak muda. Katanya sih, belum keren kalau belum mendaki gunung. Katanya lho, katanya. Bukan faktanya. Pendapat itu ada benarnya. Setidaknya kamu harus mencoba mendaki gunung satu kali seumur hidup.

Pemandangan yang indah, lepas dari hiruk-pikuk manusia, tubuh yang sehat dan bugar, udara yang bersih adalah imbalan yang akan kamu dapatkan setelah berlelah-lelah menapaki batu demi batu. Kecuali kalau kamu sampai ke gunung dengan cara menaiki helikopter.

Tapi, ada sedikit nggak enaknya juga lho saat Wovger memutuskan untuk mendaki gunung. Efeknya terasa banget di kulit. Kulit yang tadinya mulus dan halus menjadi sangat kering ketika di atas. Maklum, udara dingin, debu, tanah, dan sinar matahari bercampur jadi satu. Supaya bisa mulus seperti semula, kamu bisa melakukan hal-hal dibawah ini setelah mendaki gunung.

1. Mandi dengan air dingin.

Setelah berhari-hari bergumul dengan pasir, debu, dan keringat, maka sesampainya di rumah Wovger harus mandi menggunakan air dingin. Air dingin dapat memberikan kesegaran bagi tubuh. Mandi menggunakan air dingin bisa mengembalikan mood, melancarkan peredaran darah, dan mencerahkan kulit.

masker wajah alami

Foto : inkesehatan.blogspot.com

2. Segarkan kembali kulit wajah dengan masker alami.

Kulit wajahmu mengandung bermacam-macam bakteri yang bercampur menjadi satu. Saat bercermin setelah pulang dari gunung, wajah akan tampak kusam dan tak terawat. Untuk mengembalikan kecerahannya, Wovger bisa memakaikan masker dari bahan-bahan alami.

Beberapa bahan yang bisa digunakan misalnya telur, timun, madu, dan jeruk. Gunakan setidaknya beberapa kali setelah pendakian. Ingat ya, pakai di muka. Jangan malah dimakan. Nanti bisa kenyang.

3. Pulihkan kebugaran tubuh dengan banyak minum air putih.

minum air putih

Foto : waspada.co.id

Saat pendakian, banyak cairan tubuh yang hilang. Asupan gizi yang masuk ke tubuh pun tidak banyak. Rata-rata hanya membawa bekal mie, roti, kopi, dan air mineral. Itupun tidak banyak jumlahnya. Padahal meski mendaki, asupan gizi harus tetap dijaga lho.

Supaya tubuh kembali bugar, banyak-banyaklah minum air putih. Mungkin kalau besok naik gunung lagi, perlu menyediakan satu tas khusus untuk wadah galon. Banyak minum air putih itu bisa mengembalikan kesegaran kulit lho. Nggak mau kan, punya kulit kusam dan keriput?

4. Konsumsi sayur dan jus buah juga perlu ditambah agar badan nggak loyo.

Sarapan jus buah

Foto : eatangelos.com

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, asupan gizi saat mendaki gunung cukup kurang. Tidak banyak pendaki yang benar-benar mempersiapkan bekal yang memenuhi syarat 4 sehat 5 sempurna.

Gizi yang masuk cuma karbohidrat dan lemak. Gizi yang lain seperti protein dan vitamin bisa dikatakan tidak ada yang masuk sama sekali. Maka dari itu, perbanyak minum jus buah agar fungsi organ di dalam tubuh kembali normal. Banyak-banyak juga konsumsi sayur, terutama sayuran hijau.

5. Atasi sel kulit mati dengan luluran sehabis mendaki gunung.

luluran

Foto : www.budokter.com

Ketika mendaki, kulit menjadi kering dan banyak sel kulit mati yang mengelupas. Atasi permasalahan ini dengan memakai lulur setelah mendaki. Kalau Wovger malas luluran sendiri, solusinya bisa pergi ke salon biar sekalian mendapatkan massage untuk menghilangkan rasa lelah di badan.

Kamu bisa menggunakan lulur whitening untuk kembali memutihkan kulit yang terbakar akibat sinar matahari. Lakukan hal ini sedikitnya 2-3 kali setelah pendakian.

6. Segera bilas dengan air bersih dan obati kulit yang terluka.

cuci tangan

Foto : femaledaily.com

Bebatuan yang keras, tebing yang tinggi, turunan yang tajam, tanaman berduri, dan gigitan binatang adalah hal-hal yang harus kita hadapi selama pendakian. Risiko tersebut bisa memicu munculnya luka bagi tubuh kita. Selain tubuh, kadang juga hati. Iya, itu kalau selama pendakian mengalami php, penolakan dan penghianatan.

Kalau lukanya di bagian tubuh, segera bilas dengan air bersih dan obati dengan obat luka. Agar kulit pulih ke keadaan semula. Tapi kalau yang luka bagian hati, cepat-cepat move on ya!

7. Kulit kepala nggak boleh dilupakan. Segera keramas untuk menghilangkan debu dan keringat.

keramas

Foto : macampenyakit.com

Kulit kepala itu juga bagian dari kulit lho. Maka dari itu, jangan sampai dilupakan. Cukup kenangan pahit aja yang boleh dilupakan.

Kulit kepala menjadi lebih berminyak dibanding hari-hari biasa karena banyaknya keringat yang diproduksi. Apalagi buat kamu yang memakai hijab. Buat cowok, jangan pakai hijab ya!

Supaya tidak timbul ketombe dan masalah rambut lainnya, segera keramas ketika sampai di rumah. Keramas dengan air dingin memberikan kesegaran berlipat dibanding keramas dengan air hangat. Asal jangan sampai keramas menggunakan air raksa.

***

Sekarang nggak ada lagi yang perlu dirisaukan ketika mendaki, kan? Kulit yang kering sudah bisa diatasi. Anyway, Wovger punya pengalaman apa seputar perawatan kulit setelah traveling? Bagi-bagi pengalamannya di kolom komentar dong.