Oh, jadi kamu kalau milih wanita cuma gara-gara tampang? Good luck deh!

raline shah Sumber Foto : mobogenie.com

Semakin dewasa, ketertarikan manusia dengan lawan jenisnya menjadi berbeda. Wanita-wanita lebih mendambakan kemapanan, sementara pria, lebih mendambakan kecantikan.

Padahal faktanya, cantik yang terlihat itu belum tentu berbanding lurus dengan kecantikan yang tersimpan di dalam hatinya.

Ini dia ulasan Wovgo tentang alasan kenapa mencari wanita yang cuma cantik aja itu nggak cukup.

1. Mungkin sekarang ia cantik, tapi akan ada masanya ia menua dan keriput juga.

menua

Foto : lifestyle.liputan6.com

Ini adalah hukum alam yang nggak bisa ditentang oleh manusia manapun di dunia ini. Ya, tua dan keriput. Wanita secantik Scarlett Johansson, Raline Shah atau bahkan Elly Sugigi sekalipun pasti akan menua dan keriput.

Pada akhirnya nanti, puasnya memiliki wanita berparas cantik itu hanya sejauh enak dipandang dan nggak malu-maluin ketika diajak kondangan. Selebihnya, kamu sebagai pria akan paling sering berhadapan dengan watak beserta kepribadiannya.

Kalau sejak awal fokusmu ialah kecantikan dan mengabaikan kepribadian, jangan heran jika sebelum usia 60 rambut udah sering ubanan gara-gara nggak sanggup mikirin kelakukan istri yang sering bikin jidat mengkerut.

Itu kenapa, memilih wanita itu jangan asal cantik. Tapi juga berkepribadian baik.

2. Nggak hanya cantik doang, tapi juga harus memiliki otak yang cemerlang.

marissa mayer

Foto : www.newyorker.com

Mengurus anak, mengatur keuangan, menata rumah dan lain-lain, itu semua butuh ilmu loh. Memiliki pasangan yang mampu mengelola itu semua, sebetulnya sudah mengurangi 50 persen permasalahan yang akan Wovger hadapi dalam rumah tangga.

Bayangkan, gimana jadinya punya istri yang cuma jago dandan, tapi otak nol. Kamu yakin, akan mempercayakan calon anak-anakmu ke wanita yang demikian?

3. Apalah arti fisik yang cantik, jika tanpa moral yang mantap.

gak baik

Foto : m.tribunnews.com

Pilih yang baik moralnya terlebih dahulu, baru kemudian tampangnya. Jangan kebalik.

Moral yang baik itu penting, untuk membimbing dan mempererat pegangan ketika berumah tangga.

Tentu kamu juga nggak akan mau kan, jika anak-anakmu kelak tak dididik dengan moral dan perilaku yang baik?

4. Fisik boleh cantik. Tapi akan lebih baik lagi jika punya sikap yang baik pula.

menolong

Foto : ayizmugi.blogspot.com

Sikap yang baik ini akan terpakai di manapun ia berada. Terutama dan paling sering ialah saat-saat bersama keluarga besarmu. Untuk apa punya istri cantik tapi nggak punya sopan santun? Tentu itu akan memicu gap antara dia dan keluargamu. Pada akhirnya, akan timbul perasaan saling nggak enak hati.

Maka dari itu, selain cantik, pastikan juga bahwa wanita yang ingin kamu jadikan sebagai pendamping hidup itu memiliki sikap dan perilaku yang baik.

5. Secantik apapun wanita, ia akan pudar jika sering jutek dan memelihara sikap sombong.

cantik sombong

Foto : memecrunch

Pada akhirnya, kebutuhan dasar hubungan asmara pasangan manapun di dunia ini ialah keamanan dan kenyamanan. Jutek dan sombong ialah dua sikap yang jika itu ada dalam diri seorang wanita, maka akan mengurangi tingkat kenyamanan sebuah hubungan.

Cewek cantik sekelas Isyana Sarasvati aja, misal ia punya sifat judes dan sombong, penggemar manapun juga pada males. Apalagi diajak jadi pasangan hidup?

Itu kenapa, cantik aja nggak cukup. Tapi juga butuh wanita yang memiliki keramahan dan sikap rendah hati.

6. Cantik dari hati itu lebih absolute.

raline syah

Foto : Kapanlagi

Yang paling penting adalah inner beauty. Kecantikan wajah hendaknya disempurnakan dengan hati yang cantik juga. Karena cantik dari hati itu lebih absolute.

Seperti bersikap apa adanya dan peduli terhadap sesama. Wovgo yakin, tak cantik sekalipun, tapi jika memiliki sikap-sikap tersebut, pasti akan banyak pria yang tertarik. Apalagi kalau cantik? Wah, banyak yang klepek-klepek dan akan terjadi saling bunuh untuk mendapatkan wanita tersebut.

***

Sampai di sini, masih menganggap kalau wanita itu yang penting cantik dulu, lalu sikapnya belakangan? Wovgo sih berharap, kalau Wovger lebih berfokus pada keindahan hatinya terlebih dahulu, baru kemudian paras cantiknya.

Tapi kalau Wovger masih memilih wanita cuma gara-gara tampang, ya, Good luck aja deh!