8 Tari Tradisional Bali Yang Wajib Kamu Tonton Ketika Traveling ke Pulau Dewata

tari pendet bali

Bali sebagai salah satu provinsi di Indonesia, memainkan peran penting di bidang pariwisata. Ketenarannya sudah tidak diragukan lagi. Pulau Dewata ini telah mengharumkan nama Indonesia hingga ke mancanegara. Saking terkenalnya, sampai-sampai turis asing lebih mengenal Bali daripada Indonesia.

Eksotisme Bali tidak hanya terlihat dari pantainya. Sisi budaya pulau Bali juga membawa keindahan. Meski telah banyak pembangunan di pulau tersebut, masyarakatnya tetap tidak melupakan kesenian tradisional.

Salah satu kesenian tradisional Bali yang masih bisa kamu tonton hingga hari ini adalah seni tari. Tari yang paling legendaris tentu saja Tari Kecak. Bukan kecap loh ya. Tapi Kecak. Nah, selain tari kecak, Bali juga masih punya tari-tarian lainnya lho. Simak yang satu ini yuk Wovger.

1. Tari Trunajaya

foto: edwinsanjayaphotograph.blogspot.com

foto: edwinsanjayaphotograph.blogspot.com

Tari Trunajaya berasal dari kata taruna yang artinya pemuda. Gerakan tari ini mencerminkan tingkah laku seorang pemuda. Pemuda biasanya cenderung emosional dan berwatak keras. Untuk itu, gerakan tari ini juga keras dan cepat.

Meski bercerita tentang seorang pemuda, penarinya nggak harus pria. Banyak juga penari wanita yang membawakannya. Pencipta tari ini bernama Pan Wandres. Ia berasal dari Buleleng dan hidup pada tahun 1900-an.

2. Tari Wiranata

foto: youtube.com

foto: youtube.com

Tari Wiranata berasal dari kata wira yang artinya perwira. Berbeda dengan Tari Trunajaya yang menceritakan seorang pemuda emosional, Tari Wiranata justru sebaliknya. Tari ini mengangkat cerita seorang perwira kerjayaan yang agung, kalem, dan tidak sembrono. Jadi gerakannya lebih halus dibanding tari trunajaya.

Penarinya pun bisa perempuan, tidak harus laki-laki. Penciptanya bernama I Nyoman Ridet, diciptakan sekitar tahun 1960-an.

3. Tari Rejang

foto: soloraya.com

foto: soloraya.com

Tari Rejang merupakan salah satu tarian upacara, yaitu tarian yang ditujukan sebagai ritual peribadatan. Wovger bisa menikmati tari yang satu ini saat ada upacara agama Hindu.

Seperti Tari Kecak, tari ini jumlah penarinya banyak, terdiri dari pria dan wanita. Tidak semua wanita boleh membawakan tari ini. Mereka haruslah perempuan yang masih suci, karena tarian ini untuk dipersembahkan kepada Tuhan.

4. Tari Kecak

foto: 1001malam.com

foto: 1001malam.com

Tari yang satu ini sangat terkenal di seantero nusantara. Wovger belum pernah nonton? Setelah baca artikel ini, buruan buka Youtube dan tonton Tari Kecak kalau belum bisa pergi ke Bali.

Tari Kecak adalah tarian yang dimainkan tanpa alat musik. Suara pengiringnya berasal dari para penarinya yang bersuara ‘cak cak cak cak’ dan suara gemerincing dari mereka.

Tari Kecak menggambarkan kisah Ramayana. Tak heran, para penari berperan sebagai tokoh-tokoh dalam cerita tersebut. Ada Sugriwa, Hanoman, Rahwana, dan tentu saja tidak ketinggalan Rama dan Shinta.

5. Tari Barong

foto: ksmtour.com

foto: ksmtour.com

Selain tari Kecak, tari lain yang populer yaitu tari Barong. Tari Barong menceritakan pertempuran antara kebaikan dan kejahatan. Kebaikan diwujudkan sebagai sosok Barong, sedangkan kejahatan diwujudkan sebagai sosok Rangda.

Barong merupakan binatang berkaki empat. Sedangkan Rangda adalah makhluk jahat yang punya wajah menyeramkan serta taring yang mencuat diantara kedua bibirnya. Tari Barong banyak jenisnya, tergantung binatang apa yang akan diperankan. Ada barong anjing, harimau, gajah, macan, dsb.

6. Tari Gopala

foto: forumdewa.net

foto: forumdewa.net

Tari Gopala menceritakan tentang kehidupan para penggembala hewan ternak. Tari ini dibawakan oleh penari laki-laki karena umumnya penggembala adalah seorang laki-laki, bukan seorang perempuan. Wovger bisa mengamati gerakan tarian ini seperti gerakan penggembala.

7. Tari Cendrawasih

foto: en.wikipedia.org

foto: en.wikipedia.org

Meski di Bali bukan habitat burung cendrawasih, Wovger bisa menemukan tari cendrawasih di sini. Tarian ini menunjukkan bahwa masyarakat Bali sangat kreatif dan mempunyai imajinasi yang luas.

Tari ini menggambarkan sepasan cendrawasih jantan dan betina yang saling memadu kasih. Oleh karena itu, jumlah penarinya hanya dua orang. Umumnya wanita-wanita.

8. Tari Jauk

foto: edwinsanjayaphotograph.blogspot.com

foto: edwinsanjayaphotograph.blogspot.com

Kostum penari Jauk hampir mirip dengan kostum Rangda dalam tari Barong. Jauk memiliki kuku yang panjang dan tajam, muka berwarna merah atau putih, dan mata melotot.

Tarian ini ada dua macam, yaitu Jauk Manis dan Jauk Keras. Tari Jauk mengisahkan tentang seorang pemimpin yang tidak merakyat, raja yang sangat angkuh.

Itulah daftar beberapa tari tradisional Bali. Pernahkah Wovger berkunjung ke Bali?

Manakah yang sudah pernah Wovger tonton? Belum pernah ke Bali? Nunggu punya pasangan?!

Duhhh… Bule aja jauh-jauh datang dari negeri seberang lho. Kadang-kadang ada yang solo backpacker pula. Jadi nggak nunggu punya pasangan dulu. Masa Wovger sebagai penduduk lokal malah belum pernah kesana. Berangkat secara jomblo nggak apa-apa, siapa tahu nanti ada turis yang kecantol.