Dulu sering bingung, kenapa introvert kerjaannya selalu beres. Tapi sekarang, udah paham. Ternyata begini alasannya…

introvert

Kebanyakan orang mengaggap bahwa sifat introvert merupakan sifat yang tertutup, cenderung pemalu, penyendiri dan lebih memilih menghindari masalah. Orang yang tertutup seperti ini diidentikkan dengan antisosial dan hidupnya kurang begitu menantang dan kurang maju.

Hal itu semakin kelihatan ketika mereka berada di lingkungan kerja. Karena sifatnya yang jarang mau bersuara, hal ini membuat dirinya dicap sebagai orang yang berkinerja kurang bagus.

Emang bener gitu?

Guys, jangan salah loh. Orang introvert itu justru memiliki kinerja yang bagus. Nggak percaya? Wovgo punya sejumlah alasan berikut, kenapa pribadi introvert itu lebih bagus kerjanya.

1. Orang introvert adalah pendengar yang baik.

foto: huffingtonpost.com

foto: huffingtonpost.com

Orang introvert biasanya tampak tenang dalam menghadapi masalah, kebanyakan dari mereka lebih suka diam seribu bahasa. Bekerja pun, mereka lebih suka kalau bekerja dalam diam. Hal lain yang nggak kalah penting dari mereka ialah: mereka sejatinya merupakan pendengar yang baik.

Cara mereka diam bukan karena mereka nggak mikir, tapi lagi dengerin orang yang berbicara sampai berbusa-busa. Itu bermanfaat banget buat urusan pekerjaan, karena dia lebih menangkap apa yang kamu omongkan. Tanpa mikir lama, mereka bisa membuat kesimpulan dan solusi yang baik di setiap pekerjaan. Pastinya dengan pemikiran yang matang juga.

2. Mereka bukan jarang ngomong, tapi cenderung mempersiapkan apa yang seharusnya ia utarakan.

foto: potential2success.com

foto: potential2success.com

Selain menjadi pendengar yang baik, mereka ialah para penganut sistem bicara seperlunya. Seperlunya ini, berbanding lurus dengan ada isinya juga. Untuk berbicara yang ada isinya, tentu perlu persiapan dong. Persiapan yang paling matang sering banget dilakukan oleh orang introvert.

Kamu bisa menyadari hal ini dari suksesnya mereka saat presentasi kerja. Itu karena jauh hari sebelumnya mereka sudah memikirkan segala hal beserta kata-kata yang akan diutarakan. Kenapa hal ini perlu dilakukan, karena dengan persiapan matang, rasanya akan lebih lega dan ada perasaan aman dalam dirinya. Bagi mereka, berkata tanpa berpikir terlebih dahulu bukan hanya bisa menyakiti hati orang lain tanpa disengaja. Tapi juga bisa membuat kesalahpahaman dan memicu konflik.

Oleh karena itu, mereka pintar memilah mana pendapat yang perlu disampaikan dan mana yang basa-basi. Sehingga ketika diberi kesempatan untuk bicara, langsung pada poinnya dan nggak melebar kemana-mana. Bukankah ini adalah cara yang efektif untuk membuat kondisi rapat kerja jadi lebih kondusif?

3. Dalam pekerjaan, di luar dugaan, mereka cenderung lebih kreatif!

foto: meredith.com

foto: meredith.com

Jangan anggap remeh sikapnya yang pasif. Meski sikap pasif, tapi pemikiran aktif. Introvert sering memiliki tingkat kreativitas yang tinggi dan dapat memanfaatkan ide-ide yang datang di tempat kerja untuk segera ia gunakan dalam menyelesaikan masalah.

Meskipun suka bekerja dibalik layar, mereka punya jalan pikiran sendiri yang mungkin kurang begitu bisa dipahami oleh orang-orang ekstrovert. Bahkan, ide yang muncul dari otaknya bisa-bisa bukan lagi out of the box, tapi malah without the box.

Jika mereka sudah diberi kesempatan untuk membangun sebuah proyek, maka otak orang-orang introvert ini merupakan aset berharga bagi perusahaan. Mereka sering keluar kantor untuk mencari inspirasi, sehingga mampu berpikir dan menggali kreativitasnya lebih dalam lagi.

4. Seiring dengan menjadi kreatif, introvert juga memiliki sisi sensitif.

foto: businessinsider.com

foto: businessinsider.com

Selain kreatif, mereka juga memiliki sensitifitas yang tinggi. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh perusahaan untuk memprediksi lebih jauh tentang hambatan-hambatan yang kelak akan dihadapi oleh perusahaan. Selain itu, ketika proyek muncul, mereka dapat membantu menyarankan hal yang semestinya harus dilakukan melalui kepekaannya dalam melihat peluang.

5. Bagi mereka, menyendiri bukan untuk menjadi antisocial. Tapi menyelesaikan pekerjaan dengan tuntas lebih penting daripada memilih lembur.

foto: ranu.wordpress.com

foto: ranu.wordpress.com

Lagi-lagi Wovgo perlu ingatkan, kalau mereka nggak suka ngobrol dengan topik yang terlalu umum. Semacam gosip dan mencampuri urusan orang lain gitu. Menurutnya, itu semua nggak berguna. Lebih baik mengerjakan pekerjaan untuk dirinya sendiri hingga tuntas, daripada memilih untuk lembur pekerjaan gara-gara kebanyakan ngomong, yang berakibat pada lambatnya pekerjaan yang bisa diselesaikan. Coba perhatikan baik-baik orang disekitarmu, orang yang kinerjanya bagus, pasti jarang lembur.

Setelah pekerjaan tuntas, barulah dia bersantai. Bersantai pun tidak mereka gunakan untuk bergaul, tapi mereka juga bukan antisocial juga sih. Hanya saja, cara mereka bersantai cenderung ke arah memperluas wawasan seperti membaca buku, browsing, melakukan pekerjaan sampingan, membuat karya seni dan lain lain yang sekiranya menghasilkan dampak positif bagi dirinya maupun lingkungan sekitarnya.

6. Seakan-akan tanpa teman, tapi justru orang-orang introvert membentuk teman-teman yang hebat menurut versinya.

foto: flickr.com

foto: flickr.com

Orang introvert itu juga punya teman kok, cuma teman mereka nggak banyak aja. Maksudnya, nggak sebanyak orang ekstrovert. Ada segelintir orang yang ia percaya, tapi juga bukan berarti hidupnya akan kesepian.

Para introvert adalah tipe orang pemilih, terutama dalam membentuk tim persahabatannya. Mereka memilih teman berdasarkan tingkat: ‘apakah orang tersebut bisa dipercaya atau tidak’. Karena dia tahu, orang yang bisa menjaga rahasia adalah orang yang bertanggung jawab.

Oleh karena itu, seringkali dia dianggap nggak punya teman di kantor. Tapi pihak perusahaan hendaknya bersyukur memiliki pegawai para introvert, karena top secret perusahaan akan aman ditangannya. Ditambah lagi, jika kamu berhasil berteman dengan orang introvert dan bisa berbagi isi hati dan pikirannya, selamat kamu menjadi sahabat yang hebat di matanya.

Wovger punya beragam pengalaman dengan orang-orang introvert? Atau jangan-jangan, Wovger sendiri termasuk pribadi introvert? Share pengalaman di kolom komentar dong.