Diantara 9 cara berpikir ini, mana aja yang paling dominan dan kamu banget?

berpikir

Manusia diciptakan berbeda baik secara fisik maupun psikis. Dari segi fisik, perbedaan terlihat sangat jelas. Ada yang berkulit hitam, coklat, putih. Ada yang tinggi, pendek, dan masih banyak lagi.

Psikis manusia juga diciptakan berbeda-beda meski tidak terlihat. Hal ini mempengaruhi pola pikir manusia. Dari daftar pola pikir di bawah ini, manakah yang kamu banget?

1. Cara berpikir yang berorientasi pada solusi (problem-solver oriented).

foto: lanshore.com

foto: lanshore.com

Setiap hari manusia selalu dihadapkan pada masalah. Mulai dari masalah sederhana seperti ‘mau makan apa hari ini’ hingga masalah yang rumit seperti ‘bagaimana mengatasi kentut agar tidak bersuara di tempat umum’. Jika dihitung-hitung, hidup manusia tidak mungkin dilewati tanpa masalah yang menghadang.

Sebagai manusia normal, ada beberapa pilihan untuk menyikapi masalah. Menghadapinya, mengabaikannya, atau membuatnya menjadi lebih buruk. Sikap yang kamu pilih menentukan pola pikirmu nantinya. Sikap terbaik tentu saja memilih untuk menghadapinya.

2. Cara berpikir yang fokus pada kualitas, bukan kuantitas.

foto: levstone.com

foto: levstone.com

Mana yang lebih penting? Kualitas atau kuantitas? Debat mengenai keduanya tidak akan pernah berakhir sepanjang masa. Bagi orang-orang tertentu, kualitas menjadi kewajiban nomor satu yang harus diutamakan.

Mereka rela membayar mahal demi kualitas yang bagus. Tipe orang yang demikian juga akan melakukan sebaliknya, ia tidak akan menyajikan sesuatu dengan kualitas buruk pada orang lain.

3. Cara berpikir yang paradoksal atau berlawanan (paradoxical thinking).

foto: idigitaltimes.com

foto: idigitaltimes.com

Pola pikir paradoksal termasuk salah satu pola pikir yang kritis. Mereka mempertanyakan apa saja, bahkan secara berlawanan. Pola pikir yang satu ini baik untuk diterapkan bagi mereka yang ingin menjadi pemimpin perusahaan. Pemimpin perusahaan haruslah orang yang kritis dan pandai memberikan pertanyaan yang tepat.

4. Cara berpikir yang berfokus pada kegigihan.

foto: flickr.com

foto: flickr.com

Orang-orang demikian terus berjuang untuk mencapai impiannya dengan penuh kegigihan. Apapun rintangannya akan mereka lewati. Kisah yang cukup terkenal tentang kegigihan yaitu kisah Thomas Alfa Edison. Ia gagal sebanyak 9000 kali sebelum akhirnya berhasil menemukan lampu yang kini terpasang di ruangan kita. Bisa dibayangkan betapa gelapnya dunia ini jika ia menyerah pada percobaan yang ke-8.000 kali

5. Cara berpikir yang harus serba efisien.

foto: idesignarch.com

foto: idesignarch.com

Efisiensi mempunyai makna yang cukup mendalam. Efisiensi berarti lebih baik, lebih cepat, lebih mudah, lebih murah, dan lebih berguna. Seseorang dengan cara berpikir yang fokus pada efisiensi selalu punya ide-ide baru agar suatu hal memenuhi kriteria ‘lebih’ di atas.

Dalam dunia bisnis, efisiensi menjadi kunci utama bagi terciptanya inovasi. Para penemu dan inovator selalu berusaha menghadirkan hal-hal yang punya nilai efisiensi tinggi.

6. Cara berpikir yang berorientasi pada visi.

foto: therahrahexecutive.wordpress.com

foto: therahrahexecutive.wordpress.com

Memiliki visi bukanlah hal yang mudah. Tidak semua orang punya visi dalam hidupnya. Meski bukan hal yang mudah, banyak orang yang percaya pada visi yang dimiliki. Orang-orang inilah yang nantinya akan sukses menjalani kehidupan.

7. Cara berpikir yang mengedepankan keberanian mengambil risiko.

foto: youtube.com

foto: youtube.com

Hidup berisi sekumpulan ketidakpastian yang menanti kapan saja. Kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi 1 jam kemudian. Apalagi memprediksi apa yang akan terjadi tahun depan. Ketidakpastian ini mendorong manusia pada ketakutan.

Bagi orang yang berani mengambil risiko, ketakutan bukanlah penghalang untuk menjalani kehidupan.

8. Cara berpikir yang mengutamakan kreativitas.

foto: lifehack.org

foto: lifehack.org

Pola pikir kreatif adalah pola pikir yang diidam-idamkan semua orang dan selalu dianggap sebagai pola pikir terbaik. Mereka selalu mendatangkan ide-ide sederhana tapi brilian. Dan lebih penting lagi, mereka berusaha mewujudkan ide tersebut menjadi karya yang nyata.

Orang-orang kreatif mampu membaca kebutuhan pasar. Mereka peka terhadap kebutuhan orang lain. Itulah sebabnya kebanyakan orang kreatif menjadi pemimpin sukses di dunia.

9. Cara berpikir yang mengutamakan fleksibilitas.

foto: businessnewsdaily.com

foto: businessnewsdaily.com

Orang-orang dengan pola pikir fleksibel tidak pernah merumitkan sesuatu. Ia bahkan bisa membuat hal rumit menjadi sederhana. Prinsip mereka adalah fleksibilitas. Pemikir tipe ini mempunyai kemampuan luar biasa untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.

Itulah tadi macam-macam cara berpikir manusia. Manakah cara berpikir yang Wovger banget? Atau jangan-jangan, Wovger memiliki pola pikir yang berbeda dari yang sudah Wovgo sebutkan di atas? Yuk share pengalamanmu di kolom komentar.