Kamu ngerasa salah jurusan? Ini bukan akhir dari duniamu! Baca dulu yang satu ini!

salah jurusan

Salah jurusan bukanlah sebuah fenomena baru dalam dunia perkampusan. Setiap tahun ada saja mahasiswa yang terjebak dalam fenomena ini. Penyebabnya macam-macam. Banyak juga yang karena menuruti permintaan orang tua, banyak juga yang karena kurang informasi, hingga yang cuma ikut-ikutan teman.

Perkara salah jurusan tidak bisa dianggap remeh. Perkara ini membawa dampak buruk bagi mahasiswa. Ia menjadi tidak semangat menjalani kuliah. Akibatnya , mahasiswa jadi jarang masuk, sering bolos, tidak mengerjakan tugas, menyepelekan dosen, hingga berujung drop out.

Ngeri banget kan? Kalau Wovger punya temen yang merasa salah jurusan, atau justru Wovger sendiri yang merasa kayak gini, sebelum membolos lebih banyak, baca dulu deh yang satu ini.

 1. Jangan diambil hati.

lapang dada

Foto : www.konfrontasi.com

Kalau semakin dipikirkan, naluri salah jurusan semakin lama semakin menjadi-jadi. Ia terus membesar hingga memenuhi seluruh isi kepala dan isi hati Wovger. Wovger jadi nggak semangat kuliah karena belum-belum udah merasa ‘aku salah jurusan’.

Biar nggak berlarut-larut, abaikan perasaan tersebut. Jangan diambil hati. Jangan dipikirkan. Jangan dirasakan kalau kamu salah jurusan. Iya kamu memang berada di tempat yang tidak seharusnya. Tapi ya sudah. STOP! Jangan dipikirkan lebih lanjut.

 2. Meski salah jurusan, kamu tetap lebih beruntung. Banyak lho di luar sana yang nggak bisa kuliah.

gak bisa sekolah

Foto : www.kompasiana.com

Di luar sana, banyak orang ingin kuliah tapi mereka tidak seberuntung kamu. Di luar sana, banyak orang ingin sekolah tapi lagi-lagi ia tidak seberuntung kamu. Dan kamu yang sudah mendapat pendidikan yang layak justru menyia-nyiakannya?

Perbanyak bersyukur supaya apa yang telah kita miliki ditambah lagi oleh Yang Maha Menambah. Setiap kali Wovger mau bolos, ingat anak tetangga sebelah rumah yang tidak bisa kuliah. Tiap Wovger tidak mengerjakan tugas, ingat anak jalanan yang bahkan tidak tamat SD. Dengan demikian, perasaan salah jurusan bisa diantisipasi.

 3. Pasti ada hikmah tersembunyi dibalik semuanya.

ada hikmah

Foto : cakedy.penamedia.com

Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan. Mungkin suatu saat nanti kamu membutuhkan pengetahuan yang kamu dapat dari jurusanmu sekarang. Siapa tahu beberapa tahun kemudian, manfaat kuliah di jurusan yang sekarang bisa kamu tuai.

Selalu ada hikmah yang terjadi dibalik kehidupan manusia. Kamu hanya perlu sedikit bersabar agar sang hikmah mau menampakkan diri. Selain bersabar, tugas kamu adalah menggali hikmah apa yang tersembunyi.

 4. Mau mundur? Jangan! Sudah banyak waktu, biaya, dan tenaga yang kamu korbankan.

jangan menyerah

Foto : www.youtube.com

Mundur? No no no no no no! Menurut Wovger, mundur bukanlah pilihan yang bijak. Ingatlah pengorbanan yang sudah kamu lakukan untuk bisa bertahan sampai sejauh ini. Biaya, waktu, tenaga. Semuanya sudah kamu curahkan.

Bisa saja kalau kamu mundur dan pindah di jurusan lain, kamu akan merasakan hal yang sama. Jurusan baru belum tentu menjamin kebahagiaan yang kamu impikan. Selesaikan semuanya hingga titik darah penghabisan. Barulah kamu boleh mendaftar di tempat baru.

 5. Nggak ada salahnya konsultasi sama dosen terkait apa yang kamu rasakan.

konsultasi sama dosen

Foto : greensoul.co.id

Si korban semakin merasa salah jurusan jika ia tidak ada tempat untuk mengadu. Nah, Wovger, nggak ada salahnya kamu cerita sama orang lain untuk meringankan perasaanmu. Bisa ke teman, keluarga, atau orang lain.

Kalau saran Wovgo, ceritalah ke dosen yang sekiranya kamu anggap paling tepat. Pak/Bu dosen sudah menelan asam garam lebih banyak daripada kamu. Pastinya, ia sudah biasa menghadapi mahasiswa salah jurusan. Curhat sama mereka dapat memberikan pemahaman lebih baik tentang masa depanmu.

 6. Resep terbaik: jalanin aja dulu.

jalanin aja dulu

Foto : Twitter.

Ibarat orang yang baru menjalin hubungan, kuliah yang salah jurusan juga demikian. Kuncinya, jalanin aja dulu, siapa tau nanti suka. Perasaan cinta dapat muncul seiring dengan berjalannya waktu.

Ada pepatah jawa yang sangat terkenal yang cukup berhubungan dengan keadaan ini: tresno jalaran saka kulina. Artinya, perasaan cinta muncul karena terbiasa.

***

Intinya, meski salah jurusan, Wovger nggak boleh menyalahkan takdir. Semua sudah ada yang mengatur. Banyak-banyak bersyukur dapat mengembalikan semangat Wovger stabil seperti sedia kala. Bagikan artikel ini buat temen-temen kamu yang salah jurusan biar dia nggak frustasi.