Jomblo nggak apa-apa. Yang penting pinter ngeles saat ditanya: “Kok, masih jomblo?” Setuju?

jomblo

Loh kok kamu buka artikel ini?! Haaaaa… senasib yaa….

Nggak apa-apa, bukan bermaksud menghina. Tapi Wovgo berharap setelah kamu baca tulisan ini, hidupmu akan jauh lebih tenang. Nggak ada lagi yang suka ngeludahin, nggak ada lagi yang suka ngelemparin batu, dan nggak ada lagi yang suka nanya: “Kok, kamu jomblo?”

Emang sih, suka senewen kalau banyak yang nanya: “Mana gandengan?”

Emangnya truk!

Atau pertanyaan: “Kapan nyusul?”

Kalau yang nanya gitu orang yang baru nikah sih nggak masalah. Tapi kalau yang nanya adalah jenazah yang baru aja meninggal. Hiiiiiii…..

“Itu mantan kamu udah sebar undangan tuh. Kamu, kapan?”

“Ini aku juga lagi mau sebar undangan kok. Iya, bantuin nyebar undangan nikahannya si mantan.”

*nangis di pinggir selokan*

BACA JUGA: Setelah baca ini sampai akhir, dan kamu ngerasa bener banget, berarti kamu udah kelamaan jomblo!

Orang-orang tuh kadang nggak bisa ngertin dan nggak mau ngerti kondisi aku. Eh… kondisi kamu deng. Kenapa harus pertanyaan soal kejombloan coba. Padahal di dunia ini ada banyak pertanyaan lain yang bisa ditanyakan. Kayak:

“Gimana kuliahnya?”

Atau,

“Sibuk apa sekarang?”

Atau pertanyaan,

“Persamaan bayangan parabola y = x2 + 4 karena rotasi dengan pusat O (0, 0) sejauh 180° adalah?”

Meskipun pertanyaan yang terakhir cukup susah, tapi mending dapet pertanyaan kayak gitu deh, daripada ditanya: “Kok, masih jomblo?”

Buat Wovger yang udah ngerasa risih sama pertanyaan kayak gitu, ini Wovgo punya beragam trik ampuh yang bisa kamu coba.

Jawab dengan gaya santai

foto: pdhotspot.com

foto: pdhotspot.com

“Eh sis, mana nih gandengannya? Kok belum dapet-dapet aja?”

“Ini dia, gandenganku…”

“LAH, DIA KAN COWOKKU?!!!”

“Iya, aku selingkuhannya cowokmu! HA… HA… HA…”

*kemudian jambak-jambakan*

BACA JUGA: Untuk cowok, agar gebetan nggak merasa ilfeel, perhatikan hal berikut ini ketika pedekate ke cewek

Potensi keberhasilan jawaban ini adalah 100% berhasil. Jawaban santai tapi juga jujur. Bukan kayak contoh di atas itu ya. Itu becandaan doang. Kalau emang belum punya, ya ngaku aja belum punya. Lagian, nggak salah juga, kan?

Disisi lain jawaban ini juga mengartikan bahwa kamu masih ingin mencapai hal-hal yang itu adalah cita-cita kamu. Fokus utama adalah diri sendiri, bukan pasangan, meski kamu kadang merasa kesepian, tapi itu bukan jadi tujuan. Tunggulah, pada saatnya nanti ia akan datang.

Jawab dengan berwibawa dan logis

foto: davestuartjr.com

foto: davestuartjr.com

“Bro, lama nggak ketemu nih, sendirian aja? Kapan nikah? Nggak nyesek temen-temen udah pada nikah duluan?”

NGGAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKK!!!!!!!”

Sobatku yang baik hati dan tegar jiwanya, nikmati hidup ini dengan berbagai pengalaman. Kenapa harus nyesek? Kan jodoh udah diatur oleh Tuhan. Dengan memperbanyak pengalaman dan ilmu, pasti kita akan dipertemukan dengan jodoh yang sepadan juga. Jadi seimbang gitu bobotnya. Bukankah Tuhan akan memberikan laki-laki yang baik untuk wanita yang baik pula?

BACA JUGA: Kalau kamu masih inget sama band 90-an ini, seharusnya kamu sudah menikah!

Dalam penelitian juga disebutkan bahwa menikah di usia matang akan mendapatkan 3 kali lipat kebahagian. Itu ada hubungannya dengan kesiapan mental dan finansial dibandingkan dengan pasangan yang menikah di usia muda.

Potensi keberhasilannya jawaban ini 100% logis. Jawablah dengan kharismatik tapi juga logis. Dijamin temen kamu akan bungkan seribu bahasa sambil manggut-manggut perang batin. Bisa aja kan, dia udah nikah tapi mental dan finansialnya belum matang?

Kambing hitamkan kesibukanmu sekarang

foto: aliexpress.com

foto: aliexpress.com

“Elalumah…hari gini masih jomblo aja sob, Lu nggak kesepian apa?”

“Whaaatt? Kesepian? Maigaat….gue sibuk keles, kerjaan, meeting, ketemu klien butuh waktu 24/7 bahkan lebih…nggak ada waktu buat acara pacar-pacaran!”

Potensi keberhasilan 100% karena si penanya akan fokus pada pekerjaanmu yang menarik, bukan pada perasaanmu. Kesibukan jadi alasan kuat buat menangkis pertanyaan berbau kejombloan. Orang akan sangat paham kalau kamu emang banyak kegiatan dan nggak ada acara untuk berleha-leha, bahkan berhubungan asmara sekalipun. Cuma, kadang bikin nyesek juga sih, kalau yang nanya sama-sama rekan kerja yang memiliki kesibukan yang sama, tapi dia udah nikah. Hiks… hiks…

Kalau begitu kasusnya, coba praktikkan trik-trik di atas atau trik-trik selanjutnya di bawah ini deh.

Jawab dengan gurauan dan senyuman

foto: youtube.com

foto: youtube.com

“Ya ampun, Agung udah gede ya sekarang. Mana pacarnya?”

“Anu.. tante, pacar sih ada tapi kita masih terpisah jarak.”

“Ah masa? Kasian banget emang pacarnya dimana sekarang?”

“Pokoknya, jauhhh deh, tante.”

Lalu dalam hati: “Kami hidup dalam 2 dunia yang berbeda. Aku di bumi, sedangkan calon pasanganku aja belum lahir. Lha wong calon mertuaku aja masih pada pacaran. Huwaaaaa…”

Potensi keberhasilan ini 90%, karena si penanya akan stop buat menggencar pertanyaan lain yang lebih dalam dan dia akan menanggapi jawabanmu dengan gurauan juga. Tapi 10% kegagalan tetap ada, karena tantenya Agung salah paham, dikiranya LDR. Padahal, lain dunia.

BACA JUGA: LDR bukan lagi penghambat kualitas hubungan, jika hal-hal ini sudah melekat pada diri kamu dan pasangan

Menjawab dengan gurauan memandakan kamu nggak khawatir soal pacar. Justru baiknya sih woles aja kalau emang hidupmu damai tanpa pasangan. Cenderung tahan banting kalau ditanya-tanya terus-terusan malah bisa bikin yang nanya capek sendiri loh. Nah sekarang tinggal Wovger nih, mau milih jadi tipe tahan banting atau nggak?

Balas dengan menjatuhkan lawan

foto: the-oratory.com

foto: the-oratory.com

Eh, bentar… bentar… maksudnya menjatuhkan lawan itu jawabannya loh. Ya, jawablah dengan menjatuhkan lawan. Bukan menjatuhkan kayak gambar di atas. Nanti kena undang-undang kekerasan malahan. Jadi misal ada yang nanya:

“Bray, ada waktu nggak? Tolong bantuin sebarin undangan nikahan gue yak hehe…kapan lu nyusul?”

Jawab aja:

“Elo yakin dengan menikah cepet bisa langsung bahagia? Udah persiapan rumah? Biaya melahirkan? Pekerjaan udah mapan? Ini soal BA-HA-GI-A sob…BA-HA-GI-A!!”

BACA JUGA: Banyak yang tidak percaya! Namun kenyataannya, bisnis-bisnis ini cuma perlu modal kecil tapi bisa untung besar

Dijamin si penanya bakalan beringsut dan mikir dua kali sama keputusannya untuk menikah cepat. Tapi yang kayak gini Wovgo sarankan jangan deh, itu namanya menghasut dan merusak kebahagiaan orang lain. Jangan ya. Lebih parah lagi, kalau pas kamu jawabnya sambil emosi gitu, ternyata dia udah punya rumah, pekerjaan mapan dan bahagia bareng calon istrinya. Nangis darah deh jadinya.

Potensi keberhasilannya ini 20% aja deh, dan 80% yang lain kamu bakalan dijauhi temenmu, dianggap terlalu ikut campur dan mengidap kecemburuan social akibat penyakit jomblo yang menahun.

Ngeles dengan cara mengalihkan perhatian boleh juga dicoba

foto: penabiru.com

foto: penabiru.com

“Kapan kamu punya pacar? Gebetan deh paling enggak. Nggak takut dibilang perawan tua?”

“Cek Instagram aku ya Sis… ada banyak diskon gede-gedean loh. Hmm…. aku jualan nggak hanya baju anak ada kosmetik juga… eng… anu… eee…”

Potensi keberhasilannya 100% Sis.

BACA JUGA: Sama seperti hidup bersosial, menggunakan Instagram juga ada etikanya lho

Jawaban seperti ini menandakan kamu males buat nanggepin si penanya, mending dialihkan aja. Kalaupun dia tertarik sama olshop kamu ya bagus, bisa sekalian dagang. Tapi kalau dia malah melipir pergi dan menganggapmu nggak nyambung, ya udah sih, itu juga keuntungan buat kamu biar nggak diganggu-ganggu lagi. Jadi jawaban ini nggak mengandung resiko sama sekali kok.

Oh ya, buat kamu yang jomblo-jomblo, jangan lupa cek Instagram Wovgo ya Sis. Ada diskon gede-gedean loh.

*akhirnya dagang juga*

Sewot aja sekalian, toh nggak ada salahnya kalau kamu emang bener-bener jenuh

foto: dailymotion.com

foto: dailymotion.com

“Ah, masa kamu sampe sekarang belum laku juga? Nggak percaya lah…. pasti udah punya gebetan, kenalin dong.”

“Kamu pikir aku barang yang di jual di pasar main laku-laku gitu aja? Heh… biarin aku jomblooo… biariiinn!!”

*kibasin rambut*

Nah kalau udah sampai level ini , berarti kamu sebel banget dan sensitif sama pertanyaan itu. Bukan karena kamu jomblo ngenes sih (padahal aslinya ngenes), tapi kamu nggak mau aja ada orang yang tanya-tanya gitu. Males buat dikorek-korek, bikin risih, meski kadang juga kepikiran: “Kenapa aku masih jomblo?” Tapi untuk urusan ini, baiknya diri sendiri aja sih yang ngerti.

Oh ya, potensi keberhasilannya jawaban ini 50%, karena dengan marah-marah dan sewot gitu, justru kamu makin diledekin.

“Semua akan indah pada waktunya” adalah jawaban yang paling klise tapi ampuh banget

foto: akisuomela.com

foto: akisuomela.com

“Kok, masih jomblo?”

“Semua akan indah pada waktunya…”

*jawab dengan muka damai ala Mario Teguh*

“Kok, masih sendirian aja?”

“Semua akan indah pada waktunya…”

*jawab dengan muka damai ala Mario Teguh lagi*

“Ini kok ada dompet jatuh, punya siapa ya?”

“Semua akan indah pada waktunya…”

*jawab dengan muka damai ala… eh, bentar-bentar, itu pertanyaannya kok…*

BACA JUGA: Terlambat menerima uang bulanan? Sementara harus ‘survive’ dengan isi dompet yang terbatas? Beberapa tips berikut mungkin bisa membantu

Nah kalau ini potensinya 100% berhasil. Si penanya akan sungkan untuk tetep kepo, soalnya dia udah dapat jawaban yang pasti:

“Semua akan indah pada waktunya…”

Klise, tapi jitu untuk mengakhiri percakapan.

Eh, tapi ngomong-ngomong, orang yang nemu dompet tadi mana ya?

ITU DOMPET SAYA WOY! KEMBALIKAN!! KEMBALIKAN!!!