Ingin marah sama orang yang berbuat kasar? Tahan dulu. Sebaiknya baca ini

marah Sumber Foto : i24women.com

Tuhan menciptakan manusia dengan bermacam-macam kepribadian. Ada yang ramah, baik, lembut, santun dan suka menabung. Sebaliknya, ada juga yang kasar, tidak sopan, dan nggak lembut alias kasar. Cocok banget, lah, kalau diamplas! Semua sikap tersebut dapat dengan mudah ditemui di kehidupan kita.

Pertanyaan Wovgo, gimana sih caranya kamu merespon orang-orang yang berlaku kasar sama kamu? Misalnya, sewaktu sedang antri, eh tau-tau ada yang menyerobot dari belakang. Misalnya lagi, pas sedang di kasir, eh dijutekin sama mbak-mbak pramuniaganya. Atau, ketika sedang ngobrol sama teman sendiri dan ia menanggapi dengan kasar.

Kejadian di atas hampir kita jumpai setiap hari. Balik ke pertanyaan, gimana caranya kamu menghadapi mereka-mereka? Wovgo ada sedikit saran yang bisa kamu lakukan nih.

1. Selalu ingat, bahwa kadang kamu juga menjadi orang yang kasar terhadap orang lain.

foto: dailysmscollection.in

foto: dailysmscollection.in

Jika ada orang yang berbuat kasar pada kita, sudah pasti tanggapan kita adalah membalasnya. Minimal sama seperti yang ia lakukan atau bahkan lebih. Hal tersebut terjadii sebagai tanggapan yang wajar. Sudah menjadi sifat alami manusia.

But, think again! Pikir-pikir lagi sebelum kamu melancarkan serangan balasan.

Loh, kenapa harus pikir-pikir lagi? Kan dia sudah jelas berbuat kasar?

BACA JUGA: Hidupmu gak ada gunanya kalau ngelakuin kebiasaan ini

Iya, bener banget, dia sudah berbuat kasar dan menyinggung perasaanmu. Tapi ingat, kamu juga pernah bersikap demikian tanpa kamu sadari. Ingin marah karena antrian diserobot orang? Coba ingat-ingat lagi. Mungkin kamu pernah menyerobot antrian orang lain? Atau, jangan-jangan malah pernah menyerobot pacar orang lain? Nikung!

Semua yang terjadi bukanlah sebuah kebetulan. Bisa jadi mereka berbuat demikian sebagai balasan atas perilaku kasar kita sendiri pada orang lain beberapa waktu lalu.

2. Jangan dimasukkan ke hati.

foto: besthearttouchingsmsspvt.wordpress.com

foto: besthearttouchingsmsspvt.wordpress.com

Ya udah sih ya, nggak usah diambil hati. Tidak ada gunanya kamu menyimpan luka atas perbuatan orang lain. Misalnya, kamu jengkel banget karena teman-temanmu kalau minjam barang, sukanya nggak bilang dulu. Atau bilang, tapi bilangnya nggak sama yang punya. Lah!

Peristiwa di atas sering banget terjadi. Wajar kalau kita merasa jengkel atas tindakan tersebut. Tapi ya sudah sewajarnya saja. Nggak perlu sampai dimasukkan ke hati dan disimpan berlarut-larut. Nggak baik. Lagipula, belum tentu teman-teman yang kamu dendami itu peduli sama perasaanmu. Mereka saja cuek, buat apa kamu sensitif?

3. Jadilah objektif dan cari tahu mengapa mereka bersikap kasar.

foto: idisciple.org

foto: idisciple.org

Sebelum kamu menghakimi orang yang berlaku kasar dengan kacamata dari sudut pandangmu, sebaiknya, lakukan penilaian secara objektif. Penilaian secara subjektif hanya akan mendorong pada penlaian negatif.

BACA JUGA: Cuma orang dengan kecerdasan emosional yang bisa melakukan hal-hal ini!

Tempatkan posisimu pada orang tersebut. Oh, mungkin ia tidak berniat demikian. Mungkin ia hanya kelelahan, terburu-buru, sedang mengalami hari yang buruk atau disebabkan hal lain yang mendorongnya bersikap kasar.

4. Tanggapi kekasaran dengan kelembutan.

foto: hdwallpapers.cat

foto: hdwallpapers.cat

Ingat pepatah air susu dibalas dengan air tuba?

Pepatah tersebut berlaku dalam situasi ini. Air tuba tidak harus dibalas dengan air tuba. Sesekali, balaslah ia dengan air susu. Siapa tahu sikap kasar mereka akan berubah 180 derajat jika direspon dengan kelembutan. Atau, biar lebih keren lagi, selain dibalas dengan susu, tambah juga dengan jahe. Biar jadi jahe susu.

Tips ini ampuh banget untuk melatih emosimu. Dengan demikian, kamu jadi tidak mudah marah ketika ada orang berbuat kasar.

5. Tidak usah terlalu mengharapkan perubahan.

foto: klear.com

foto: klear.com

Kamu tidak bisa mengubah seseorang menjadi orang yang santun, jika ‘kasar’ merupakan pilihan hidup mereka. Faktanya, menyuruh mereka berubah malah bisa menjadi bumerang.

BACA JUGA: Kepribadian seseorang bisa dideteksi dari caranya mengantri loh. Coba cek, kali aja yang nomer 4 kamu banget!

Ia bisa bersikap lebih kasar daripada sebelumnya. Kalau kamu punya teman yang seperti ini, cara terbaik menghadapinya ialah dengan menerima pilihannya.

6. Jika sudah terlalu parah, maka tinggalkan!

foto: asiqual.com

foto: asiqual.com

Kasar itu menyakitkan, seberapapun kadarnya. Agar tidak semakin menyakitkan, pergilah dari situasi tersebut. Tinggalkan! Meski mereka masih berusaha berbicara denganmu, sebaiknya segera tinggalkan. Jika orang asing yang berbuat demikian, tidak ada gunanya kamu berdebat dengannya. Jika itu temanmu sendiri, dia akan segera menyadari bahwa tindakannya adalah tindakan yang salah.

Nggak selamanya keadaan berjalan lancar sesuai harapan. Orang-orang tidak selalu bertingkah manis pada kita. Kadang tingkahnya pahit, kadang masam. Kejadian-kejadian yang menjengkelkan diperlukan sebagai bumbu dalam menjalani kehidupan.

Nah, sekarang kamu jadi tahu kan, harus ngapain kalau menghadapi orang-orang yang sedang berlaku pahit dan masam ke kamu?