Dengan tanda-tanda ini, mungkin kamu adalah seorang introvert

Introvert

Dalam menilai keperibadian seseorang, ada tiga hal yang selalu menjadi pembahasan. Kepribadian ekstrovert, introvert, dan ambivert. Ekstrovert identik dengan kepribadian mereka yang selalu terbuka. Sebaliknya, introvert akrab dengan kepribadian tertutup. Sedangkan ambivert, netral antara keduanya. Termasuk tipe yang manakah kamu?

Ciri-ciri orang introvert nggak selamanya ditunjukkan dengan sikap pendiam, fashion yang kuno, banyak baca buku, dan berbagai sterotype introvert lainnya. Banyak juga orang-orang introvert yang cukup ceria, fashionable, dan banyak relasi. Pokoknya nggak kelihatan banget deh kalau dia itu introvert.

Berikut ini ciri-ciri orang introvert yang tidak terlihat seperti orang introvert.

BACA JUGA : Dulu sering bingung, kenapa introvert kerjaannya selalu beres. Tapi sekarang, udah paham. Ternyata begini alasannya…

1. Kamu lebih memilih pasangan dengan orang yang pendiam.

Seorang introvert biasanya lebih memilih pasangan dengan orang yang sama-sama pendiam atau lebih pendiam dari dirinya. Mereka memilih pasangan yang lebih pendiam karena memberikan kesempatan bagi mereka untuk lebih banyak bicara.

Siapa bilang introvert nggak bisa curhat dan nggak butuh teman curhat? Introvert juga bisa curhat dan pastinya butuh teman curhat.

2. Kamu tidak suka keadaan diam yang aneh.

Apa yang Wovger rasakan ketika sedang hangout dengan sekumpulan orang lalu mendadak suasana menjadi diam? Cukup aneh bukan rasanya? Nah, sama juga yang dirasakan dengan beberapa orang introvert. Mereka nggak suka keadaan itu.

Untuk memulai percakapan dengan grup, mereka akan melontarkan beberapa pertanyaan konyol. Mereka melibatkan diri dalam percakapan tersebut dan menikmati berbincang-bincang dengan orang lain. Namun, yang perlu dicatat, mereka jarang sekali menceritakan kehidupan pribadinya.

3. Dalam karir, kamu mungkin memilih karier yang berhubungan dengan orang banyak.

Dalam berkarier, seorang introvert tidak lantas memilih karier yang tidak banyak melibatkan orang lain. Sebaliknya, mereka justru memilih karier yang berkaitan dengan orang banyak. Misalnya, sebagai musisi, aktor, seniman, guru, dan pelatih.

Seperti yang sudah Wovgo jelaskan di poin sebelumnya, mereka sangat menikmati berbicara di depan umum. Menjadi pusat perhatian. Namun, sekali lagi, apa yang mereka bicarakan tidak pernah menyangkut tentang kehidupan pribadinya.

Satu lagi, dalam bersosialisasi selepas bekerja, mereka lebih memilih sendiri daripada menghabiskan waktu dengan orang lain.

4. Kamu ingin istirahat, tapi otakmu tidak ingin diajak istirahat.

Tanda yang satu ini merupakan salah satu tanda yang tidak banyak disadari manusia. Ketika kamu ingin beristirahat dan menenangkan diri, otakmu justru sibuk memikirkan hal lain yang berbeda. Entah itu sekedar kontemplasi, memikirkan hal-hal yang harus dikerjakan, atau membayangkan hal yang sifatnya imajinatif.

Jadi, kalau kamu ingin tidur tapi otak nggak mau diajak tidur, mungkin kamu seorang introvert.

5. Kamu nggak suka stuck dalam satu keadaan.

Introvert suka mencoba hal-hal baru. Ia tidak suka berdiam diri dan melakukan hal yang sama berulang-ulang. Asyiknya, mereka tidak membutuhkan seorang teman untuk menemaninya mencoba hal baru.

Kadang kita merasa malu atau takut untuk mencoba hal baru tanpa disertai teman. Namun tidak demikian bagi seorang introvert. Mereka cukup percaya diri mencoba hal-hal baru seorang diri.

6. Kamu menyukai pertumbuhan.

Keaktifan mereka untuk selalu bergerak dan mencari hal baru membuat mereka terus berkembang. Mereka menyukai perbaikan-perbaikan diri dalam bidang apapun. Seorang introvert mencintai dan menghargai diri mereka sendiri sehingga mereka menginginkan yang terbaik untuk diri sendiri.

7. Kamu lebih tulus dan lebih dalam menjalin hubungan.

Seorang introvert tidak bisa begitu saja terbuka dengan orang lain. Ia sangat pemilih dalam berteman dan tidak bisa begitu saja percaya pada seseorang. Namun sekali ia sudah merasa cocok dengan seseorang, ia akan menjalin hubungan dengan tulus dan dalam.

Mereka lebih menyukai punya sedikit teman tapi dalam, tulus, dan benar-benar saling mengenal. Daripada memiliki banyak teman tapi tidak terlalu kenal satu sama lain.

Wovgo jadi teringat akan satu pepatah: jangan menilai buku dari sampulnya. Jangan hanya menilai orang dari luarnya saja. Kalau dipikir-pikir, banyak juga ya orang introvert di sekitar kita. Mereka dengan lihai menyembunyikan kepribadian mereka. Gimana Wovger, adakah tanda-tanda di atas terdapat dalam diri kamu?