Hak-hak pejalan kaki/pedestrian terenggut oleh beberapa hal berikut ini

motor lewat trotoar

Kalau bicara soal HAM atau Hak Asasi Manusia, Indonesia punya undang-undangnnya di pasal 28I ayat 1yang berbunyi :

“Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun.”

Hmm….coba perhatikan apa sudah sempurna?

Berapa kejadian atau kasus yang pernah dilanggar oleh warga Indonesia sendiri?

Contonya, seorang ayah yang menyiksa anaknya dengan cara dipasung di rumah sendiri, kasus tersebut termasuk dalam pelanggaran hak untuk tidak disiksa, ada juga kasus pembunuhan oleh orang-orang terdekat dan temannya, kasus tersebut melanggar hak untuk hidup. Mengerikan memang serasa tidak punya hati.

Akan tetapi, Wovgo tak ingin membahas yang muluk-muluk. Kasus kecil yang terlupa masih banyak kok yang belum terselesaikan dan masuk dalam pelanggaran HAM. Itu loh masa kamu nggak tau, hak pejalan kaki yang sejak lama terenggut oleh orang Indonesia sendiri dan yang duduk di atas sana masih kurang fast respon.

Hak pejalan kaki emang sampai sekarang masih terenggut oleh beberapa oknum yang susah diatur. Nah…siapa saja yang suka melanggar hak pejalan kaki? Ini dia rangkuman khusus untuk hari Hak Asasi Manusia…

1. Pelakunya adalah motor (tepatnya pengendara motor) yang suka ‘ngawur’ saat berkendara. Iya, sukanya lewat di trotoar.

motor lewat trotoar

Foto : debbinrhda.wordpress.com

Aneh bin ajaib pemikiran orang saat ini, udah dikasih jalan gede, luas, mulus. Emang beberapa berlubang sih dan kalau di kota-kota besar juga macet, tapi mbok ya sabar. Nggak perlu melipir sampai naik ke trotoar.

Kan polusi mata, selain itu ganggu banget orang yang lagi jalan-jalan di trotoar. Lebih parahnya lagi nggak sekedar lewat, tapi berhenti di tengah trotoar soalnya macet.

Kita yang jalan kaki mau lewat mana woy, pelanggaran hak pejalan kaki itu namanya. Lagaknya pake motor mahal tapi beraninya lewat trotoar.

Selain itu, ada juga yang gara-gara nggak mau puter balik jauh, tapi lewat di trotoar. Khan jadi KZL …

2. Lalu menjadikan trotoar jadi lahan parkir.

trotoar jadi lahan parkir

Foto : Kaskus

Priit…pritt…mundur..mundur..hoopp!

Mundur-mundur nd*smu!

Kasian tuh trotoarnya, bukan tempat parkir motor tapi masih aja ditempati juga. Selain bikin kami geram sebagai pejalan kaki, apa mereka nggak bisa mikir, kerusakan trotoar sebagian besar  karena ulah mereka para tukang parkir.

Menggunakan trotoar jadi lahan parkir itu salah satu bentuk pelanggaran hak pejalan kaki. Stoplah menghalangi jalan kami dengan acara macam gitu.

3. Pelakunya nggak cuma pengendara motor dan mereka yang parkir di trotoar aja tapi masih ada juga pedagang kaki lima berdagang di trotoar.

trotoar jadi lapak pedagang kaki lima

Foto : Kaskus

Yang namanya buka lapak itu ya pada tempatnya, bukan sampe ngetime di trotoar. Berharap dengan berdagang di trotoar mendapat untung yang gede, karena banyak pejalan kaki lewat di situ justru bikin KZL loh.

Iya, Bapak dan Ibu kan sudah ada tempat berjualan macam pujasera, lebih aman di situ. Pedagang kaki lima juga bisa keliling kompleks perumahan juga. Tenang, rejeki nggak ke mana kok.

Soalnya kita yang notabene pingin merasakan nyamannya jalan kaki jadi ke halang lapak lapak yang makan trotoar..…

4. Pemerintah please…trotoarnya udah nggak terawat tuh.

trotoar berlubang

Foto : poskotanews.com

Pak buk pejabat, kita juga berhak memiliki fasilitas umum seperti trotoar yang mulus jalannya, enak jika dipandang.

Di kasih tempat duduk, mungkin Pak buk pejabat juga sesekali harus merasakan gimana rasanya jalan di trotoar yang makin sempit dan bergeronjal hingga berlubang 🙁

Kami ingin pembaruan bagi trotoar di seluruh Indonesia dengan peraturan yang ketat agar Indonesia lebih baik lagi.

5. Desain trotoar yang tidak friendly buat difabel.

Ini juga perlu di pahami Pak buk pejabat, kami pejalan kaki juga nggak akan egois-egois amat, kami masih memikirkan hak pengguna trotoar lain seperti para penyandang cacat atau difabel yang juga ingin menikmati rasa nyaman dan aman ketika berjalan di trotoar. Pemasangan guiding block dan trotoar granit bisa membuat mereka merasa nyaman ketika berjalan di trotoar.

desain trotoar trotoar

***

Hmmmmmmm … 🙁