Siapapun bisa menjadi penulis hebat, dengan tips berikut ini

menulis

Selain dokter dan guru, penulis merupakan cita-cita jutaan anak muda Indonesia. Mungkin termasuk kamu salah satunya. Sayangnya, banyak anak muda yang gugur di tengah jalan dan lebih memilih menyerah ketimbang melanjutkan mimpinya.

Buat kamu yang masih punya motivasi menulis, Wovgo ada hadiah kecil. Hadiahnya, nasihat-nasihat yang bisa kamu lakukan untuk menjadi penulis sukses. Ini dia …..

1. Baca, baca, dan baca. Terus baca sebanyak yang kamu bisa.

membaca

Langkah pertama untuk menjadi penulis bukanlah menulis. Salah besar jika kamu mengawalinya dengan menulis. Awali kariermu sebagai penulis dengan banyak membaca buku. Semakin banyak buku yang kamu baca, semakin matang pikiranmu untuk menuangkannya dalam bentuk tulisan.

Mau tahu mengapa Andrea Hirata menjadi novelis sukses? Ia menghabiskan waktunya dengan membaca. Setiap 3 hari sekali, ia menyelesaikan 1 novel sebagai bahan bacaan. Artinya, dalam sebulan, ia bisa membaca hingga 10 novel.

2. Ketika menulis, putuskan hubungan dengan dunia. Hanya ada kamu dan tulisan.

menulis

Setelah bekal membaca dirasa cukup, langkah selanjutnya baru menulis. Penulis merupakan seseorang yang paling banyak menghadapi gangguan ketika bekerja. Agar ide-ide yang hendak kamu tulis tetap mengalir dengan lancar, putuskan dirimu dengan dunia luar.

Pastikan tak ada siapa-siapa antara kamu dan kata. Jauhkan semua gadget, internet, telepon, pesan, email, bahkan pacar atau keluarga ketika sedang menulis.

3. Jangan melebih-lebihkan tulisan.

lebay

Salah satu kecenderungan penulis ialah melebih-lebihkan tulisan, baik dari jumlah kata maupun maknanya. Saran dari Stephen King, sebaiknya seorang penulis tidak terlalu melebih-lebihkan tulisannya.

4. Hindari paragraf panjang, apalagi yang terlalu panjang.

banyak bicara

Paragraf yang terlalu panjang tidak baik untuk kesehatan mata. Pembaca mudah kehilangan fokus. Inti cerita yang kamu sampaikan bisa-bisa tidak sampai ke benak pembaca. Hindari menulis paragraf dengan panjang satu halaman penuh.

Sebaiknya, pisahkan paragraf panjang tersebut menjadi beberapa paragraf pendek agar ceritamu tidak kehilangan taring di tengah-tengahnya.

5. Ceritakan cerita yang nyata, yang benar-benar dilakukan manusia.

realita

Wovger pernah lihat sinetron yang nggak masuk akal? Acting para artisnya yang terlalu berlebihan yang sepertinya tidak mungkin dilakukan manusia. Sama seperti sinetron, tulisan juga hendaknya tidak berlebihan.

Ceritakan kejadian yang nyata. Bukan kejadian yang berlebihan seperti adegan-adegan dalam sinetron.

6. Menulis dengan serius seolah-olah kamu berada dalam cerita.

serius

Menulis dengan serius maksudnya ialah menulislah seolah-olah kamu mengalami hal tersebut. Libatkan semua perasaan yang kamu rasakan. Cerita yang ia tulis harus benar-benar membangkitkan perasaanmu.

Kalau cerita itu lucu, kamu sebagai penulis, harus mampu tertawa terbahak-bahak karenanya. Kalau cerita itu sedih, kamu harus sampai meneteskan air mata karenanya.

7. Menulis setiap hari dengan konsisten.

konsisten

Foto : www.jungjawa.com

Untuk menjadi penulis sukses, kamu mau tidak mau harus menulis setiap hari. Makna konsisten di atas berarti konsiste menulis setiap hari apapun yang terjadi.

Seorang jurnalis dan penulis terkenal asal Kanada, Malcolm Gladwell mengemukakan tentang teori 10.000 jam. Agar seseorang menjadi master dalam bidang yang ia geluti, ia harus menghabiskan waktu selama 10.000 jam mempelajari bidang tersebut.

8. Bagi calon penulis novel, selesaikan draft pertamamu dalam 3 bulan.

selesai

Khusus bagi calon penulis novel, tips ini harus kamu garisbawahi. Kamu harus menyelesaikan novel pertamamu dalam jangka waktu 3 bulan. Jumlah kata yang harus kamu tulis selama 3 bulan tersebut ialah 180.000 kata.

Lagi-lagi tips ini disarankan oleh Stephen King. Dalam teorinya, jika kamu memerlukan waktu lebih dari 3 bulan untuk menulis novel, jalan ceritanya akan menjadi aneh dan melebar kemana-mana.

9. Berani merevisi habis-habisan.

revisi

Selamat! Novel pertamamu sudah jadi. What to do next?

Langkah selanjutnya, kamu harus berani merevisinya habis-habisan. Iya dong harus direvisi. Novelmu yang sudah jadi harus dibaca ulang berkali-kali sampai ia benar-benar layak terbit. J.K. Rowling saja merevisi bab pertama dari novel Harry Potter sampai 15 kali. Tentunya kamu yang sebagai calon penulis, harus lebih dari itu.

Itulah sedikit tips dari Wovgo yang bisa kamu coba agar menjadi penulis sukses. Sudah ada bayangan mau nulis apa?