Biar liburanmu nggak gitu-gitu aja, main-main ke air terjun Tumpak Sewu yuk!

air terjun coban sewu

Kalau kamu bosen sama wisata gunung dan pantai, kamu bisa mencoba alternatif wisata lainnya yakni wisata air terjun. Wisata air terjun nggak kalah seru lho, Wovger. Seringkali untuk mencapai air terjun, para wisatawan harus tracking lebih dulu di medan yang cukup menantang.

Salah satu air terjun yang bisa kamu kunjungi yaitu air terjun Tumpak Sewu. Di mana letaknya? Apa-apa saja yang harus dibawa? Ke mana rutenya? Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Dimanakah letak air terjun Tumpak Sewu?

Alamat Air terjun Tumpak Sewu

Air Terjun Tumpak Sewu terletak di Desa Sidomulyo, kecamatan Pronojiwo, kabupaten Lumajang, provinsi Jawa Timur. Air terjun ini juga dikenal dengan nama air terjun Coban Sewu. Ada juga yang menyebutnya air terjun Tumpak Semeru.

BACA JUGA: Wisata air terjun di Malang memang epic gilaaa!!! Ini dia 10 coban yang wajib Wovger kunjungi!

Biaya wisata ke air terjun Tumpak Sewu cukup mahal, mencapai jutaan rupiah, kalau berangkatnya dari Makkah. Nggak, nggak, bercanda. Nggak semahal itu kok. Kamu hanya perlu mengeluarkan uang Rp 2.000 untuk parkir, Rp 3.000 untuk foto, dan Rp 3.000 untuk masuk.

Rute perjalanan menuju air terjun Tumpak Sewu di Lumajang.

foto: rurionugi.blogspot.com

foto: rurionugi.blogspot.com

Kabupaten Lumajang letaknya cukup dekat dengan Kabupaten Malang. Dari Malang kamu bisa menuju ke Bululawang, dilanjutkan ke Dampit, lalu menuju Tirtomoyo, dan Pronojiwo. Itu kalau dari arah barat.

Kalau dari arah timur (dari Jember), kamu bisa menuju Rambipuji, kemudian ke Kasiyan, dilanjut ke Kencong, setelah itu ke Yosowilangun, menuju Candipuro, dan sampailah di Pronojiwo.

Tracking menuju air terjun.

foto: arifmerinding.blogspot.com

foto: arifmerinding.blogspot.com

Pemandangan di air terjun ini bisa kamu lihat dari atas dan dari bawah. Saat pertama kali masuk, kamu akan melihat pemandangan air terjun ini dari atas. Selanjutnya, kamu harus berjalan ke bawah menyusuri anak tangga sejauh kurang lebih 800 meter atau sekitar 0,8 km.

BACA JUGA: Sihir dahsyat dari 8 air terjun yang hanya bisa kamu jumpai di Jawa Timur

Setelah menyusuri anak tangga, pemandangan Gua Tetes sudah menyambut di depan mata. Belum, belum berhenti. Masih lanjut jalan. Kamu akan melewati tebing batu yang cukup licin. Tidak ada jalan setapak untuk melalui tebing. Jalan satu-satunya kamu harus turun dengan bantuan tali yang sudah ada di sana.

Setelah sukses melewati tebing, kamu harus bersedia menyeberangi sungai. Menyeberangi lho ya, bukan menyusuri. Tenang, sungainya nggak dalam kok. Hanya sebatas lutut orang dewasa. Nah, itu, air terjunnya udah kelihatan.

Kamu harus singgah ke Gua Tetes dan Telaga Bening, tracking-nya satu jalur menuju air terjun.

foto: jaschira.wordpress.com

foto: jaschira.wordpress.com

Gua Tetes dan Telaga Bening merupakan objek wisata lain yang satu jalur dengan air terjun. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Sebelum menuju air terjun, kamu akan melewati sebuah gua, yakni Gua Tetes. Gua ini malah lebih dulu dijadikan sebagai tempat wisata sebelum air terjun. Disebut Gua Tetes karena terdapat tetesan air di depan pintu gua.

Objek lainnya, yaitu Telaga Bening. Dinamakan Telaga Bening karena airnya yang jernih. Kamu akan sampai di telaga ini setelah melewati tebing batu. Tempat ini cocok untuk istirahat sejenak dan merilekskan pikiran sambil membayangkan legenda Jaka Tarub yang mencuri selendang bidadari ketika mandi di sebuah telaga. Ingat, yang dibayangin proses waktu Jaka Tarub mencuri aja, bukan yang pas para bidadari lagi mandi. Nanti kalau bayangin bidadari mandi, Wovger malah jadi ikutan mandi nanti.

Perlengkapan yang harus dibawa.

foto: fotowinara.com

foto: fotowinara.com

Persiapan wisata ke gunung tentunya berbeda dengan persiapan wisata ke pantai. Demikian juga dengan wisata ke air terjun. Seperti tersebut di atas, sebelum menuju dasar bukit, wisatawan harus berjalan kaki, melewati tebing, dan menyeberang sungai. Perlu persiapan ekstra agar selamat sampai tujuan.

BACA JUGA: 7 Tips memilih outfit yang praktis

Kenakan pakaian yang nyaman, nggak panas, dan tidak terbuat dari bahan yang tebal. Sebaiknya gunakan t-shirt dan celana kain atau celana training. Hindari pakaian warna putih agar tidak kotor dan tidak transparan bagi wanita. No high heel, no flatshoes, no shoes, no wedges. Gunakan sandal gunung biar nggak terpeleset.

Perlengkapan lain yang harus dibawa yaitu plastik pelindung tas, plasting pelindung handphone dan kamera, dan baju ganti. Jangan lupa sediakan cemilan dan air mineral supaya terhindar dari kelaparan dan kehausan. Oh iya jangan lupa bawa tisu kering atau sapu tangan atau kain kering untuk membersihkan lensa kamera yang terkena cipratan air.

***

Yuk Wovger siapin perlengkapan, kita berangkat ke Lumajang. Sepulangnya dari Tumpak Sewu, kamu harus menjelajah kuliner Jawa Timur yang khas ini. Akan lebih pas jika dilanjutkan dengan nonton ludruk Jawa Timur.