Tradisi Keluarga di Indonesia Ketika Natal

selamatnatal

Di sini yang merayakan natal mana, ayo ngacung?

Yeay, dibalik segala macam isu tentang tidak bolehnya mengucapkan selamat Natal, Wovgo berusaha menghargai perbedaan dengan mengucapkan selamat natal buat Wovger yang merayakannya.

Setiap Natal, para keluarga Kristen pasti punya tradisi masing-masing di keluarga mereka. Momen natal menjadi masa-masa yang paling pas buat kumpul keluarga. Biasanya setiap keluarga bakal melakukan tradisi yang bisa menghangatkan suasana waktu kumpul keluarga.

Nah, melalui artikel ini Wovgo akan merangkum beberapa tradisi keluarga Kristen dalam menyambut dan merayakan natal.

Menghias Pohon Natal Bersama

foto: acehardware.co.id

foto: acehardware.co.id

Momen ini biasanya dilakukan saat memasuki bulan Desember. Pokoknya sebelum tanggal 25 Desember, atmosfer natal sudah harus masuk ke dalam rumah. Biasanya para keluarga Kristen ini akan memasang pohon natal di ruang tamu depan, dan dihiasi kapas serta lampu kerlap-kerlip. Lucu banget pokoknya dech.

BACA JUGA: Setiap hari, ibuku ‘ngomel’. Tapi …

Momen menghias pohon natal menjadi momen hangat bersama keluarga. Anak-anak yang biasanya jarang berkumpul sama orangtuanya, bisa saling bekerjasama merangkai pohon natal dengan hiasan ala keluarga mereka masing-masing.

Ada juga lho keluarga yang karena gak punya pohon natal, terus gak mampu beli, atau males beli, malah memilih untuk bikin sendiri. Tapi menurut Wovgo, lebih asik bikin sendiri, karena terkandung nilai kebersamaan di dalamnya.

Makan-Makan

foto: veganroute.com

foto: veganroute.com

Hampir setiap perayaan, selalu aja ada makan-makan. Pokoknya tiap kali Natal, pasti banyak yang gagal diet. Saat makan-makan inilah, biasanya semua keluarga berkumpul dan saling menceritakan tentang kisah-kisah lucu dan seru tentang anggota keluarga yang lain sembari bernostalgia. Suasana hangat bakalan terbentuk.

Berat badan nambah gak apa-apa, yang penting bisa deket sama keluarga dan saudara. Ehm, maksudnya, anak gadisnya saudara.

Tukar Kado

foto: cahayabentengmas.co.id

foto: cahayabentengmas.co.id

Nah, kalau tradisi yang ini, anak-anak yang paling suka nih. Keluarga akan berkumpul dan akan saling bertukar kado natal. Biasanya setiap anggota keluarga bakal nyiapin hadiah buat anggota keluarga yang ditaruh di bawah pohon natal. Nah, nanti dibuka bareng-bareng pas malam natal, atau sehabis ibadah di tanggal 25 nya.

Percaya dech, kalau pun santa claus beneran ada, dan ngasih hadiah buat Wovger, hadiah dari santa claus pasti gak bakal lebih bernilai daripada kehangatan tukar kado bareng keluarga. Serius!

BACA JUGA: Ini lho yang harus kita lakukan agar Bahasa Indonesia jadi bahasa internasional

Natal tahun ini, Wovger minta kado apa nih?

Pekerjaan bagus?

Rumah?

Jodoh? Jodoh?! JODOH?!!!

Open House

foto: cahayabentengmas.co.id

foto: cahayabentengmas.co.id

Ada sebagian keluarga Kristen yang melakukan open house. Jadi kayak lebaran gitu, nanti ada yang datang ke rumah untuk semacam silaturahim, kalau boleh meminjam istilah dalam Islam.

Biasanya, yang mengunjungi gak cuma sesama keluarga Kristen, tapi kadang tetangga yang beragama lain juga sering datang berkunjung untuk memberikan selamat.

Refleksi Natal

foto: parokitasikmalaya.wordpress.com

foto: parokitasikmalaya.wordpress.com

Nah, biasanya pas malam natal, keluarga Kristen semuanya berkumpul, bikin persekutuan kecil gitu, berdoa bersama sambil merefleksikan Natal tahun ini. Mengucap syukur kepada Tuhan, atas keluarga dan berkat yang sudah diterima selama setahun. Biasanya di momen ini sering terjadi suasana haru dan lebih intim dengan Tuhan.

BACA JUGA: Tanda-tanda bahwa kamu telah dewasa

Natal emang bukan cuma tentang hura-hura perayaannya saja. Esensi Natal tetap harus dipegang teguh. Lebih teguh daripada Mario Teguh. Agar bisa senantiasa terus mengingat Tuhan.

Ibadah Natal di Gereja

foto: palangkapost.com

foto: palangkapost.com

Nah, ini adalah agenda wajib. Biasanya, tiap malam natal dan pas tanggal 25 pagi, tiap keluarga pasti menyiapkan baju sarimbit keluarga masing-masing.

Selain datang ke gereja untuk Ibadah, tentu saja bisa sekalian merayakan sukacita natal dengan keluarga seiman lainnya di gereja.

***

Di Indonesia emang gak bisa menghadirkan White Christmas, dimana natal dipenuhi salju, di sini malahan jadi Wet Christmas, soalnya bertepatan dengan musim hujan.

Tapi bagaimana pun juga, sukacita Natal untuk para keluarga Kristen di Indonesia gak bakal berkurang.

Akhir kata dari Wovgo, semoga toleransi antar umat beragama di Negara kita semakin terjaga, dan kita bisa hidup berdampingan dengan bahagia.

Sekali lagi, Selamat Natal dan selamat menyambut tahun baru. 🙂