5 Hal yang harus kamu lakukan jika merasa lelah dengan social media

media sosial

Semua orang boleh jadi bermain social media. Tapi di luar sana ada beberapa orang yang sama sekali menjauhi social media. Bisa jadi orang itu adalah kamu. Kelelahanmu sangat beralasan, bisa dipahami mengapa kamu memilih untuk berhenti.

Terlalu banyak berita-berita hoax yang bertebaran, terlalu banyak informasi tidak penting daripada informasi yang penting. Dan tentu saja terlalu banyak waktu yang tersita.

Ingin kelelahanmu segera menghilang? Wovgo punya beberapa tips yang bisa mendekatkan kamu dengan social media nih.

1. Memilih social media terbaik.

foto: shafirafirablogpurworejo.blogspot.com

foto: shafirafirablogpurworejo.blogspot.com

Di era internet yang serba terbuka ini, adalah hal yang lumrah memiliki miliaran akun social media. Kamu nggak harus memiliki semuanya agar terlihat eksis dan kekinian. Dari semua akun tersebut, pilih salah satu yang menurutmu terbaik.

BACA JUGA: Jangan sampai di akhir pekan yang indah ini, ‘social media’ menjadikanmu anti sosial

Bagaimana caranya mengetahui social media yang terbaik? Lakukan uji coba dari masing-masing pilihan selama 1 bulan. Cari tahu mana yang menurutmu cocok dan sesuai dengan kepribadianmu.

Kalau kamu hobi fotografi, maka Instagram adalah social media yang pas buat kamu. Kalau kamu gemar menulis, Facebook bisa kamu jadikan sebagai alternatif.

2. Definisikan strategi kamu dalam berjejaring sosial.

foto: pamorama.net

foto: pamorama.net

Umumnya orang-orang merasa bahwa social media itu tidak penting karena mereka tidak tahu bagaimana cara menggunakannya untuk meningkatkan produktivitas dan jalan menuju sukses.

Agar social media bisa menuntunmu menuju sukses, kamu harus punya strategi. Jangan asal update status, jangan asal share foto selfie. Apa yang kamu harapkan dari social media? Apa yang ingin kamu capai dari sana? Meningkatkan penjualan? Self-branding? Meningkatkan pemasukan? Menuliskan informasi? Mengetahui apa tujuanmu akan membantu langkahmu untuk berjejaring sosial.

Sudah banyak contoh orang yang berhasil menggunakan social media sebagai ladang rezeki. Contoh paling mudah adalah selebgram dan selebtwit dengan banyak pengikut dan menerima endorsement serta iklan dari sana.

3. Gunakan social media yang paling mudah terhubung dengan yang lain.

foto: business2community.com

foto: business2community.com

Banyaknya social media tidak mungkin kamu gunakan semuanya. Kamu harus pilih salah satu yang bisa kamu manfaatkan dengan optimal. Kecuali kalau kamu punya admin sendiri untuk setiap akun social mediamu.

Dalam memilih jejaring sosial, perhatikan platform yang kamu gunakan. Apakah ia mudah terhubung dengan akun yang lain? Yang bisa autopost, satu kali post untuk semua.

BACA JUGA: Ini lhoh, website-website keren selain ‘social media’ yang bisa mengubah hidupmu!

Misalnya, Facebook mudah terhubung dengan Instagram dibandingkan Twitter dengan Instagram. Demikian pula Google Plus dan Youtube karena keduanya sama-sama dimiliki oleh Google.

4. Buat jadwal berapa lama kamu habiskan waktu untuk bermain social media.

foto: blogs.constantcontact.com

foto: blogs.constantcontact.com

Orang-orang menyalahkan social media atas waktu mereka yang banyak tersita di sana. Mereka menyalahkan social media atas produktivitas yang menurun. Padahal salah mereka sendiri yang tidak bisa mengatur waktu dengan baik.

Sebagai pengguna yang bijak, janganlah kamu memasuki golongan orang-orang di atas. Harus kamu ketahui, sekali kamu terjun ke social media, akan ada waktumu yang hilang. Waktumu yang hilang ini bisa kamu batasi seberapa banyaknya.

Buatlah jadwal berapa lama dalam sehari kamu menyediakan waktu untuk berjejaring sosial. Misalnya, cukup selama 1-2 jam dalam sehari. Usahakan untuk mematuhi aturan yang sudah kamu buat.

5. Masih belum bisa mengatur waktu? Ketahui kegiatan apa yang paling baik yang harus kamu lakukan.

foto: forbes.com

foto: forbes.com

Candu yang ditawarkan social media tidak main-main. Sekali kamu melompat ke dalamnya tanpa disertai kendali yang kuat dari diri sendiri, kamu akan jatuh dan merugikan diri sendiri.

Soal pembagian waktu untuk bermain social media memang sedikit susah. Kalau kamu tidak bisa menahan diri untuk berjejaring sosial, kamu bisa memetakan kegiatanmu setiap harinya.

BACA JUGA: Hal-hal yang akan kamu temui di sosial media setelah coblosan

Lakukan hal-hal produktif lainnya yang kamu senangi agar kamu tidak terus-terusan me-refresh news feed jejaring sosialmu. Ingat, meski kamu ingin meraih sukses dari social media, kamu tidak perlu mantengin ia terus-terusan. Sisakan waktu untuk kehidupan pribadimu dan me time yang produktif.

***

Itulah beberapa tips yang bisa Wovgo berikan agar kegiatanmu dalam berjejaring sosial menjadi lebih baik. Meski kamu lelah memainkan social media, nggak ada salahnya kamu mencoba tips di atas agar kelelahanmu berubah menjadi semangat.