Kamu anak terakhir dan berusia 20-an? Pasti punya 12 kebiasaan berikut ini

anak terakhir

Kamu lahir sebagai anak yang nomor berapa? Pertama? Tengah? Atau terakhir? Tahukah kamu bahwa nomor urut lahir juga menentukan sikap dan sifatmu? Sifat anak pertama berbeda dengan anak terakhir, begitu pula dengan anak yang di tengah.

Anak pertama biasanya cenderung mandiri, keras kepala, dan sedikit penyuruh. Sedangkan anak terakhir cenderung lebih santai, lebih manja, dan tentunya sudah biasa disuruh-suruh.

Abaikan dulu tentang anak pertama dan anak tengah. Wovgo mau ngobrol sejenak tentang anak terakhir. Ketika anak terakhir berusia 20-an, mereka akan menunjukkan sifat-sifat di bawah ini.

1. Mereka belajar yang terbaik dari meniru.

Anak terakhir cenderung menjadi peniru. Mereka belajar tentang hal-hal di sekeliling mereka dari meniru. Terutama meniru apa yang telah dilakukan kakak-kakaknya. Kebiasaan meniru ini terlihat jelas ketika mereka memasuki dunia kerja.

Sebagai atasan, penjelasan step by step yang kamu berikan akan membingungkan mereka. Cara terbaik mengajari mereka adalah dengan menyuruh mereka belajar dari seseorang di tempat kerja kamu.

2. Mereka menunjukkan cinta dengan mengungkapkannya.

Anak terakhir biasanya tidak malu-malu mengungkapkan rasa cinta mereka. Mereka menunjukkan pada orang yang mereka cintai apa yang mereka rasakan. Kebiasaan mereka ini ikut terbawa ketika mereka beranjak dewasa. Hasilnya, anak terakhir lebih mudah bergaul dengan orang lain.

BACA JUGA : Jatuh hati memang hak setiap orang, tapi aku tak berhak melakukan ini pada kamu yang sudah punya pasangan

3. Mereka tidak mempunyai masalah melakukan sesuatu sendiri.

Siapa bilang anak terakhir itu manja? Ternyata justru kebalikannya. Mereka tidak masalah melakukan sesuatu sendiri. Memiliki kakak yang lebih tua tidak berarti sang kakak bisa menemaninya setiap saat. Mau tidak mau mereka belajar menjadi mandiri dari sini.

4. Mereka mengharapkan semua orang berpikir bahwa anak terakhir selalu menjadi yang termuda.

Anak terakhir merasa bahwa setua apapun mereka, mereka selalu merasa muda. Meski mereka bertambah tua, ada kakak-kakak yang usianya lebih tua dan selamanya lebih tua dari anak terakhir.

5. Mereka tertarik pada orang-orang tua.

Anak terakhir menyukai bergaul bersama orang-orang tua. Mereka tidak masalah hangout bersama orang yang umurnya dua kali lipat lebih tua dari umurnya. Dalam beberapa hal, mereka menganggap hal ini sebagai hal yang keren dan cool.

6. Mereka mengabaikan aturan umum.

Anak terakhir tumbuh sebagai ‘suruhan’ dari anak-anak yang lahir lebih dulu. Dari situ, mereka mempunyai sifat sebagai pemberontak meski tidak terang-terangan. Dalam dunia kerja, mereka tahu aturan mana yang ‘bisa dilanggar’ dan tetap aman hanya dengan memasang muka tidak bersalah.

7. Mereka tidak punya sense of fashion.

Anak terakhir sudah biasa memakai baju warisan dari anak-anak sebelumnya dan mereka terima-terima saja. Baju warisan itu tentu tidak semuanya ukurannya benar-benar sama persis. Kadang mereka pakai baju yang sedikit kekecilan atau kebesaran. Apalagi saat diwariskan, baju tersebut sudah kadaluarsa dari mode fashion.

Kebiasaan di atas terbawa hingga mereka berusia 20-an. Mereka tidak masalah memakai baju sembarangan dan tidak peduli dengan penampilan mereka.

8. Mereka senang menjadi pusat perhatian.

Sepertinya yang satu ini sudah bukan hal baru lagi. Anak terakhir senang menjadi pusat perhatian. Pasalnya, mereka tidak pernah mendapat perhatian penuh di rumah karena harus bersaing dengan anak-anak lainnya.

9. Mereka super santai dalam memperlakukan pasangan.

Anak terakhir tidak berharap menjadi diprioritaskan oleh orang lain. Mereka sudah biasa dengan keadaan ini di rumah. Prioritas orang tua tidak selalu tertuju padanya. Demikian pula ketika mereka menjalin hubungan asmara.

“Kamu udah dua hari nggak bales chatku? Oke nggak masalah, aku santai kok.”

10. Menurut mereka, kunci sukses adalah tahu siapa yang kamu ketahui.

Kesuksesan anak terakhir dipengaruhi oleh kakak sebelumnya. Apalagi jika mereka sekolah dan bekerja di tempat yang sama.

11. Ketika mereka menghadapi hal besar, mereka tidak bisa dihentikan.

Bagaimanapun juga, jika sudah menginginkan sesuatu yang besar, mereka tidak bisa dihentikan. Terutama jika hal ini berkaitan dengan pengakuan. Mereka akan berusaha sekuat tenaga agar mendapat pengakuan dari orang lain. Tidak ada yang paling keras perjuangannya untuk mendapat pengakuan selain anak terakhir karena mereka hidup di bawah bayang-bayang nama anak yang lahir sebelum mereka.

BACA JUGA : 9 Foto yang menggambarkan perbedaan Mama dan Ayah dalam mengasuh anak

Itulah sifat-sifat yang ditunjukkan anak terakhir ketika mereka berusia 20-an. Tentunya sifat di atas berbeda untuk setiap orang. Adakah sifat-sifat di atas yang kamu banget?