Orang-orang yang masih aja kerja, padahal lagi musim liburan

polisi

Libur telah tiba..

Libur telah tiba..

Hore… Hore…

Wah seneng banget ya kalau liburan tiba. Apalagi kalau ketemu sama yang namanya long weekend. Rasanya udah gak konsen lagi pas beraktivitas saat weekdays. Bawaannya udah pengen liburan aja. Imajinasi kumpul sama keluarga, traveling, nongkrong bareng temen, me time sudah terbayang beberapa hari sebelum liburan. Buat kamu yang bisa menikmati liburan, hal itu patut disyukuri.

Nggak semua orang punya kesempatan liburan seberuntung kamu. Ada juga yang harus bekerja demi mencari nafkah. Di saat yang lain liburan dan berkumpul bersama keluarga, mereka tetap masuk seperti biasa dan menjalankan tugasnya. Siapa saja mereka? Ini dia…

1. Pak polisi.

foto: brilio.net

foto: brilio.net

Stigma negatif memang masih melekat kuat pada jajaran polisi Indonesia. Namun Pak Polisi telah berbaik hati merelakan liburannya untuk menjaga jalanan agar tetap aman. Tanpa pak polisi, siapa yang bisa dilapori jika terjadi apa-apa di jalan?

BACA JUGA: Ladies, jangan pernah pilih cowok yang kayak gini ya? Pokoknya jangan!

Pacar?

Gak bakalan bisa.

Kecuali, pacar kamu Polisi!

2. Staf rumah sakit.

foto: severoworld.com

foto: severoworld.com

Jelas, staf rumah sakit nggak boleh libur meski liburan. Gimana nanti nasib pasiennya jika mereka ikutan libur juga? Akibatnya sangat fatal jika sampai seluruh staf rumah sakit pergi berlibur. Pasien-pasien tersebut membutuhkan pertolongan dengan segera tanpa pandang waktu dan tempat. Salut untuk semangat kerja mereka.

3. Penjaga palang kereta api.

foto: saibumi.com

foto: saibumi.com

Tak banyak yang tahu betapa besar dedikasi penjaga palang perlintasan kereta api. Profesi ini sering dianggap sebelah mata. Padahal di dalamnya tersimpan tanggung jawab yang besar.

BACA JUGA: Hal-hal yang harus dipahami dari pelayanan kereta api agar lebih baik lagi

Jutaan nyawa rakyat Indonesia berada di tangan mereka setiap harinya. Dijaga saja masih terjadi kecelakaan, apalagi tidak dijaga. Nggak kebayang deh gimana jadinya.

4. Petani.

foto: blog.umy.ac.id

foto: blog.umy.ac.id

Petani tidak mengenal weekend dan weekdays. Mereka tidak mengenal tanggal merah. liburan mereka didasarkan pada musim tanam dan musim panen. Jika petani banyak libur sebelum masa panen, kasihan nanti tanamannya, nggak ada yang kasih makan.

5. Kurir pengiriman barang.

foto: handymantis.com

foto: handymantis.com

Kurir pengiriman barang justru sedang sibuk-sibuknya mengantar barang ke tempat tujuan. Kalau tanpa mereka, siapa lagi yang akan mengirim barang? Apalagi kalau petugas pengirimannya kayak gambar di atas. Setelah ngirim barang, pasti disuruh mampir. Yang lama!

BACA JUGA: Manfaat yang bisa didapat kalau kamu belanja secara online

Saat liburan, online shop umumnya menawarkan diskon besar-besaran yang menarik minat pembeli. Akibatnya, aktivitas belanja meningkat dan tugas sang kurir ikut bertambah. Tapi nggak apa-apa. Karena dengan begitu, Mas yang foto di atas itu bisa sering-sering datang ke rumah. Asik!

6. Staf bandara.

foto: finance.detik.com

foto: finance.detik.com

Staf bandara tidak bisa menikmati libur saat liburan tiba. Mereka bertugas mengantar penumpang ke tempat yang dituju. Seperti kurir pengiriman barang tadi, masa liburan justru menjadi masa-masa paling sibuk sepanjang tahun. Karena itu adalah masa dimana hampir semua orang sedang melakukan liburan.

7. Orang yang kerja di media.

foto: unic-jakarta.org

foto: unic-jakarta.org

Para awak media tidak mengenal libur. Saat liburan, mereka tetap bekerja setiap biasa untuk menyajikan informasi dan hiburan bagi rakyat Indonesia. Tak jarang, mereka harus rela ditugaskan keluar kota dan melewatkan momen berkumpul bersama keluarga.

BACA JUGA: Jangan sampai di akhir pekan yang indah ini, ‘social media’ menjadikanmu anti sosial

Reporter jalur mudik Pantura misalnya. Ia harus rela berlebaran jauh dari rumah demi memenuhi tuntutan kariernya.

8. Pekerja di hotel.

foto: knibonline.wordpress.com

foto: knibonline.wordpress.com

Jumlah pengunjung yang menginap di hotel pas liburan jumlahnya bisa berlipat ganda. Sayang banget kalo hotelnya tutup. Di beberapa hotel bahkan menerapkan aturan tidak boleh libur saat weekend, untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung.

9. Pedagang di tempat wisata.

foto: beritadaerah.co.id

foto: beritadaerah.co.id

Meski tidak terikat kontrak kerja seperti Pak Polisi dan boleh libur saat liburan, mereka lebih memilih untuk tetap bekerja. Ramainya wisatawan menjadi peluang yang bagus untuk berdagang dan meningkatkan perekonomian rumah tangga. Peluang tersebut sayang banget kalau dilewatkan.

BACA JUGA: 8 Produk Indonesia yang sering disangka produk luar negeri

Tak jarang, alasan mereka tidak libur karena kebutuhan hidup yang harus dipenuhi. Jika Wovger sedang ke tempat wisata, usahakan membeli dagangan mereka. Nggak usah dibeli semua. Cukup sisihkan uang Rp10.000 saja. Itung-itung sambil membantu meningkatkan pertumbuhan UMKM di Indonesia. Boleh menawar, tapi jangan terlalu kejam ya. 🙁

10. Pengelola tempat wisata.

foto: wartakayong.wordpress.com

foto: wartakayong.wordpress.com

Kalau pengelolanya libur, berarti tempat wisatanya tutup dong. Yup, kalau pengelola tempat wisata libur, nggak ada yang melayani para wisatawan. Apalagi saat liburan semua orang memiliki satu tujuan yang sama: pergi ke tempat wisata. Beruntunglah kamu yang tidak bekerja di tempat wisata. Syukuri kelonggaran yang kamu miliki saat ini.

***

Itulah tadi daftar beberapa orang yang harus bekerja saat liburan tiba. Tanpa mereka, liburan kita tidak berjalan dengan lancar. Nggak lucu dong kalau pas kita liburan ternyata tempat wisatanya tutup karena nggak ada yang jaga.