Malas masuk kerja setelah liburan? Mungkin kamu sedang mengalami post holiday syndrome

post holiday syndrome

Dunia ini selalu berputar kadang di bawah kadang juga di atas. Sesekali datang sesekali pergi juga. Sama seperti mantan, dan sama halnya dengan hari libur. Libur panjang datang, setelah itu waktunya kembali ke rutinitas awal.

“Btw, postingan ini dibuat dengan tujuan menambah daya gedor buat kamu kalau setelah baca : Tips jitu mengembalikan semangat setelah libur panjang : yang ditulis sama Mbak Indah tetep nggak mempan.”

Yah gitu deh hidup. Cuma mampu bersyukur dan lebih menerima keadaan agar hati tetap legowo. Duh kok jadi resah dan gelisah gini ya, ini pasti gara-gara liburan panjangnya keburu berakhir.

Mengingat kita dihadapkan kembali dengan serangkaian kegiatan tapi dalam hati masih diliputi rasa-rasa malas dan ada rasa hampa gitu. Apalagi kalau kamu memandang kembali foto liburan yang barusan terjadi kemarin.

Hawa traveling dan senyum mengembang masih bisa kamu rasakan dan bikin tambah mager untuk beranjak, disertai dengan angan-angan negatif tentang pekerjaan yang siap menghadang di depan.

Tunggu, rasa sedih, gelisah hampa setelah liburan? Mmmm….mungkin kamu lagi kena post holiday syndrome atau post holiday blues.

Apa itu?

Post holiday syndrome merupakan hal yang terjadi pada dirimu ketika dihadapkan dengan realita hidup dan mulai membandingkan dengan kegiatan sewaktu liburan. Liburan yang menyenangkan dan tanpa beban. Kebayang kan rasanya gimana?

Nah, untuk menghilangkan post holiday syndrome ini, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan.

1. Menyadari bahwa kamu sedang dalam masanya.

Sama seperti PMS yang dialami wanita kebanyakan, mereka sudah sadar bahwa harus melalui rasa-rasa tidak nyaman tapi bukan berarti merasa kehilangan. Ehh,.. opo sih iki …

Hal ini berlaku juga buat PHS (Post Holiday Syndrome), yang bisa dialami siapapun. Dengan memahami bahwa kamu sedang memasuki masa-masa sedih bisa dipastikan kamu juga lebih tidak terlalu memikirkannya. So jalani aja nanti juga reda sendiri. Seperti ketika kamu habis putus, jalani aja, ntar juga move on sendiri. *dikeplak

2. Bagikan kenangan liburanmu dengan orang lain.

posting liburan di instagram

Foto : maxmagz.com

Bisa jadi, kamu akan merasa lebih lega dengan cara membagikan beberapa foto liburanmu ke sosial media agar teman-temanmu juga dapat menikmati. Selain membuat dirimu lega, kamu juga bisa merasa nggak ‘kehilangan’ lagi dan rasa sedihmu bisa berkurang. Kadang beberapa kenangan itu nggak harus dipendam melainkan dibagi dan ditunjukkan.

Kalo kenangan pahit mantan?

Nah, itu, kubur!

Nah, biar foto-foto liburanmu terlihat keren. Ada baiknya kamu baca artikel yang pernah Kak Zahrina publikasikan. Apa ?? Ini dia : Meski hanya menggunakan smartphone, tapi trik fotografi ini bisa bikin hasil foto kamu makin ciamik.

3. Bawa ‘rasa yang pernah ada’ saat liburan dalam kehidupanmu yang sekarang.

Biar bisa move on dari rasa sedih setelah liburan, kamu bisa membawa ‘rasa yang pernah ada’ dari tempat liburanmu. Misal, kamu habis traveling ke Papua, selain berfoto kamu juga beli koteka buat kenang-kenangan. Nah itu bisa kamu mainin. Maksudnya, panggil kembali ‘rasa yang pernah ada’ dari koteka itu. Duh, jadi ambigu. *dikeplak 

Pokoknya gitu deh, misalnya lagi, kamu habis dari Korea terus kamu sesekali makan makanan khas Korea di Indonesia untuk mengenang kalau kamu pernah kesana. Jadi memanggil kesenangan yang pernah kamu rasakan saat liburan kemarin. Gitu.

4. Cari kesibukan agar mengalihkan keresahan.

sibuk

Foto : arisshoimin.wordpress.com

Kalau habis liburan justru menjadikanmu sebagai pengangguran, kamu bisa memulai untuk melist kegiatan yang bisa dilakukan agar tidak terkungkung dalam keadaan post holiday syndrome. Entah itu ikut kerja freelance, workshop, gerakan sosial yang dapat mengalihkan segala pikiran resah usai liburan.

Atau kalau masih resah, baca aja deh artikel Mbak Indah yang merupakan curhatannya ketika dia lagi resah dan gelisah buuuaanngget: Ketika stres melanda, lakukan hal-hal berikut ini untuk membunuhnya.

5. Kumpulkan teman-temanmu.

Ada kalanya ketika liburan kamu melupakan teman-temanmu. Setelah itu semua sudah selesai, maka sudah daatnya kamu hubungi kembali mereka. Lakukan beberapa pertemuan, agar pikiran dan perasaanmu segera netral kembali.

Appppaaa ???

Kamu nggak punya teman ????

Busyyeettt.. Sudah 2016 masih aja punya problem susah cari teman.

Waiittt… Baca aja nih, tips mencari teman. “Ingin punya banyak teman dengan instan? Terapkan beberapa bahasa tubuh ini ketika berinteraksi dengan orang lain

6. Kembalikan kebiasaan tidurmu secara normal.

cara agar bisa tidur dengan mudah

foto: tinashealthyliving.com

Liburan sudah selesai, sudah bukan saatnya begadang atau bangun siang. Lakukan kembali kebiasaan bangun pagi dan tidur dengan jam normal. Membiasakan tidur yang baik, niscaya segala depresimu segera hilang.

Kalau masih sulit memperoleh kualitas tidur yang baik, kamu sebaiknya perlu tahu dan perlu menerapkan “Tips Trik Tidur Berkualitas dan Pulas“.

FYI, buat kamu yang suka tidur terlalu lama, itu bahaya lho. Kenapa? Baca aja : 6 Bahaya Tidur Terlalu Lama.

7. Jika sudah biasa tidur normal, kembalikan juga pola makanmu secara teratur.

Masa liburan adalah masa santai yang pernah ada, makan makanan apapun yang berlemak maupun cemilan manis. Membuat perutmu bekerja kerasa tiada henti. Jam makan juga kadang tidak seteratur biasanya. Dalam keadaan ini, ingat, kamu sudah nggak liburan lagi loh. Sebaiknya mulailah atur pola makan secara sehat sesuai dengan rutinitas yang kamu hadapi sekarang.

8. Tetap berhubungan dengan hal-hal yang berbau traveling.

travelling

Foto : www.femalesia.com

Jangan-jangan rasa resahmu datang karena beranggapan dengan berakhirnya suatu liburan maka hilang sudah semua rasa senang. Liburan tuntas bukan berarti semuanya berakhir. Kamu bisa loh cek lagi instagram yang berbau traveling, mencari artikel-artikel wisata yang menyenangkan hatimu kembali agar terhindar dari post holiday syndrome. Kalau gitu, ya baca aja artikel-artikel travel di Wovgo. Hehee 😀

9. Nggak usah terlalu sibuk di hari pertama bekerja.

Kalau kamu telah meninggalkan tugas kerja yang menumpuk selama liburan. Di hari pertama kerja nggak perlulah harus menyelesaikannya secara tuntas dalam waktu satu hari aja. Buat dirimu senyaman mungkin dalam pekerjaan pertama, tidak perlu tergesa-gesa dalam menyelesaikan sesuatu, agar ketenangan batin terus terjaga.

10. Rencanakan kegiatan liburanmu kembali.

Meski kamu merasakan hal-hal sumpek setelah liburan, bukan berarti juga nggak bisa liburan lagi kan. Post holiday syndrome tetap berjalan namun rencana liburanmu untuk masa depan juga harus kamu tetapkan.

Lingkari pada kalender rumahmu untuk mengetahui potensi liburan yang akan datang. Dengan melakukan hal ini, bikin moodmu tumbuh kembali dan berpikir bagaimana cara mewujudkannya dari pada merasa hampa.