Dari calon ibu mertua: “Wahai anakku, carilah calon istri yang bisa memasak. Niscaya ibu akan merestuimu.”

Memasak

Kriteria calon istri idaman itu memang relatif bagi setiap pria maupun calon mertua. Ada pria yang pengennya punya istri yang pinter ngurus keuangan, tapi calon mertua pengennya istri yang jago mendidik anak. Ada juga pria yang pengen punya istri pengertian, namun calon mertua pengennya istri yang juga punya perkerjaan bagus, sebagus pekerjaan anak laki-lakinya. Sampai disini, akhirnya tak pernah ada titik temu. Masing-masing masih ngotot dengan argumennya. Lalu yang terjadi, pria tersebut menjomblo dalam waktu yang lama. Hingga tua, renta, dan akhir masa.

Kalau kamu dan orangtuamu masih ngotot melulu, kapan akan menjemput aku?

Namun yang pasti, Kak Zahrina yakin bahwa dari sekian kriteria yang diinginkan pria dan didambakan calon mertua, ada satu kriteria yang hukumnya wajib banget untuk dimiliki oleh wanita. Ya, apalagi kalau bukan memasak. Jadi buat ladies yang belum bisa masak, baca ini dulu deh. Setelah baca ini, Kak Zahrina jamin, pasti kamu langsung ingin belajar masak.

1. Calon mertua akan lebih percaya sama kamu, karena anaknya pasti nggak akan kelaparan kalau menikah sama kamu.

foto: imezi.com

foto: imezi.com

Merebut perhatian calon mertua memang gampang-gampang susah. Apalagi jika calon mertua yang Wovger hadapi terlihat seram. Ini tidak ada hubungannya dengan masa depan. Kalau yang berhubungan dengan masa depan, itu namanya suram. Bedakan!

Seram yang Kak Zahrina maksud, itu seram dari luarnya. Seram yang bikin nyali ciut. Serasa ingin mundur. Pas mundur, lalu mundur lagi, mundur terus, eh nginjek kotoran. Nasib!

BACA JUGA: 7 Resep sarapan sehat yang bisa kamu coba sebelum beraktifitas

Supaya rasa percaya dirimu meningkat, dengan keras Kak Zahrina bersama seluruh calon menantu wanita idaman di muka bumi ini, menyarankan kepada ladies agar bisa memasak. Karena ini penting, demi mendekati calon ibu mertua. Jika Wovger tak bisa memasak, pasti akan sering-sering diserang pertanyaan:

“Itu suami kamu, mau dikasih makan apa? Masa iya, beli di restoran terus. ”

“Tak pernah beli di restoran, Bu. Uang gaji suami tak cukup. Jadi belinya di warteg.”

“DIAM KAMU!”

Nah, nggak mau kan jadi ribut gitu? Makanya, mendingan belajar masak deh dari sekarang.

“Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kalau bukan Anda, siapa lagi?”

Itu quote bagus yang Kak Zahrina dapet waktu ikutan seminar MLM. Kali aja berguna.

2. Di mata calon mertua, kamu adalah ibu yang ideal bagi anak-anakmu kelak.

foto: huffingtonpost.com

foto: huffingtonpost.com

Sesungguhnya, manfaat memasak yang sebenarnya itu bukan untuk menarik perhatian calon mertua. Itu hanya langkah awal aja, biar anak laki-lakinya dapet izin dan kemantapan untuk memilihmu sebagai pendamping hidupnya.

Manfaat sebenarnya malah akan Wovger petik sendiri ketika sudah mengurus rumah tangga, yang di dalamnya ada suami dan anak-anak.

Calon mertua pasti akan bertanya-tanya:

“Bagaimana nanti kamu mengurus anak, jika memasak saja tidak bisa?”

Padahal sebagai calon ibu, selain keahlian memasak, kamu juga wajib tahu kandungan gizi dari makanan yang akan dikonsumsi oleh suami dan anak-anakmu. Jangan sampai, pas lagi bikin mie, bumbunya dituangin semua! Kelihatan banget kalau belum pernah bikin mie dan nggak pernah denger mitos bahwa kebanyakan bumbu mie itu bisa bikin bego!

Catetan : Kita sekarang hidup di jaman dimana orang-orang kebanyakan makan micin.

(-___-)

3. Kamu jelas bisa diandalkan, karena tahu caranya ‘memperlakukan’ alat-alat dapur.

foto: playbuzz.com

foto: playbuzz.com

Meskipun Wovger berpendidikan tinggi, bergaji banyak, tinggal di kota metropolitan, dan pandai mengoperasikan berbagai macam teknologi mutakhir seperti nuklir, atau kadang juga ikut gulat dan bisa ngalahin Ronda Rousey, jangan lupakan kodratmu sebagai wanita. Keahlian dasar memegang alat-alat dapur harus kamu kuasai. Jangan sampai, pas mau menggoreng tempe, wajannya kebalik: yang cekung menghadap ke bawah dan yang cembung menghadap ke atas. Jangan!

BACA JUGA: Kitchen hacks yang harus kamu coba untuk dapur lebih cantik

Adakalanya kamu akan tinggal bersama mertua, meski hanya beberapa saat. Nah, jadikan kesempatan tinggal bersama ini menjadi momen yang indah dengan memasak bersama.

Masa bisa ngetik pesan tanpa melihat layar handphone, tapi nggak tahu gimana caranya nyalain kompor. Malu sama Chef Juna!

4. Calon istri idaman itu yang bisa membedakan antara kunir dan kunyit, serta merica dan ketumbar.

foto: foodfindsasia.com

foto: foodfindsasia.com

Sebagai wanita yang datang dari zaman modern, kamu perlu membuktikan bahwa modernitas tidak ikut menggerus naluri kewanitaanmu. Salah satu caranya adalah dengan mengenali berbagai macam bumbu dapur.

Cari tahu bagaimana membedakan kunyit, kunir, jahe, temulawak, lengkuas, kencur, dan masih banyak lagi. Kamu juga perlu tahu jenis-jenis cabai, dan bisa membedakan antara merica dan ketumbar. Dan membedakan mana calon suami mana mantan. *dikeplak

5. Keahlian memasak semakin membuat inner beauty-mu terpancar.

foto: shape.com

foto: shape.com

Kecantikan luar dan kecantikan dalam itu sama-sama penting. Kecantikan luar akan menjadi tidak berguna jika tidak didukung dengan kecantikan dalam. Begitu juga sebaliknya. Kecantikan dalam terasa kurang menarik jika tidak diimbangi dengan kecantikan luar.

BACA JUGA: Oh, jadi kamu kalau milih wanita cuma gara-gara tampang? Good luck deh!

Memasak, bisa menjadi salah satu pelengkap kecantikan luarmu. Calon mertua akan memberimu nilai plus jika kamu bisa menyajikan makanan untuk keluarga.

6. Calon pasangan akan lebih sayang sama kamu, karena bisa memberikan hidangan spesial untuknya.

foto: parhlo.com

foto: parhlo.com

Tak hanya calon mertuamu saja yang terkesima karena keahlianmu dalam memasak. Calon pasanganmu juga akan terkesima dan tambah sayang sama kamu. Apalagi jika sebelumnya kamu tidak bisa memasak, lalu belajar dengan sungguh-sungguh hingga berhasil menyajikan satu hidangan spesial untuknya – bukan mie instan lho ya. Sesuatu banget!

7. Memasak bisa menghemat pengeluaran rumah tanggamu nantinya.

foto: dailymail.co.uk

foto: dailymail.co.uk

Ketika sudah menikah, kamu tidak hanya menyandang gelar sebagai istri saja. Tapi gelar sarjana juga. Eh, itu kalau kamu setelah wisuda S1.

Dalam rumah tangga, kamu akan punya gelar lainnya: yaitu ibu bagi anak-anak, sekaligus menteri keuangan di rumah tangga. Pandai-pandailah mengatur keuangan, agar tidak boros. Pandai mengatur keuangan adalah bentuk lain dalam menghargai jerih payah suami.

BACA JUGA: Resep Kue Cubit Green Tea yang bisa kamu bikin sambil cubit-cubitan bareng pasangan!

Salah satu tips menghemat pengeluaran ialah dengan memasak.

Kok bisa?

Ya. Sederhananya gini, nggak mungkin dong, kamu beli terus di restoran selama 3 kali sehari dan 90 kali sebulan?

“Warteg, Kak. Katanya tadi gaji suami tak cukup?”

“DIAM KAMU!”

***

Akhir kata, Kak Zahrina cuma mau ngasih tahu, kalau nggak ada alasan kenapa ladies nggak boleh nggak bisa masak. Pokoknya harus bisa masak. HARUS BISA! Pantaskan dirimu untuk calon pasangan, supaya lebih siap dalam menjalani rumah tangga.

Catatan : Buat awal dan belajar, cobalah untuk masak air. Setidaknya kamu sudah bisa masak. *dikeplak