9 Hal ini akan kamu rasakan ketika traveling sama pacar

Traveling

Liburan sama pasangan adalah hal yang diidam-idamkan sama kaum jomblo.

Loh, kok bisa? Mereka kan jomblo?

Lha iya, kan cuma diidam-idamkan. Belum tentu terlaksana.

Dengan traveling bersama pacar, kamu akan merasakan sensasi yang berbeda dan unik daripada biasanya. Membuka pengalaman baru untuk hubunganmu kelak, dan pastinya menambah kedekatan satu sama lain.

Tapi jangan mengeluh, karena ketika berwisata bareng pacar, nggak semuanya berakhir indah. Kamu mungkin akan dihadapkan sama konflik-konflik yang seringkali memperumit acara traveling.

Penasaran? Kayak gini nih rasanya kalau kamu memutuskan traveling bareng pacar.

1. Alih-alih bahagia seperti dalam film romantis, traveling sama pacar justru berpeluang untuk bertengkar.

foto: huffingtonpost.com

foto: huffingtonpost.com

“Yang, cepetan! Duh, keburu ketinggalan bis nih!”

“Yang, kamu kok lelet banget sih jalannya?! Kamu manusia atau siput?!”

“Duh, Yang, nge-fotoinnya yang bagus dong!”

“Beb, kita nyasar! Kita kan niatnya mau ke Museum Sangiran di Sragen. Kok pesawatnya malah turun di Zimbabwe. Ini Museum Sangiran udah pindah ke Zimbabwe apa gimana?!”

BACA JUGA: 6 Tempat wisata yang bisa kamu kunjungi ketika singgah di Sragen

Kalimat semacam itulah yang akan sering Wovger dengar ketika memutuskan traveling bersama pasangan. Pertengkaran akan sering terjadi cuma gara-gara masalah sepele yang sebenernya gampang banget untuk dipecahkan. Namanya aja traveling bersama, ya harus sama-sama komitmen untuk bahagia berdua dalam suka dan duka dong. Jika ini udah kalian rasakan, cepatlah perbaiki hubungan dengan solusi yang tepat. Sayang banget kalau kamu berdua menghabiskan waktu dengan bertengkar di tempat yang indah.

2. Dengan traveling bareng pacar, kalian akan dipaksa untuk keluar dari zona nyaman. Melakukan hal-hal yang barangkali belum pernah kamu lakukan sebelumnya.

foto: thenewdaily.com.au

foto: thenewdaily.com.au

Jika biasanya kalian sering nongkrong di café atau berkencan ke bioskop, kali ini kalian melakukan traveling ke tempat-tempat asing yang tentunya akan membuat kalian merasakan sensasi yang berbeda. Kendala bahasa (kalau travelingnya beneran ke Zimbabwe kayak di atas tadi), jalur kereta atau bus yang membingungkan, perbekalan yang harus dibawa, dan masih banyak lagi. Itu semua membuat kerjasama kalian teruji. Menuntut kamu berpikir bagaimana menjadi survivor sejati bersama pasangan.

3. Tentunya, traveling sama pacar itu akan memicu lelah. Lelah karena 2 hal: lelah karena perjalanan dan lelah karena pasangan rewel.

foto: 4babyandyou.com.au

foto: 4babyandyou.com.au

Kamu dan dia adalah 2 manusia yang berbeda. Tentu udah jadi hal wajar kalau energi yang dihasilkan pun juga berbeda. Kelelahan secara fisik bisa memicu pertengkaran. Ditambah lagi lelah karena menghadapi satu sama lain yang kadang nyebelin.

BACA JUGA: 6 Alasan kenapa orang yang sering traveling cenderung lebih sukses

Contoh: Si cowok tetap ingin mendaki gunung, tapi si cewek udah ngos-ngosan. Si cowok nggak mau pengertian, akhirnya keduanya bertengkar.

Solusinya gimana biar ketemu jalan tengah?

Si cowok jalan terus, dan si cewek digendong. Romantis!

4. Pria dan wanita adalah 2 manusia yang berbeda. Perkara duit seringkali merupakan hal yang paling bikin sensi.

foto: bestworldyet.com

foto: bestworldyet.com

Cowok itu hanya boleh khawatir kalau ia nggak menghasilkan uang. Cewek juga hanya boleh khawatir kalau dirinya nggak bisa mengatur keuangan. Jadi, dalam hal ini, harusnya masing-masing menyadari posisi masing-masing.

Cowok, kalau nyadar kurang pinter mengelola keuangan, serahkan itu kepada cewek. Kasih duit ke cowok secukupnya. Selebihnya, dibawa cewek. Disisi lain, cewek yang sebagai pemegang duit, juga harus mau kalau tangannya digenggam erat-erat oleh cowok.

“Biar apa, Mbak Indah?”

“Ya biar si cewek nggak membabi buta dalam berbelanja!”

5. Memikirkan rencana itu baik. Yang nggak baik itu kalau ‘Terlalu Memikirkan Rencana’. Dasar! T – E – R – L – A – L – U.

foto: hartfordspringfieldspeakers.blogspot.com

foto: hartfordspringfieldspeakers.blogspot.com

Sesuatu itu kalau belum dilakukan, ketakutannya banyak. Seperti takut nyasar, cuaca lagi nggak baik, kehabisan tiket pesawat, sampai akhirnya batal deh rencana kalian pergi traveling.

BACA JUGA: Siap untuk menikah tapi mengabaikan hal-hal ini, bisa membuat rencana pernikahanmu berantakan. Waspadalah!

“Terus, biar travelingnya nggak batal gimana, Mbak Indah?”

“Make it simple! Pergi ya tinggal pergi! Apa yang terjadi, hadapi di jalan!”

“Emang di jalan bisa kena musibah ya, Mbak Indah?”

“Bisa dong!”

“Contohnya?”

“Naik pesawat, dan pas di tengah jalan ada yang ngebegal!”

Guys, tujuan kalian liburan kan untuk menikmati hidup. Melepaskan penat. Jangan dibikin stres lah. Kalau sama kerjaan, stres. Lalu liburan juga stres. Terus, hidup rileksnya, kapan?

6. Adakalnya, salah satu pihak pengen pas liburan ngajak temen-temennya juga. Ini bikin kamu jadi bakal ketemu sama orang yang itu-itu aja.

foto: bravofact.com

foto: bravofact.com

Bosan karena ketemu orang yang itu-itu aja adalah konsekuensi yang harus kamu tanggung saat memutuskan traveling bersama pacar. Kenapa? Karena bisa jadi, meski niat awalnya cuma pergi bareng pacar, akhirnya pacar bilang mau ngajak temen-temennya. Terus, dia juga minta kamu untuk ngajak temen-temenmu juga. Berduaannya kapan?!

“Kalau udah gitu, solusinya gimana dong, Mbak Indah?”

“Mending nggak usah berangkat! Keberangkatan yang terpaksa, membuat liburan makin nggak asik. Beneran deh!”

Kamu bisa kok memikirkan ulang perjalanan ini tanpa mengajak pasangan. Nggak perlu barengan terus, ada masanya kalian jalan sendirian, entah itu belanja sendiri atau bersama teman-teman yang lain. Ngamen di bus!

7. Mood buruk yang pastinya bikin tambah ribet.

foto: kellerlawoffices.com

foto: kellerlawoffices.com

Kalau berhubungan soal mood, si cewek jagonya. Tapi kalau udah dalam kondisi traveling, bisa aja si cowok juga mengalami bad mood yang sama karena beberapa hal. Seperti macet, kena jet lag, hujan dan lain sebagainya.

BACA JUGA: 7 Cara ampuh move on setelah batal nikah

Eh, tapi sebenernya yang sering bad mood gara-gara macet, hujan atau kena jet lag itu justru cewek. Lalu cewek bete dan meluapkannya ke cowok. Nah, kalau udah begini, biasanya cowok juga bisa ikutan bad mood.

“Oh, gitu ya, Mbak Indah. Terus kalau udah begitu, biasanya siapa yang minta maaf?”

“Cowok dong!”

“….”

8. Traveling bareng pasangan adalah salah satu cara untuk melihat sifat asli pasangan.

foto: huffingtonpost.com

foto: huffingtonpost.com

Ketika traveling, kalian akan dihadapkan dengan banyak hal. Seperti menempuh perjalanan yang nggak semuanya asik, kebelet dan harus antre di toilet, fasilitas hotel diluar dugaan, salah beli makanan, ketemu mantan dan banyak hal nggak ngenakin lainnya.

Nah, saat pasanganmu dihadapkan pada hal-hal tersebut, coba lihat bagaimana ia merespon. Karena itulah sifat aslinya.

Tentu, respon saat masih pdkt dan udah jadi pasangan emang beda. Yang pdkt, demi pencitraan. Yang udah jadi pasangan, nah itu sifat aslinya!

9. Saat memutuskan sesuatu, seringkali nggak menemukan kesepakatan yang pas.

foto: womansday.com

foto: womansday.com

Penjual: “Gimana ini, Mas, Mbak, 20 ribu boleh deh!”

Cewek: “Aku sih YES, Yang.”

Cowok: “Tapi aku NO!”

Cewek: “Yang, tadi itu harga aslinya 100 ribu loh. Masa aku udah nawar, penjualnya sepakat 20 ribu dan kamu masih tetep NO aja?”

Cowok: “Yaudah, oke deh, aku YES!

Cewek: “Yaudah, kalau sekarang kamu YES, gantian aku yang NO!”

Cowok dan penual: “….”

Peringatan: Kepada pria di manapun, jangan pernah macam-macam dengan cewek PMS!

BACA JUGA: Seperti apa masa depanmu dan pasangan? Suram dan gelapkah?

Beda pendapat itu hal yang biasa. Maka dari itu, cobalah untuk menyelesaikannya dengan baik-baik serta kepala dingin. Tapi kalau ribut terus dan nggak berujung pada kesepakatan untuk sampai pada tujuan bersama, ya udah, berantem aja terus sampai Museum Sangiran beneran pindah ke Zimbabwe!