5 Alasan kenapa anak muda usia 20an sering galau

galau

Kata ‘galau’ muncul di era manusia menjadi alay dan tingkat kepekaan perasaan jadi tinggi. Kerab digunakan anak muda untuk mengutarakan rasa gelisah dan nggak nyaman sama perasaannya sendiri.

Mbak Indah meyakini bahwa kamu yang lagi baca ini juga sering banget ngomong galau..galau untuk suatu hal. Entah pacar, kehidupan, pekerjaan atau aktivitas yang terkesan menghambat jalur hidupmu.

Terutama hal ini sering dirasakan oleh anak muda yang usianya menginjak 20an. Bakalan sering bilang ‘aku galau nih’. Ngaku!

*Mbak Indah lagi galau juga… galau pengen cepet nikah 🙁

Emangnya kamu nggak bertanya-tanya gitu, apa sih sebenernya yang bikin anak muda usia 20an mendadak sering ngerasain galau?

Mungkin ke lima inilah penyebab kalian-kalian sering galau.

1. Secara nggak sadar, usia 20an itu merupakan masa penuh dengan pilihan yang bikin bimbang.

galau

Foto : www.flickr.com

Memasuki usia 20 hingga 20 something—22, 23, 24 merupakan masa keemasan bagi sebagian anak muda untuk bersenang-senang menentukan jati diri.

Tapi nyatanya nggak semudah itu, secara nggak sadar mereka melalui banyak hal yang membuat bingung untuk memilih beragam pilihan. Ambil contoh, dihadapkan dengan banyaknya jurusan kuliah dan kamu harus memilih satu bidang aja. Dihadapkan dengan tawaran pekerjaan padahal kamu masih pingin meraih beasiswa S2 dan kamu juga harus milih satu pilihan aja atau dihadapkan dengan masalah hubungan, yang kamu cuma bisa milih satu pasangan aja. Iya, SATU jangan kebanyakan.

Nah loh, masih bisa ngomong nggak galau? Mikir…

2. Menginjak usia 20an akan makin sering dikejar target dan pertanyaan tabu, di awali dengan kata ‘kapan?’

dikejar target

Nggak heran sih, jika anak muda usia 20an sering galau berkepanjangan. Soalnya di usia ini, segala langkah yang diambilnya adalah penentu masa depan.

Belum lagi banyaknya tekanan dan target, yang otomatis ikut menggandeng dirinya dalam melangkah. Tugas kuliah, beban pekerjaan, kemandirian. Hal ini juga memicu serangkaian pertanyaan yang bikin makin tertekan. Pertanyaan ini sering di awali dengan kata ‘kapan’. Kapan lulus? Kapan nikah? Kapan punya anak? Kapan, kapan dan kapan.

Nah, biar kamu nggak galau dengan pertanyaan “Kapan”, kamu bisa baca artikel yang ditulis sama Kak Zahrina yang judulnya “Sukses di usia 20-an bukan lagi impian. Dengan tips ini, kamu akan lebih mudah menggapai kesuksesan

3. Usia 20an merupakan masa transisi menuju kemandirian.

mandiri

Semua umur pasti ada masa peralihan yang terjadi dalam diri dan yang paling ketara adalah masa transisi usia 20an. Perubahan dari ‘remaja’ ke ‘dewasa’. Perubahan ini bukan hanya tampak luar secara penampilan tapi juga pola pikir setengah matang.

Masa itu menuntut kamu berpikir sudah saatnya kamu mandiri dan hidup sendiri. Jika dulu sering tinggal bersama orang tua, kini sudah saatnya nggak merepotkan mereka dengan hidup secara mandiri. Meski pola pikir ini belum matang, yang namanya masa transisi sukses bikin anak muda usia 20an galau luluhlantah.

BACA JUGA : Hal-hal yang harus kamu lakukan di usia 20-an, sebelum datang masa-masa sibukmu

4. Pola pikir makin kompleks. Sadar atau nggak, mereka masih punya sisi kekanak-kanakan untuk disalurkan namun dibalik itu mereka juga ingat ada tanggung jawab besar yang menanti.

tanggung jawab

Foto : kwizoo.com

Betul apa betul?

Kamu masih ingin bersenang-senang bersama teman, traveling, nongkrong, ngabisin uang di usia yang sekarang. Tapi dibaliknya, kamu juga mikir betapa menjadi mandiri itu akan kehilangan banyak hal termasuk kesenangan yang kamu rasakan sekarang.

Misalnya, uang gajian yang pas-pasan bikin kamu memutar otak, gimana caranya nggak minta uang jajan orang tua. Nggak heran, pemikiran yang semakin hari tambah kompleks ini bikin galau setengah mati.

BACA JUGA : Ingin sukses? Tiru kebiasaan orang-orang sukses berikut ini

5. Secara psikologis, mereka ini berada di usia pencarian jati diri.

cari tahu

Foto : www.griefrecoverykit.com

Sob, mau kemana?

Cari jati diri, lu tau nggak kos-kosannya sebelah mana ya?

Mungkin ini lelucon paling konyol, yang namanya jati diri itu hinggap di hati, pikiran dan caramu bertindak untuk menentukan sebenernya kamu ini orang yang kayak gimana sih, cocoknya yang kayak apa. ALih-alih memikirkan kemapanan, di usia 20an ini sebagian besar dari mereka masih suka idealis, coba pengalaman sana sini, bergaul dengan banyak orang, gonta-ganti pacar sampai nemu the true love. Halaah…

Ya, gitu deh salah satu penyebab kalian galau karena masih pencarian jati diri, belum berdiri sempurna di atas kaki sendiri. Ibaratnya itu, kapal masih suka oleng, labil dan terombang-ambing seperti kata Neng Syahrini hempas sana hempas sini

****

So, guys, kamu galau hari ini?

Bagus! Itu tandanya kamu mikir!

Galau nggak sepenuhnya memberi efek negatif justu dengan galau kamu jadi mikir dan berusaha cari solusi. Keep galau!