7 Tips Ampuh Melelehkan Hati Orang Tua Pasangan

bertemu calon mertua

Macam mana ini, kamu dan dia udah pacaran menahun tapi nggak kunjung bertemu dengan orang tua si pacar.

Kenapa?

Takut? Serem? Ortunya galak banget? Atau melipir karena nggak direstui?

*curhat ….

Dalam suatu hubungan itu emang ada naik turunnya, saat kamu bersamanya akan terasa begitu indah, udah berangan-angan membangun masa depan bersama, pingin ini pingin itu. Tapi ketika dihadapkan sama orang tuanya, langsung turun drastis, mau ngajak hang out jadi kerasa beban soalnya kamu belum dipercaya sama mereka.

Meskipun kamu telah mengenyam pendidikan sampai S2, berpenampilan menarik dan jago banget skill komunikasinya, Mbak Indah berani taruhan, mendadak kamu jadi orang yang paling bodoh di dunia ketika face to face duduk bareng di altar ruang tamu bersama keluarga si pacar.

Mau nyapa duluan sungkan, mau basa-basi dikiranya sotoy. Serba salah deh pokoknya. Apalagi yang cowok nih, kadang nggak semua cowok berani berhadapan langsung secara nekat ke orang tua pasangan.

Ya gimana lagi guys, hidup ya gitu deh penuh tantangan, begitu juga dalam menghadapi orang tua pacar. Kamu harus punya strategi-strategi mantap dalam hal pedekate sama orang tuanya. Jangan asal nekat, karena bentuk kenekatan juga termasuk penilaian dari orang tua pacar. Itu tandanya kamu bukan planner yang baik. Nah, nggak mau kan dicap sebagai anak yang nggak punya kesiapan matang.

Oke, jika kamu masih meraba-raba cara PDKT ke ortu si doi kayak gimana, coba deh pake cara-cara ini..

1. Pertama, kamu harus benar-benar mengenal siapa lawanmu.

Calon Mertua

Kenapa Mbak Indah sebut lawan, gampangannya ini tuh sebuah permainan yang harus kamu menangkan. Mau nggak mau kamu juga harus tau seperti apa sih klarifikasi atau karakter dari lawanmu itu. Dalam konteks ini adalah orang tua si pacar, cari celah mana yang bisa diambil hatinya.

Ada orang tua yang woles banget, ada orang tua yang protektif banget sama anaknya, ada orang tua yang woles tapi pingin ngetes aja.

Terus caranya gimana Mbak?

Ya, kamu harus sering-sering komunikasi sama pacarmu. Tanya ke dia, orang tuanya kayak apa, apa hobinya, nggak suka sama apa? Sifatnya kayak gimana?

Jadilah lebih peka nggak cuma sama anaknya aja tapi juga keluarganya.

2. Bawa oleh-oleh kesukaan orang tua pacar.

martabak

Ini mungkin klasik dan udah kelihatan banget kamu berusaha melelehkan hati orangtuanya dengan bawa oleh-oleh.

Saran Mbak Indah sih, boleh dicoba atau enggak. Dalam artian kamu harus pelajari lagi poin pertama. Ada orang tua yang nggak suka ‘disuap’ dengan bawa oleh-oleh. Ada juga orang tua yang gampang banget leleh ketika kamu bawa sesuatu, entah itu bawa duren satu truk atau Lamborghini. Sesekali boleh tapi kalau keseringan jangan.

Intinya, sesuaikan lagi sama minat dan sifat orang tua pacar. Soalnya, bisa aja kamu berhadapan dengan lawan yang salah. Jangan sampai kamu udah bawa oleh-oleh seabrek tapi lawanmu udah males duluan lihat trik ‘suap menyuap’ macam itu.

BACA JUGA : 9 Hal yang dilakukan pria sejati ketika menjalin suatu hubungan

3. Berhadapan dengan lawan secara sopan, penuh semangat dan jangan lupa senyum.

senyum

Meskipun dia adalah lawanmu, jangan anggap seperti musuh. Perlakukan sama halnya dengan kamu memperlakukan pacarmu, karena dia bapaknya!—bukan berarti kamu memperlakukan bapaknya, kayak gandengan tangan, sayang-sayangan loh ya—tapi perlakukan dengan baik. Sopan.

Di poin ini kamu udah masuk lingkungan bertemu dengan keluarga, hendaknya tampilanmu itu rapi dan penuh semangat. Layaknya kamu berada di lingkungan baru gitu, tunjukkan bahwa kamu bersemangat bertemu orang-orang yang akan menjadi keluargamu kelak.

Salaman dengan bapak dan ibunya secara sopan sambil tersenyum – jangan nyengir – senyum ramah. Tuangkan rasa minat, karena kalau kamu datang dengan penuh derita tekanan batin, jatuhnya energi negative akan mempengaruhi lawanmu juga. Bisa mempengaruhi penilaian keluarganya terhadap dirimu. Sebisa mungkin sembunyikan rasa gugup dan grogi, apalagi sampai kencing di celana. Jangan!

4. Jujur adalah kunci utama untuk meraih kepercayaan. So, perkenalkan dirimu dengan jujur.

jujur

Jadi apa adanya adalah hal yang utama, begitu pula dengan kejujuran. Dengan cara jujur kamu bisa mendapat kepercayaan dengan mudah.

Hal ini berlaku untuk meyakinkan orang tua pasangan. Cara yang paling mudah dilakukan adalah perkenalkan dirimu sebagai diri sendiri. Itu artinya, kamu berhak menjadi dirimu sendiri dengan sifat, pengalaman dan apa adanya kamu.

Biarlah orang tua pacar yang menilai kamu orangnya seperti apa, yang penting kamu udah jujur atas apa yang kamu miliki sekarang. Dengan kejujuran itu, mereka pasti mikir bahwa di titik ini kamu udah dapat nilai plus dalam hal kejujuran.

5. Setelah ‘diijinkan’ masuk dalam keluarganya, jangan segan-segan untuk ikut acara keluarganya.

ke calon mantu

Maksudnya ‘diijinkan’ adalah anggap aja suasana udah mulai mencair, kamu dan keluarganya mulai mengenal satu sama lain. Otomatis kamu nggak akan diam di situ aja, akan ada tawaran-tawaran dari keluarganya untuk mengajakmu ke fase yang lebih dalam.

Entah itu diajak ke acara keluarga atau sekedar membantu urusan keluarga aja, jangan pernah menolak. Prioritaskan ajakan atau tawaran itu, kalau bisa kamu sendiri yang inisiatif menawarkan.

Gung, kamu bisa nggak bantuin Risma cariin kos-kosan buat kuliahnya?

Oh, ngggeh, Pak. Saya bantu carikan. Kalau nggak salah di rumah saya lagi ada kamar kosong. Gratis, Pak!

*Dikeplak!

Nah dengan mengambil inisiatif ini, menunjukkan bahwa kamu bisa diandalkan sebagai sosok calon menantu.

6. Tentunya  hal ini juga disertai tanggung jawab yang besar.

tanggung jawab

Gung, kamu bisa nggak bantuin Risma cariin kos-kosan buat kuliahnya?

Oh, ngggeh, Pak. Saya bantu carikan. Kalau nggak salah di rumah saya lagi ada kamar kosong.Gratis, Pak!

Gung, Bapak rasa kamu udah tau pintu keluar di sebelah mana..

Tanggung jawab itu perlu guys, setelah kamu berkenalan secara jujur dan mendapat kepercayaan, hendaknya kamu tunjukkan dengan rasa tanggung jawab juga.

Dia anak orang yang harus kamu jaga selayaknya orang tua yang menjaganya. Kamu berani ngajak dia hangout sampai larut malam tapi nggak mau nganterin dia pulang. Gimana mau ngelelehin hati orang tua?

BACA JUGA : 9 Cara Mengetahui Kepribadian Seseorang Dari Kebiasaannya Sehari-Hari

7. So, yang bikin orang tua si pacar bilang ‘yes’ adalah paket komplit dalam dirimu.

anak muda sukses

Selain menonjolkan bahwa kamu bertanggung jawab, jangan lupa juga untuk menunjukkan bahwa kamu memperlakukannya dengan baik.

Dengan cara apa, Mbak Indah?

Nggak cuma dari segi kasih sayang aja, Mbak Indah sih yakin kalau kamu udah terlampau sayang sama seseorang otomatis attitudemu ke dia juga akan baik-baik aja.

Tapi, ada hal lain juga yang harus diperhatikan, misalnya dari segi kemapanan. Kamu berhasil memperlakukan pasangan dari segi perhatian, tanggung jawab,  kasih sayang, sopan, setia, menghargai tapi kalau tidak ditunjang dari segi materi yang cukup. Orang tuanya pasti akan menilai dengan pandangan lain.

Dipikiran orangtuanya saat ini adalah calon menantu paket komplit, baik dan juga tanggung jawab. Dari segi kasih sayang iya, kemapanan juga mumpuni. Nggak usah sok umbar kasih sayang, orang tua juga butuh keamanan dalam hal finansial. Nggak usah kebanyakan harta, orang tua juga butuh jaminan anaknya nggak diperlakukan kasar. Orang tuanya saat ini ingin balance.

So, yang bikin orang tua si pacar untuk bilang ‘yes’ adalah paket komplit dalam dirimu.

BACA JUGA : Ingin sukses? Tiru kebiasaan orang-orang sukses berikut ini

****

Fuuh~~

Panjang banget dah ini artikel, tunggu dulu belum selesai….

Kalau cara-cara di atas belum juga membuahkan hasil, kamu baca aja deh artikel lanjutan Mbak Indah gimana trik melancarkan hubungan yang nggak direstui.