9 Cara Mengetahui Kepribadian Seseorang Dari Kebiasaannya Sehari-Hari

Man changing his mood

Ada ungkapan berunsurkan kepribadian seperti :

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.

You are what you eat.

Aku adalah apa yang kamu perlakukan padaku.

Semua quote itu mengartikan siapa diri kita sekarang adalah pengaruh dari lingkungan sekitar. Jati diri atau kepribadian kita saat ini bisa terbentuk karena lingkungan. Dari cultur keluarga, lingkungan kerja, cara orang –orang memperlakukan kita bahkan dari kebiasaan kita sehari-hari.

Entah itu kebiasaan merokok, bangun pagi, bersosialisasi, menggunakan smartphone, semua itu bisa menunjukkan bagaiamana karakter kita sesungguhnya loh.

Masa sih?

Dih, nggak percaya,  coba dilanjut aja bacanya..

1. Kalau kamu suka belanja itu tandanya kamu…mmmm…

kerugian belanja online

Anak yang boros? Itu mah semua orang juga udah tau.

Yup, belanja tak terkontrol menimbulkan dampak yang signifikan terhadap keuangan, salah satunya adalah boros. Di samping itu, kamu yang penyuka belanja ini sekaligus menjadi orang yang mengutamakan kesenangan terlepas dari mampu beli atau enggak. Biasanya sih suka bertindak dan nggak mikir dampak di belakangnya kayak apa, pokoknya kamu bahagia duluan. Iya nggak?

Daripada kamu buang-buang uang gak jelas, mendingan ditabung aja. Baca : Ini dia, dua cara unik dalam menabung yang bisa kamu coba di rumah.

2. Kamu yang suka selfie, selamat kamu kena penyakit caper.

foto alay

Lihat aja, semakin selfie dijadikan tren masa kini, berarti menunjukkan bahwa semakin tinggi pula orang-orang yang butuh diperhatikan.

Pecinta  selfie pada dasarnya merupakan orang yang berusaha cari perhatian. Meski dia nggak kesepian tapi tetep aja merasa haus perhatian. Jadi ‘haus perhatian’ ini nggak berlaku sama jomblo aja, yang punya pasanganpun iya, apalagi yang belum direstui hubungannya duh, selfie aja terus biar dapat perhatian.

Hal ini dibuktikan juga dari, tak jarangnya mereka melakukan segala cara agar selfie terlihat bagus, entah pake tongsis atau aplikasi kamera 360, selfie di perempatan, selfie di Indomaret, gak pake baju, dan lain-lain. Benar apa benar?

Yang sekarang menepis hal itu dengan bilang ‘ya enggaklah, selfie kan bentuk apresiasi diri’. Mu-na-fik. Kalau selfienya model “trend salah kaprah media sosial anak muda Indonesia saat ini” seperti yang ditulis sama Kak Zahrina, masa iya itu disebut apresiasi diri.

3. Kamu suka bergaul dan merupakan anak yang easy going banget? Pasti orang-orang bakal nuduh kamu pake susuk.

pertemuan dan update sosial media

Loh…loh kok bisa?

Anak yang mudah bergaul sama orang-orang yang nggak dikenal alias gampang akrab dan mudah beradaptasi di lingkungan baru, artinya termasuk orang yang berkharisma.

Memancarkan aura woles dan easy going banget. Nggak rasis dan diskriminatif. Nggak pandang umur juga, kamu lompat bersahabat sama kakek nenek tetep aja asik, nggak terbatas anak muda aja.

Orang-orang bakal seneng kalau lihat kamu, karena enak banget diajak ngobrol dan nggak sedikit juga sering bilang kamu pake susuk. Habis kamu berkharisma banget sih. Ciye gitu.

kamu pengen seperti itu? Penuh percaya diri? Tapi minder? Bunuh rasa minder dan bangkitkan percaya diri kamu dengan tips dari artikel berikut : “Membangun Rasa Percaya Diri” agar kamu bisa punya banyak relasi dengan mudah.

4. Hobi traveling, berarti kamu orang yang open minded banget.

Traveling

Liburan itu bukan berarti bersenang-senang aja tapi juga menambah wawasan lingkungan sekitar. Anak yang suka traveling menunjukkan luasnya pengetahuan dan keterbukaan terhadap sesuatu.

Karena kenapa? Dengan traveling ke tempat-tempat yang nggak pernah dijamah akan menunjukkan pada kita realita yang sebenarnya dan nggak terpaku sama kalimat ‘katanya..katanya’ aja.

Kamu jadi orang yang melihat langsung kejadian di tempat itu, sehingga pikiranmu terbuka karena banyaknya melancong ke sana dan ke sini.

Kalau kamu butuh referensi traveling, baca aja artikel dari Wovgo di sub Traveling. Atau berikut ini ada beberapa rekomendasi dari Mbak Indah :

5. Susah tegas pertanda hidupmu nggak penuh ketidakpastian.

cara menjadi pria bertanggung jawab

Captain!!! Kapal sedang mengalami gonjang-ganjing karena badai, sehingga kita harus melakukan bla..bla..bla … jika tidak, nanti akan terjadi bla-bla-bla ….

Saya sih ngikut kalian aja, ngikutttt ….

BAPAK TEGAS DONG PAK!!!

*kemudian kapal kandas *

Kalau kamu kebiasaan nggak tegas kayak gini, mungkin satu atau dua masalah bisalah terselesaikan. Tapi kalau kalau dibiarkan berlama-lama, kamu akan terkungkung disifat nggak tegasmu itu. Mau maju takut salah, mau mundu apalagi. Jadinya kamu akan hidup dalam hal yang penuh ketidakpastian juga. Bagaimana masa depanmu kelak?

6. Selalu bergosip pertanda iri hati.

mahasiswa tukang gosip

Temen kamu yang suka nggosip itu kasih tau, kalau sejatinya dialah yang kena sindrom cemburu sosial. Dia merasa nggak bisa memiliki apa yang dimiliki orang lain akhirnya suka nyinyir. Budaya menggosip ini nggak sehat untuk pergaulan. Done, case close!

7. Kebiasaan terlambat, aduh ampun deh sama penyakit yang satu ini.

cara menghargai waktu agar tidak terlambat

Entahlah, ini menjadi satu penyakit yang sudah mendarah daging terutama di Indonesia sendiri. Terlambat sudah dianggap biasa. Padahal kalau kamu tau nih ya, kebiasaan terlambat itu bisa menunjukkan kepribadian bahwa kamu orang yang susah berkomitmen sama diri sendiri dan orang ini tergolong orang yang susah untuk dipercaya. Sama diri sendiri aja susah berkomitmen gimana dia mau dapet kepercayaan dari orang lain coba. Dan tahukah kamu, kalau terlambat juga termasuk korupsi. Nah lhooo..

8. Bangun pagi sama dengan menjemput sukses di awal.

tips mudah bangun pagi

Kamu yang selama ini punya kebiasaan bangun kesiangan, ayo rubah dari sekarang. Pasalnya, orang yang punya kebiasaan bangun pagi itu sama aja dia menjemput kesuksesan di awal. Karakter orang tersebut memiliki semangat yang tinggi dalam menjemput kegiatan di pagi hari dan otomatis, pekerjaannya juga terselesaikan di waktu yang tepat.

Kalau kamu termasuk orang yang susah bangun pagi, Mbak Indah punya tips yang bisa kamu terapkan, baca aja di artikel : Tips Bangun Pagi.

9. Doyan makanan manis? Kamu pasti orang yang manis banget kalau di lihat.

kue cubit

Kamu yang suka makan makanan manis memiliki kecenderungan sebagai orang yang ramah dan suka membantu sesama. Efek manis dalam makanan membuatmu merasa senang. Kebayangkan, kalau diri sendiri aja udah bahagia, akhirnya dia juga akan mudah ramah dengan orang lain. Jadi perilakumu semanis apa yang kamu makan. Tapi ingat, makan makanan manis secara berlebihan juga bisa kena diabet hehe…

Nah itu dia 9 kebiasaan sehari-hari yang ada hubungannya dengan kepribadian. Bagaimana menurutmu?