Seneng deh jadi orang Semarang, bisa sering-sering main ke tempat-tempat wisata ini setiap hari

Semarang. Ibukota provinsi Jawa Tengah ini memiliki banyak tempat wisata menarik untuk dikunjungi. Saking banyaknya, Kak Zahrina, Mbak Indah, dan Bang Jho harus berkolaborasi untuk mengupas tentang Semarang.

Di artikel sebelumnya, Kak Zahrina dan Mbak Indah sudah mengulas tentang Kota Lama Semarang yang sangat eksotis atau bangunan-bangunan tua dan kuno di Semarang. Kemudian Bang Jho juga sudah menulis tentang objek wisata di Semarang. Namun tampaknya itu semua dirasa masih kurang cukup. Biar semakin lengkap, Kak Zahrina tambahin lagi daftar objek wisatanya.

1. Curug Lawe

foto: kabarjateng.com

foto: kabarjateng.com

Siapa bilang Semarang sebagai kota industri lantas nggak punya curug? Ada, dong! Semarang gitu lho. Curug pertama yang harus Wovger ketahui adalah curug Lawe. Lokasi curug Lawe berada di bagian utara anak Gunung Ungaran, di desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Dari tempat parkir menuju curug, Wovger mau nggak mau harus berjalan kaki selama 30 menit. Ada dua pilihan rute: rute lama dan baru. Disarankan memilih rute baru karena lebih aman. Retribusinya nggak mahal kok, sekitar Rp4.000 ditambah parkir Rp2.000. Di curug ini, Wovger bisa bermain air jernih sepuasnya sambil menikmati segarnya suasana alam.

2. Waduk Jatibarang

foto: yogyakarta.panduanwisata.id

foto: yogyakarta.panduanwisata.id

Dalam bahasa Indonesia, waduk artinya bendungan. Jadi waduk Jatibarang maksudnya adalah bendungan Jatibarang. Waduk ini tergolong sebagai waduk baru, karena umurnya baru mencapai 2 tahun. Di waduk ini, ada sebuah gua yang namanya Gua Kreo. Bang Jho kayaknya udah pernah bahas tentang gua Kreo deh.

BACA JUGA: Ayo berwisata ke Kabupaten Batang, serpihan surga lain di provinsi Jawa Tengah

Selain menikmati keindahan waduk, Wovger juga bisa mengamati aktivitas para kera yang bermain di tepian waduk. Sekali-kali, cobalah kera-nya disamperin. Kapan lagi jenguk saudara?

Oh ya, waktu yang paling pas untuk datang ke sana yaitu saat sore hari. Retribusinya juga nggak mahal dan sangat terjangkau kok. Lebih murah dibanding biaya Wovger setiap kali kencan pokoknya.

3. Bukit Gombel

foto: semarangplus.com

foto: semarangplus.com

Bukit Gombel bisa jadi pilihan yang tepat buat Wovger yang ingin mengungkapkan rasa cinta ke pasangan. Bukit ini memang terkenal akan keromantisannya. Tapi kalau Wovger jomblo, jangan berani-berani datang ke sana, karena pasti cuma akan gigit jari lihat yang lain jalan sama gandengan masing-masing. Sementara kamu, cuma bisa gandeng tangan sendiri: tangan kanan, gandeng tangan kiri. Sedih banget sumpah.

BACA JUGA: Rumah-rumah adat Jawa Tengah yang harus kamu tahu

Selain terkenal akan keromantisannya, bukit ini juga sangat terkenal akan keangkerannya. Beberapa orang pernah menjadi korban keisengan para makhluk halus. Tapi nggak papa. Tetep bagus kok untuk dinikmati meski ada horor-horornya dikit. Kalau bisa, besok pas Wovger ke sana, jangan nunggu digangguin. Tapi cobalah untuk gangguin makhluk halusnya duluan, biar dia merasa kecolongan, kalah gara-gara keduluan.

Di bukit Gombel, nggak ada retribusi. Tapi Wovger harus memesan cemilan, supaya kebagian tempat duduk. Ada pisang bakar, roti bakar, jagung manis, kopi, teh, dan lain-lain. Cuma hamburger aja yang nggak ada di sini. Adanya di pusat kota soalnya.

4. Pantai Tirang

foto: retsu69.blogspot.com

foto: retsu69.blogspot.com

Pantai Tirang letaknya bertetangga dengan pantai Marina, kurang lebih sekitar 5 meter. Nggak jauh-jauh lah ya dari bandara Ahmad Yani. Wilayahnya berada di desa Tambakrejo, kecamatan Tugu, Kota Semarang.

Medan jalan menuju pantai ini melalui jalan yang sempit dan kecil. Sebaiknya, gunakan kendaraan roda dua agar lebih praktis. Jangan roda tiga. Mau ngapain ke pantai tirang pakai motor Tossa? Mau bawa sayuran?

Kalau dilihat dari segi kejernihan air, pantai ini jelas lebih bersih dari pantai Marina. Hanya saja pengelolaannya belum maksimal oleh pemerintah.

5. Museum Ranggawarsita

foto: daftarwisatasemarang.xyz

foto: daftarwisatasemarang.xyz

Ranggawarsita sejatinya adalah nama seorang pujangga yang hidup pada tahun 1802-873 di Surakarta. Dinamakan Ranggawarsita, mungkin karena museum ini menyimpan bermacam-macam koleksi budaya.

BACA JUGA: Nggak cuma surga wisata, Jawa Tengah juga punya 12 kuliner khas yang akan menggoyang lidahmu

Museum ini terletak di Jl. Abdul Rahman Saleh No.1 Kalibanteng Kulon Semarang. Wovger bisa berkunjung ke museum setiap hari pada jam 08.00-16.00 WIB dan cukup membayar Rp4.000 saja. Murah banget kan? Biaya kencan Wovger, duit Rp.4000 paling cuma baru dapat air putih doang.

6. Brown Canyon

foto: semarangplus.com

foto: semarangplus.com

Bukan Grand Canyon atau Green Canyon tapi Brown Canyon. Itulah salah satu keunikan Semarang. Kita sering banget bilang “kenyan-kenyen” tapi kadang nggak tahu artinya. Canyon itu apa itu sih? Canyon adalah istilah bahasa inggris untuk ngarai, tebing, atau jurang yang dalaammmmm banget. Sedalam perasaanmu padanya, meski tak terbalas. DOR!

Sebenarnya Brown Canyon adalah lokasi penambangan pasir dan batu. Hingga saat ini, tambang ini masih aktif. Oleh karena itu, sebaiknya Wovger berkunjung ke sini saat jam kerja atau hari libur. Karena kalau ke sininya pas jam kerja, pasti dimarahin bos, gara-gara bolos kerja.

Brown Canyon berada di Jl. Meteseh Rowosari, Tembalang, Kota Semarang. Ingat ya, di sana tambangnya masih aktif. Sebaiknya kalau mengambil gambar, jangan “suka-suka gue dong” kayak tagline anak-anak alay itu. Tapi, sewajarnya saja. Bukankah apa-apa yang sewajarnya itu lebih baik? Bukankah apa-apa yang berlebihan itu nggak baik? Karena yang baik itu cuma kalau berani kotor. Kan, berani kotor itu baik?

***

Banyak banget kan tempat wisata di Semarang? Itu belum termasuk wisata kuliner dan pertunjukan seni budayanya lho. Wovger yang orang Semarang mana suaranya nih? Kamu harus bangga menjadi salah satu penduduknya.