Katanya Nggak Suka Dibohongin, Kok Malah Bohong Sama Diri Sendiri?

jangan bohong

Bohong, kamu tukang bohong

Bohong, ku tak percaya

Bohong, kamu tukang bohong

Bohong, benci jadinya

Stop, stop! Kok malah jadi nyanyi sih. Tulisan Kak Zahrina nggak jauh-jauh dari lirik lagu di atas. Isinya tentang bohong sama diri sendiri. Sebagai manusia, kita pasti nggak suka kalau dibohongin. Tapi sadar nggak sih kalau ternyata kita justru malah berbohong sama diri sendiri?

1. “Aku baik-baik aja.” Padahal aslinya nggak baik-baik aja.

aku OK

Yang ceweknya sering bilang ‘aku baik-baik aja’ acungkan jari tinggi-tinggi!

Saat mereka bilang baik-baik aja, sebenarnya mereka nggak baik-baik aja. Adalah tugas kalian para cowok untuk membantu para cewek agar mereka mau mengungkapkan yang sejujurnya. Buat ladies yang cantic-cantik, yuk mulai sekarang kurangi drama dan sampaikan yang sejujurnya kamu rasakan. Bohong ke pasangan itu sama saja membohongi diri sendiri lho.

2. “Ya udah, nggak papa.” Padahal aslinya apa-apa banget.

im fine

Kebohongan kedua ini lebih sering diucapkan oleh cewek-cewek. Katakana saja sejujurnya kalau kamu memang kenapa-napa. Dengan demikian kamu nggak bisa menyiksa diri sendiri. Daripada bilang nggak papa tapi ujung-ujungnya marah-marah nggak jelas, ya kan?

3. “Aku sudah ditakdirkan seperti ini.” Padahal sebenarnya kamu masih bisa mengusahakan perubahan takdir itu.

aku monster

“Aku jomblo karena aku ditakdirkan jomblo, dan selamanya aku akan jomblo. Hidup jomblo!”

Jangan-jangan kamu jomblo Iya kita memang nggak bisa mengubah takdir. Tapi bukan berarti nggak bisa mengusahakan kan? Stop blame the”takdir”.

4. “Itu bukan karakterku, bukan sifatku.” Padahal kamu tau kamu bisa merubah karakter dan sifatmu.

not me

Aku dulu pas kuliah pengen masuk jurusan Akuntansi karena peluang kerjanya gede. Tapi setelah aku pikir-pikir lagi, nggak jadi masuk Akuntansi. Soalnya aku orangnya nggak teliti kalau sama angka. Ada aja itungan yang salah.

Hentikan mengatakan kebohongan di atas pada diri sendiri. Kamu tau banget bahwa sifat manusia itu bisa diubah. Kamu hanya perlu membiasakan diri dengan perubahan itu.

5. “Aku kerjain besok aja deh.” Padahal kamu sadar besok kamu nggak akan mengerjakan pekerjaanmu itu.

aku mulai besok

“Duh tugas numpuk banyak banget. Mana harus diselesaiin segera lagi. Aku kerjain besok aja deh, sehari langsung jadi. Hari ini mau santai-santai dulu ngilangin stres.”

Dan besoknya….

Titik-titiknya Kak Zahrina lanjutin besok aja ya.

6. “Sekali ini aja deh. Satu kali aja nggak papa kali. Besok nggak lagi kok.” Padahal kamu tahu besok kamu pasti akan melakukannya lagi.

Sekali ini aja deh beli baju. Iya janji besok hemat sehemat-hematnya. Mumpung ada diskon 50%+20%. Kapan lagi coba ada diskon kayak gini.

Besoknya, di mall yang berbeda:

Eh, di mall sini ada diskon juga. Duh gimana ya kemarin udah beli baju. Duh nggak papa deh sekali aja. Sekali ini aja.

(((Sekali ini aja.)))

(((SEKALI INI AJA.)))

7. “Ya kan cuma nyobain. Sekedar nyobain nggak bakal bikin ketagihan.” Padahal kamu tahu awal dari segala sesuatu adalah dari coba-coba.

Cowok: “Aku nggak suka drama korea. Sampai kapanpun nggak suka korea-koreaan. Buang-buang waktu dan nggak ada manfaatnya.”

Cewek: “Ya udah kalau nggak suka. Tapi temenin aku nonton ya satu episode aja.”

Cowok: “Kan aku udah bilang aku nggak suka.”

Cewek: “Coba dulu, temenin aja.”

Beberapa saat kemudian….

Cowok: “Yah kok udah sampai episode 20 sih. Bentar banget. Sungkyungkwan Scandal ada lanjutannya nggak sih? Eh kamu ada film apa lagi?”

8. “Seandainya aku kaya, seandainya aku punya uang. Pasti aku bisa bisnis ini-itu.” Padahal kamu benar-benar tahu banyak orang sukses mulai dari nol, bahkan minus!

aku miskin

Ya elah bro. Mau bisnis ya bisnis aja. Ngapain nunggu kaya? Justru bisnis itu biar menjadikan kamu kaya. Udah buanyak contoh orang-orang kaya yang dulunya berawal dari kemiskinan dan kondisinya jauh lebih susah daripada kamu. Kehidupanmu sekarang jauh lebih mudah. Manfaatkan kemudahan itu untuk mengejar impianmu.

9. “Insyaallah.” Padahal kamu tahu kamu nggak akan memenuhi janji itu.

1 Pesan Diterima

Teman: Bulan depan dateng ya ke nikahan aku ya. Nanti undangannya nyusul.

Kamu: Iya, insyaallah.

Kemudian browsing tiket CGK-MKQ pulang-pergi.

Rp5.804.000

Glek!

10. Kebohongan yang terakhir ini paling sering kamu ucapkan, nggak hanya ke diri sendiri tapi juga orang lain!

otw

“Oke, aku OTW.”

OTW!!

O-T-W!!!

O-TE-WE!!!

Semua bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke sudah mafhum jika OTW berarti belum benar-benar OTW. Kemafhuman yang salah kaprah ini ada baiknya dikurangi dari sekarang sebelum OTW benar-benar berubah maknanya jadi Oke Turu Wae.

Well, apapun namanya, bagaimanapun alasannya, sekecil apapun kebohongannya, bohong tetap bohong. Justru semuanya berawal dari yang kecil-kecil dulu. Kebohongan kecil menuntun pada kebohongan lain yang lebih besar. Jadi usahakan sebisa mungkin bilang yang sejujur-jujurnya. Malu deh sama caption Instagram yang bijaknya minta ampun kalau masih mengucapkan hal-hal di atas.