Nina Milasari: “Tak ada kebaikan dalam kata, jika tidak dinyata dalam kerja, senyuman, impian dan harapan untuk negeri tercinta.”

Halo Wovger! Perkenalkan, nama lengkapku Nina Milasari, dan biasa dipanggil Nina. Aku lahir di Magetan tanggal 23 April 1993. Masih muda lah ya, lagi imut-imutnya juga. Hehehe.

Awal mula tim penulis Wovgo mewawancaraiku, mereka ingin agar aku membagi inspirasi serta prestasi-prestasi yang pernah aku raih. Kemudian, disebarluaskan kepada dunia secara umum, serta Indonesia secara khusus. Sebetulnya, ada banyak orang di luar sana yang prestasinya jauh lebih keren daripada aku. Tapi aku pikir, okelah. Semoga prestasi-prestasi yang pernah aku raih ini bisa menginspirasi Wovger sekalian. Aamiin.

Nina Malang

Berikut prestasi-prestasi yang pernah aku raih.

Prestasi tahun 2009

  • Juara 3 Lomba Inovasi Teknologi Lingkungan ITS, Surabaya.
  • Juara 2 Lomba Cipta Inovasi Teknologi Tepat Guna, Badan Pemberdayaan Masyarakat, KB, dan Ketahanan Pangan Kota Madiun.

Prestasi tahun 2010

  • Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Dies Natalies Universitas Brawijaya XLVII.
  • Gold Medal International Environmental Project Olympiad, Turkey.
  • Juara 1 Lomba Debat Cerdas Calon Pemimpin, KPU Kota Madiun.
  • Undangan Teladan Nasional Mengikuti Upacara 17 Agustus di Istana Negara.
Nina Milasari Tak ada kebaikan dalam kata, jika tidak dinyata dalam kerja, senyuman, impian dan harapan untuk negeri tercinta.

Prestasi tahun 2011

  • Kandidat Inspirasi Muda Indonesia Liputan 6 Awards SCTV.

Prestasi tahun 2013

  • Gold Medal Cyber International Genius Inventor Fair, Korea Selatan.

Prestasi tahun 2014

  • Silver Medal International Engineering Invention & Innovation Exhibition, Perlis Malaysia.
  • Special Award  Malaysia Research & Invention Society, Malaysia.
  • Beasiswa PPA Non Akademik, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.
  • Gold Medal Korea International Women’s Invention Exposition, Korea Selatan.
  • The Best Women Inventor Turkish Patent Istitute, Republik of Turkey.
  • Juara 1 (Setara Emas) Presentasi pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXVII di Universitas Diponegoro Bidang PKM Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.
  • Pemateri Gerakan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya.

Prestasi tahun 2015

  • Gold  Medal International Engineering Invention & Innovation Exhibition, Perlis, Malaysia.
  • Gold Medal Korea International Women’s Invention Exposition, Seoul Korea Selatan.
  • Silver Medal Korea International Women’s Invention Exposition, Seoul Korea Selatan.
  • Bronze Medal Korea International Women’s Invention Exposition, Seoul Korea Selatan.
  • Narasumber Pelatihan dan Strategi Pemasaran Program Kreatif & Inovatif PT Holcim Indonesia Tbk.
Nina Unibraw

Sebenarnya, sejak dulu aku tak pernah membayangkan akan terjun di bidang penelitian. Karena sejak SD, aku bercita-cita ingin menjadi dokter.

Lulus dari SMA, berbagai perguruan tinggi jurusan kedokteran sudah pernah aku masuki. Tapi ya begitulah, harapan dan kenyataan memang sering kali tak sejalan.

Akhirnya, aku memutuskan untuk berdamai dengan diriku sendiri. Kemudian pada tahun 2011 aku masuk di jurusan statistika Universitas Brawijaya. Ternyata, di sini aku mendapatkan banyak jalan yang menurutku sangat indah. Berbagai prestasi yang aku torehkan di atas menjadi bukti bahwa tidak diterimanya aku di jurusan kedokteran bukanlah kegagalan. Tapi justru memang di sinilah jalanku sebetulnya.

Awal mula aku tertarik di bidang penelitian sebetulnya sudah terjadi saat aku duduk di bangku SMA. Saat teman-temanku yang lain menghabiskan waktu untuk pacaran, aku malah ikut ekskul karya tulis ilmiah. Dari sinilah titik awal yang akhirnya saat aku masuk di perkuliahan, aku juga rutin dengan berbagai penelitian, dan bahkan bisa mengantarku jalan-jalan ke Turkey, Malaysia, Singapura, lalu dua kali di Korea selatan, dan Hongkong — meskipun yang terakhir cuma transit. Hehehe.

Nina Milasari

Melalui lomba-lomba ini aku belajar banyak hal dan menorehkan banyak hal-hal yang kuharap mengesankan. Ada juga pengalaman tak terlupakan seperti lika-liku hampir ketinggalan pesawat, visa yang harap-harap cemas antara keluar dan tidak — padahal tiket pesawat sudah dibeli, kemudian perjuangan saat mau berangkat, dan masih banyak lagi. Itu semua menjadi pengalaman yang bakal selalu melekat dalam ingatan dan takkan pernah terlupakan.

Selain pengalaman, dari lomba-lomba ini aku juga memperoleh teman baru, belajar komunikasi, belajar survive — karena beda budaya dan makanan, belajar negosiasi saat mencari sponsor, belajar kerjasama tim, dan yang lebih penting ialah aku bisa belajar berani membuat keputasan yang harus tepat saat kondisi sedang mendesak.

Dari semua pengalaman yang aku dapat tersebut, dan pembelajaran yang aku terima itu, aku bisa belajar berbagi ilmu kepada masyarakat dengan mengaplikasikan inovasi yang aku buat.

Karena bagiku, tak ada kebaikan dalam kata, jika tidak dinyata dalam kerja, senyuman, impian dan harapan untuk negeri tercinta.

Yah, begitulah manusia. Kita hidup bukan cuma untuk mengejar apa yang kita mau saja, tapi juga bagaimana kita bisa bermanfaat dan memberi dampak yang baik untuk orang-orang di sekitar kita.

Semua yang aku peroleh tidak semata-mata gara-gara usahaku. Menurutku, disitu juga ada doa kedua orangtuaku serta doa-doa dari orang-orang yang menyayangiku. Aku ingin sekali berterima kasih kepada mereka semua, terutama orangtua karena telah mendidikku dengan baik, sehingga bisa menjadi seperti sekarang ini.

Saat ini, aku sedang menghabiskan banyak waktu untuk kursus bahasa. Yah, aku sadar bahwa aku harus meningkatkan kemampuan berbahasa asing untuk meningkatkan kemampuanku dalam berkomunikasi.

Selain itu, aku juga sedang merencanakan untuk bekerja dan melanjutkan pendidikan S2.

Berusaha itu sudah menjadi kodrat manusia. Maka dari itu, selama aku masih bisa berusaha untuk mengejar mimpi-mimpiku yang lain, aku takkan berhenti bermimpi dan akan gigih dalam mengejarnya.

Nina