Andini Kusumasari: “Bekerja dengan hati untuk alam Indonesia, membuatku menjadi pribadi yang dekat dengan ciptaan Tuhan.”

Hai, namaku Andini Kusumasari, biasa dipanggil Andin. Kini aku bertempat tinggal di Distrik Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat dan masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Teluk Cendrawasih. Sebenarnya aku ini asli gadis Madiun kelahiran 19 juli 1992. Beranjak dewasa aku kuliah di Malang, setelah lulus barulah perjalanan karirku dimulai sampai ke Papua.

Bagaimana itu bisa terjadi?

Ya, ini dia secuplik kisah hidupku.

Bermula dari jaman SMA, hobiku adalah dipeluk kabut gunung alias naik gunung. Aku itu orang yang suka banget dengan kegiatan lapang terlebih yang langsung turun ke alam. Kemudian ketika harus melanjutkan studi ke jenjang perkuliahan, aku galau mau pilih jurusan apa. Isenglah aku masuk ke ruang BK (Bimbingan Konseling), di sana aku melihat ada brosur gambarnya laut yang di tengahnya ada kapalnya. Menurutku bagus foto di brosurnya, karena kan bau-bau alam gitu. Setelah aku baca ternyata itu brosur untuk Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan, Universitas Brawijaya. Alhasil, mendaftarlah aku ke Program Studi Ilmu kelautan, Universitas Brawijaya, dan aku diterima.

IMG_2741

Setelah masuk dunia perkuliahan, barulah aku mengenal dunia penyelaman, dan bertambahlah hobby baruku yaitu menyelami hatimu, eh salah, menyelami laut maksudnya. Kemudian selama kuliah aku aktif di organisasi selam Fisheries Diving Club (FISHDIC – UB), kemudian juga aktif mengikuti kegiatan dosen yang banyak bergeraknya di bidang konservasi sumberdaya hayati laut. Mulai dari ikut survey dari satu laut ke laut yang lain, monitoring karang dari satu laut ke laut yang lain. Dari situlah tercetak jiwa-jiwa yang peduli pada keberlanjutan sumberdaya alam, khusunya yang ada di laut.

Kemudian setelah lulus kuliah pastinya dituntut orangtua untuk segera dapat pekerjaan kan. Tapi di situ aku berpikir, aku enggak mau asal melamar di berbagai perusahaan, karena aku mau apa yang aku kerjakan nantinya itu sesuai dengan basic ilmuku dan sesuai dengan passion-ku. Akhirnya setelah berusaha dan bersabar dalam penantian, diterimalah aku di salah satu organisasi konservasi independen terbesar di Indonesia yaitu WWF (Word WildFund for Nature) di site Papua, yups tempat aku tinggal sekarang.

GOPR5952

Di WWF jobdeskku membantu program fisheries di bidang marine and fisheries field, sekilas tentang pekerjaanku itu adalah bekerja bersama masyarakat untuk mengumpulkan informasi tentang pemanfaatan sumberdaya serta mendampingi masyarakat untuk memonitoring sumberdaya alam dan kualitas eksosistem. Jadi selain menyelam, di sini juga dituntut untuk bisa membaur dengan masyarakat agar proses pendampingan dapat berjalan lancar.

Kalau bicara soal susah senengnya kerja di sini, sepertinya akan banyak dibahas senengnya daripada susahnya deh. Ya karena sudah sesuai dengan passion, jadi kerja enggak berasa kerja, tapi berasa liburan. Bisa dibayangkan ketika aku harus mendatangi sebuah kampung, aku menganggap itu seperti liburan di kampung tersebut. Kapan lagi kan bisa dapet kesempatan keliling papua. Kemudian kalau kebetulan harus monitoring ekosistem bawah laut, itu kan harus nyelam. Ya anggepannya kayak lagi menyelam dalam rangka liburan, bukan dalam rangka kerja. Tapi dalam pekerjaan yang aku anggap liburan ini yang terpenting adalah ada hasil dari target-target yang telah ditentukan. Senengnya lagi adalah aku banyak belajar budaya baru di sini, nambah wawasan pastinya. Kalau susahnya paling sih cuma ngerasa bosan kalau kelamaan di kampung, karena kan di sini masih belum ada sinyal telepon.

Sebenarnya aku baru di Papua ini kira-kira 3 bulan lah, tapi sudah banyak sekali pengalaman-pengalaman seru yang aku dapet. Mulai dari di jaman yang berkembang ini ternyata masih ada daerah yang sangat terpencil sekali, di mana tidak ada akses komunikasi. Susahnya akses transportasi yang kemana-kemana kebanyakan harus lewat laut. Bayangkan kalau mau ke kampung sebelah aja, andaikan kalau bisa jalan kaki paling 15 menit juga nyampe, eh ini kudu pake perahu. Kemudian juga jadi bisa lebih mengenal masyarakat papua, di mana banyak orang-orang di luar sana bilang di Papua orangnya tukang makan manusia dan ternyata, itu hanyalah isu bohong yang berkembang di masyarakat. Masyarakat papua orangnya ramah-ramah kok, orang-orangnya kalau ngomong juga langsung to the point, enggak pakai basa-basi.

GOPR5780

Kalau ditanya kenapa mau bekerja dibidang lingkungan?

Karena memang dari SMA sudah terbiasa bermain di alam ya, jadi berasa ada yang kurang dan jadi sedih kalau lihat alam jadi rusak. Apalagi setelah di bangku kuliah belajar tentang ilmu konservasi, makanya langsung antusias sekali untuk bekerja di bidang konservasi lingkungan. Karena konservasi itu menurutku unik, menarik dan menantang pastinya. Bagaimana kita harus bisa melihat potensi yang ada di wilayah tersebut untuk dikembangkan, tetapi di satu sisi kita juga harus memperhatikan masyarakatnya yang sudah lama tinggal dan memanfaatkan sumberdaya di wilayah tersebut dan di situlah tantangannya.

Tanggapan orang tua dengan pekerjaanku sekarang ini, tentu orang tua merasa khawatir dan enggak setuju di awal. Orang tua macam apa yang berani melepas anak perempuannya dengan ikhlas sampai jauh-jauh ke Papua. Emangnya di Jawa enggak ada pekerjaan? Hehehe.

GOPR5510

Tapi setelah aku jelaskan, aku yakinkan, karena memang inilah bidangku dan sejak awal kuliah memang sudah berpikir matang-matang soal hal ini. Masa iya aku yang sudah menanti beberapa bulan untuk dapat pekerjaan yang sesuai passion, setelah keterima aku enggak diijinkan. Nah, dari situ aku meyakinkan kedua orangtuaku kalau aku akan baik-baik saja di Papua. Akhirnya ibuku mengijinkan aku.

Mungkin untuk menebus itu semua, aku akan berusaha membanggakan mereka di tanah Papua ini dan berusaha mewujudkan impian ibuku yang suka masak dengan cara membuka rumah makan. Sehingga nanti kalau Ibu sudah pensiun, masih ada kegiatan ke depannya. Hehe.

Itu tadi sepenggal kisah hidupku di Tanah Papua. Masih sedikit yang bisa aku sampaikan, tapi setidaknya bisa membuka matamu kalau bekerja dengan hati itu adalah hal yang paling membahagiakan.

IMG_3618