Ingin liburan yang berbeda? Ajak pikiran dan pandangan untuk berkelana menelusuri seni, sejarah dan budaya di Perth

Sumber Foto : travelmate.com.pk

Liburan merupakan salah satu cara buat melepas penat di tengah-tengah kesibukan. Di pertengahan tahun yang sedang banyak hari libur ini rasanya cocok banget kamu habiskan untuk berlibur ke luar negeri, terutama ke Australia.

Bicara tentang Australia dan wisatanya, mungkin Perth adalah kota yang tepat untuk kamu kunjungi ketika pergi ke negeri kanguru tersebut. Perth merupakan ibu kota negara bagian barat Australia. Letaknya yang berada di pinggir pantai membuat Perth terkenal sebagai kota pelabuhan. Tapi bukan hanya dikenal sebagai kota pelabuhan, Perth juga dikenal sebagai kota yang menyimpan beragam wisata sejarah dan budaya. Terdapat beberapa wisata sejarah dan budaya di Perth yang layak banget kamu kunjungi ketika liburan ke Perth, Australia.

Hmmm… Biar nggak penasaran mana aja, yuk cek daftar wisata sejarah dan budaya di Perth yang dapat me-refresh pandangan dan pikiran, persembahan dari Wego:

The Cultural Centre

The Cultural Centre

Foto : http://gov.au

The Cultural Centre merupakan sebuah museum seni yang letaknya berada di James Street, Perth. Fasilitas yang terdapat di The Cultural Centre antara lain Western Australia Museum dan Art Gallery of Western Australia.

The Cultural Centre dikelilingi oleh public square dan water feature serta sculpture di depannya. Cultural Centre merupakan tempat yang tepat bagi para penduduk lokal dan turis untuk saling bertemu. Nah, selain itu di The Cultural Centre sering mengadakan festival dan event juga. Tempat ini buka setiap hari dan gratis.

Untuk dapat mencapai The Cultural Centre dari Kings Park, kamu bisa naik bus dari Mountbay Road menuju Wellington Station selama 8 menit. Setelah itu, kamu bisa berjalan kaki selama 4 menit menuju ke depan Cultural Center. Total biaya yang kamu keluarkan selama perjalanan ini adalah sekitar AUD 4-6. Selain itu, terdapat pula jalan yang menghubungkan The Cultural Center dengan Perth Central Station.

Western Australia Museum

 Western Australia Museum

Foto : travelmate.com.pk

Western Australia Museum adalah museum publik yang terletak di area Perth Cultural Centre, wilayah sentral Perth. Western Australia Museum ini pertama kali dibangun pada tahun 1891 di wilayah Old Perth Gaol dengan nama Geological Museum. Oh ya, buat kamu yang suka foto-foto, jangan sampai lewatkan deh “Australian Geographic Nature Photographer of the Year 2016” yang sedang berlangsung, dari tanggal 1 Juli hingga 27 Agustus 2017. Keindahan dunia, flora dan fauna yang menakjubkan dipamerkan dalam pameran ini. Selain di Perth, 2 museum lainnya terletak di Fremantle, 1 museum di Albany, 1 museum di Geraldton, dan 1 museum lagi di Kalgoorlie-Boulder. Koleksi yang ada di museum ini mencapai 4,7 juta item yang terdiri dari berbagai bidang ilmu pengetahuan seperti sejarah, zoologi, antropologi, arkeologi, dan sains.

Art Gallery of Western Australia

Art Gallery of Western Australia

Foto : trvl-media.com

Art Gallery of Western Australia adalah galeri publik yang pertama kali dibangun pada tahun 1895 di Jubilee Building bersama dengan State Museum and Library. Tetapi bangunan utama galeri ini baru dibangun pada tahun 1977. Di lokasi ini terdapat karya seni sebanyak 17.000 item. Beberapa karya terkenal berasal dari seniman Auguste Rodin, Monet, dan Max Ernest. Koleksi seni lainnya adalah Islamic Art yang berasal dari Kuwait, lukisan Pre-Raphealite yang berasal dari Tate Gallery London, Italian Renaissance yang berasal dari Amsterdam Historich Museum, dan Indian Contemporary Art.

Setelah puas dengan The Cultural Centre, yuk langkahkan kakimu Kings Park dan Aboriginal Art Gallery

Kings Park dan Aboriginal Art Gallery

Foto : 98five.com

Kings Park merupakan taman kota sekaligus tempat wisata utama yang terletak di tepi barat Central Business District (CBD), Perth. Taman ini memiliki luas sekitar 406 hektare, buka setiap hari selama 24 jam, dan dibangun pada tahun 1895. Dari taman ini, kamu bisa menikmati panorama kota Perth, Sungai Swan, dan Pegunungan Darling. Area Kings Park merupakan perpaduan antara taman kota, kebun botani, dan area semak-semak di wilayah Mount Eliza. Di taman ini terdapat lebih dari 324 spesies tumbuhan, 80 spesies burung, dan 215 spesies fungi (jamur). Di Kings Park juga dibangun beberapa monumen seperti War Memorial, Honour Avenues, Fraser Avenue, Bali Memorial, dan Editch Cowan Clock. Bagian taman lainnya yang juga sering dikunjungi antara lain Synergy Parkland, Lotterywest Family Area, Aboriginal Art Gallery, DNA Tower, dan Jacob’s Ladder.

Aboriginal Art Gallery

Aboriginal Art Gallery

Foto : about-australia.com

Aboriginal Art Gallery terletak di Kings Park dan didirikan pertama kali di Hay Street, Perth pada tahun 1992, sebagai tempat untuk memamerkan karya seniman asli Australia Barat. Aboriginal Art Gallery memberi pengunjung kesempatan untuk bertemu dan berbicara dengan seniman Aborigin dan mengamati mereka saat mereka bekerja, mendengarkan cerita mereka terungkap dalam pertunjukan musik dan tarian dari beberapa seniman Aborigin Australia Barat. Pengunjung galeri, baik nasional maupun internasional, memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari rekonsiliasi antara penduduk asli Australia dan orang-orang yang telah menjadikan negara ini rumah mereka selama 200 tahun terakhir.

Dan yang terakhir adalah tutup dengan mengunjungi Perth Concert Hall

Perth Concert Hall

Foto : cloudfront.net

Untuk kamu pencinta seni dan budaya, sandiwara megah, dan pertunjukan musikal, jangan lewatkan Perth Concert Hall. Perth Concert Hall terkenal karena memiliki salah satu akustik terbaik di belahan bumi selatan. Ruang konser berfungsi sebagai tempat pertunjukan utama untuk Symphony Orchestra Australia Barat (WASO), serta tempat diselenggarakannya beragam pertunjukan sepanjang tahun.

Perth Concert Hall dirancang oleh arsitek Jeffery Howlett dan Don Bailey, dengan konstruksi dan penyelesaian yang dilakukan oleh Sabemo (WA). Perth Concert Hall resmi berdiri pada Hari Australia pada bulan Januari 1973 dan berfungsi sebagai contoh utama dari gaya arsitektur abad pertengahan yang menakjubkan. Di Perth Concert Hall terdapat layanan tur berpemandu yang akan membawa wisatawan ke belakang panggung, menyusuri lorong-lorong sempit hingga melihat peralatan teknis. Di sini wisatawan akan mengikuti jejak London Symphony Orchestra, the Berlin Philharmonic Orchestra, Ray Charles, Sting, K D Lang, dan The Proclaimers. Wisata perjalanan ini berlangsung selama kurang lebih 30 menit.

Bagaimana? Apakah kamu sudah penasaran pergi ke kota ini? Nah, sebelum kamu liburan ke Perth, guna memberi kemudahan untukmu mencari tiket pesawat hingga memilih hotel, ada baiknya percayakan kepada Wego. Dengan Wego, kamu tak hanya bisa membandingkan daftar harga hotel yang keren dan nyaman, tapi juga harga tiket pesawat yang bersahabat dengan anggaran liburanmu di pertengahan tahun ini. Jadi, tunggu apalagi? Yuk segera berkemas dan terbang ke Perth!

Selamat berlibur!